+10 344 123 64 77

Jika kita menggunakan mesin waktu lalu kembali ke tahun 2002, momen di saat lepasnya Indosat sebagai salah satu BUMN bangsa ini, kita tidak akan menemukan pernyataan resmi pemerintah saat itu berkata bahwa Indosat dijual. Bahasa yg digunakan dapat dipastikan menggunakan bahasa yg pada tahun tersebut belum menjadi bahasa orang awam, yakni divestasi saham.

Ditambah lagi bumbu kalimat penguat bahwa, nilai divestasi ini tidak signifikan, hanya sebesar USD 627 juta (kurs saat itu jadi sekitar Rp 5,7 trilyun), artinya cuma 1,6% saja. Artinya jika Indonesia mau hemat dikit, bisa mudah dibeli lagi.
Kenyataannya?

Kalimat 'penjualan Indosat' baru muncul 2-3 tahun setelahnya dan atau di saat Presiden Megawati tidak lagi menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Di saat masyarakat sadar bahwa Indosat sudah bukan BUMN lagi dan saham mayoritasnya sudah menjadi milik asing.

Hal ini juga sama. Tidak mungkin pemerintah sekarang ini serta media mainstream berkata secara resmi bahwa beberapa BUMN sudah digadaikan. Dipastikan akan menggunakan pola bahasa yg ambigu. Entah itu menggunakan bahasa penandatanganan kerja sama pinjaman, investasi dan 1001 istilah untuk menyamarkan.

Kapan disadari oleh masyarakat awam? Entahlah. Yg pasti, jika rezim ini sudah brrakhir, baru akan terkuak makna dibalik kata-kata indahnya.
Sama seperti pada saat kampanye lalu di saat berbagai 'fakta yg akan datang' dilontarkan.

Banyak yg menganggapnya black campaign, fitnah, hoax dan lainnya. Tapi coba perhatikan sekarang, yg ramai dibilang fitnah itu lambat laun malah jadi sebuah kenyataan.

Tegarlah menyerukan kewaspadaan akan langkah rezim sekarang ini dalam mengambil setiap kebijakan. Mereka akan mengatakan bahwa kita penebar kebencian, merusak persatuan, dan sejuta istilah lainnya. Yg kenyataannya hanyalah langkah mereka untuk membuat kita diam membungkam.

Kita memang posesif kepada segala langkah rezim pemerintahan ini, karena kita sudah mencium kecurigaan dan ketidakbenaran.

Entah sampai kapan teknik pengalihan simpati ini akan terus digunakan. Mungkin sampai masyarakat cukup jeli dan pintar dalam membaca situasi (social and political quetion).

Pada awalnya dilakukan sederhana. Dalam skala kecil. Misalnya, dulu sempat ada kasus pembakaran posko relawan "you know who". Kemudian dihebohkanlah oleh media. Agar terkesan mereka menjadi korban dan menarik simpati dan dukungan bahwa mereka dizhalimi. Tentunya, berharap bahwa masyarakat kemudian menyalahkan kubu satunya sebagai tersangka.

Dan itu berhasil. Opini terbangun. Namun siapa sebenarnya pelaku pembakarannya? Mereka sendirilah yg melakukannya.

Pernah mendengar jargon "Hanya Kecurangan yg Dapat Mengalahkan Kita"? Ini juga adalah teknik victim playing dalam skala yg lebih besar dan 'rumit'. Dan lain sebagainya dan lain sebagainya.

Dan rupanya, victim playing juga masih digunakan untuk mendongkrak popularitas penguasa sekarang yg cenderung jatuh hingga 40% saja. Di tengah serapan APBN yg juga masih rendah. Di tengah ketidakmampuan (baca: ketidakpedulian) menangani bencana asap dan lainnya. Sekarang mereka bermain opini sebagai korban dengan pernyataan : "Jangan bakar hutan untuk menggulingkan pemerintahan".

Hey... Ayo buktikan saja perusahaan pembakar hutan itu. Jangan disembunyikan. Ada di pihak mana para pembakar durjana itu? Semua sangat bisa terjawab secara terbuka.

Mereka lupa, dalam psikologi introgasi, yg membuat statement atau opini atau alibi, justru yg pertama kali dicurigai.

Sudahlah, tidak perlu bersembunyi di balik victim playing. Tidak perlu juga bersembunyi di balik aksi para relawan kemanusiaan dalam menangani bencana ini. Tidak perlu menunjuk hidung si itu dan si ini. Buktikan saja kalian bekerja. Jika kalian bersih, kenapa harus risih? Jika benar, kenapa harus gentar? Jika memang tidak takut, jangan jadi pengecut.

Camkan, kalian, dengan kekuasaan kalian, sangat mungkin dapat membuat tipu daya. Tapi ingat, Allah Maha Melihat. Allah Maha berkuasa membongkar segala tipu daya.

Saran saya, bertaubat sebelum segala sesuatunya terlambat.

#MelawanMafiaPembakarHutan
#SelamatkanIndonesia
#LintasanPikiran

-AMI-


😊🍵

Seorang guru di Jeddah bercerita :
Di saat saya sedang berada di ruang guru,  saya membuat segelas teh untuk diminum, tapi lonceng kemudian berbunyi sementara tehnya masih sangat panas, dan disekolah ini semua guru wajib untuk bersegera menuju kelas saat lonceng sudah berbunyi.

Saya kemudian melihat seorang OB ( Office Boy ) berkebangsaan Filiphina, saya tersenyum kepadanya dan memberinya segelas teh itu.

Keesokan harinya, OB itu datang kepada saya dan berkata kalau dia sangat kaget, itu adalah kali pertama ada seorang guru yang tersenyum kepadanya dan bahkan memberinya segelas teh, dia merasa kalau ada sesuatu yang salah.

Dengan berat saya berkata kepadanya :
" saya ingin memuliakanmu dan kami orang islam, dan beginilah akhlaq kami "

Dia ( OB ) berkata :
" saya disini sudah 2 tahun bekerja , tak ada satu pun dari guru-guru yang ada yang berbicara dengan saya dan memberi saya senyuman ... sebenarnya saya punya ijazah S2 cuma karena kemiskinan dan kebutuhan hidup akhirnya saya mengambil pekerjaan ini "

Saya tidak percaya dan ingin membuktikan pengakuannya, saya lalu mengundangnya ke rumah, kebetulah saya punya seorang anak yang duduk di kelas 3 SMA, saya lalu menyodorkan buku ensiklopedia berbahasa inggris, dia ( sang OB ) lalu membacanya tanpa terbata-bata, saya pun akhirnya yakin kalau dia berkata jujur.

Dia kemudian rutin ziyarah kerumah saya setiap jumat, dia lalu mengumumkan keislamannya, bahkan bisa meyakinkan 10 orang temannya untuk ikut masuk islam

Sebabnya :

" SENYUMAN DAN SEGELAS TEH "

Rasulullah bersabda : " Jangan engkau menganggap remeh sebuah kebaikan, bahkan jika kebaikan itu hanya meperlihatkan wajah yang sumringah di hadapan saudaramu saat bertemu "

Semoga ALLAH memaafkan kita semua dari segala kekurangan - kekurangan yang ada.
Tetaplah tersenyum. :)

-------------------
Diterjemahkan dari kisah yang di muat di akun resmi FB Syekh Muhammad Al 'Arifi - hafidzahhullah - .

#COPAS

OH BANGSAKU

Sungguh hina bangsa ini

Di saat bangsa Palestina dg lemparan batu berjuang melawan yahudi..
Lemparan batu bangsaku utk tawuran karena fanatisme klub bola...

Di saat bangsa Palestina dg lemparan batunya menanti datangnya mati mulia dan surga di sisiNya..
Bangsaku dg saling lempar batu menanti kematian konyol, dan utk menghuni neraka bersama si setan merah.

Ketabahan dan keberanian para pemuda Palestina mendapat acungan jempol dunia.
Sedangkan kebrutalan tawuran bangsaku mendapat cibiran bangsa lain sambil bergumam "betapa primitif mereka itu".

Bangsa Palestina muslim..
Bangsaku juga muslim..
Tapi mengapa yang sana mulia,
sedangkan yang sini hina?

Apakah ini memang hakikat "nusantara" yang dibangga-banggakan..
Sehingga pengamalan Islampun harus diikat dengan budaya nusantara?

Ataukah ketika bangsa lain berkualitas emas, kualitas bangsa ini cuma batubara?

Sekian lama belanda menjajah, mengajari hidup tertib dan taat hukum..
Namun begitu merdeka keprimitifan dan carut marut yang dibudayakan.

Penjajah meninggalkan utk negeri ini berbagai aset kekayaan.
Tapi semakin lama bangsa ini lepas dari penjajahan semakin dalam pula tenggelam dalam kubangan hutang..

Oh bangsaku...
Entah apa lagi yg harus kukatakan..
Saya benar-benar speechless..

Zubaidi Mohammad

Saudaraku ... Berhentilah Mendukung Musuh Islam

Marlboro menyumbang ke Israel setiap pagi $ 12.000.000, didapat dari perokok di dunia Islam.
Star Bucks danai Israel dua miliar dollar per tahun, didapat dari dunia Islam.

Obama menentang semua negara-negara Islam, 
Dan menyatakan akan merampas Palestina dan menjadikan Jerusalem sebagai ibukota abadi Israel.

Dia mengatakan: Kami akan berdiri dengan rudal arsenal Israel dan menyokong $ 30000000000 untuk melenyapkan Gaza dan Palestina
http://goo.gl/SwzjfS

Ia telah menyatakan perang terhadap Palestina sebagaimana Bush sebelumnya mengumumkan perang terhadap kaum Muslimin.

saya tidak ingin Anda berperang bersama dengan saudara-saudara kita di Gaza.

Kami hanya ingin Anda berhenti mendukung Israel

Kawan…. kita akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah pada hari kiamat
ﺭﺋﻴﺲ ﺷﺮﻛﺔ ﺳﺘﺎﺭ ﺑﻮﻛﺲ ﻟﻠﻘﻬﻮﺓ ﺻّﺮﺡ ﺍﻧﻪ
ﺳﻴﻀﺎﻋﻒ ﺍﻟﺘﺒﺮﻋﺎﺕ ﻹ‌ﺳﺮﺍئيل لقتل ﺃﻭﻏﺎﺩ ﺍﻟﻌﺮﺏ !!
(( ﻭﻫﻮﺍﻟﻤﻌﺮﻭﻑ ﺑﺄﻧﻪ ﻳﺪﻓﻊ 2 ﻣﻠﻴﺎﺭ ﺩﻭﻻ‌ﺭ ﺳﻨﻮﻳﺎً ﻹ‌ﺳﺮﺍﺋﻴﻞ ﻣﻦ ﺃﺭﺑﺎﺡ ﺳﺘﺎﺭ ﺑﻮﻛﺲ ))
Direktur perusahaan kopi Star Bucks mengatakan
ia akan menggandakan sumbangan ke Israel untuk membunuh penjahat Arab !!
sebagaimana yang telah diketahui bahwa ia membayar dua miliar dollar per tahun ke Israel dari laba Star Bucks
ﺷﺮﻛﺔ ﻓﻴﻠﻴﺐ ﻣﻮﺭﻳﺲ ( ﺍﻟﻤﻨﺘﺠﺔ ﻟﺴﺠﺎﺋﺮ ﻣﺎﻟﺒﻮﺭﻭ )
ﺗﺪﻓﻊ ﺍﻟﺘﺒﺮﻋﺎﺕ ﺑﺼﻔﺔ ﻳﻮﻣﻴﺔ !!!
ﻓﻲ ﻛﻞ ﺻﺒﺎﺡ ﺗﺪﻓﻊ ﺷﺮﻛﺔ ﻓﻴﻠﻴﺐ ﻣﻮﺭﻳﺲ ﻟﻠﺴﺠﺎﺋﺮ
ﻣﺎ ﻣﻘﺪﺍﺭﻩ 12% ﻣﻦ ﺃﺭﺑﺎﺣﻬﺎ ﻟـــ ﺇﺳﺮﺍﺋﻴﻞ
ﻭﻣﺪﺧﻨﻲ ﺍﻟﻌﺎﻟﻢ ﺍﻹ‌ﺳﻼ‌ﻣﻲ ﻛﻜﻞ ، ﻳﺴﺘﻬﻠﻜﻮﻥ ﺳﺠﺎﺋﺮ ﻣﻦ ﻓﻴﻠﻴﺐ ﻣﻮﺭﻳﺲ
ﺑﻘﻴﻤﺔ 100 ﻣﻠﻴﻮﻥ ﺩﻭﻻ‌ﺭ ، ﻭﻋﻠﻴﻪ ﻓﺈﻥ ﻣﺪﺧﻨﻲ ﺍﻟﻌﺎﻟﻢ
ﺍﻹ‌ﺳﻼ‌ﻣﻲ ﻳﺪﻓﻌﻮﻥ ﻹ‌ﺳﺮﺍﺋﻴﻞ ﻛﻞ ﺻﺒﺎﺡ 12 ﻣﻠﻴﻮﻥ ﺩﻭﻻ‌ﺭ
Perusahaan Philip Morris produsen rokok Marlboro
Memberikan sumbangan setiap hari
Setiap pagi perusahaan rokok Philip Morris
menyumbang sebesar 12% dari keuntungan mereka ke Israel
Perokok dunia Islam secara keseluruhan, mengkonsumsi rokok dari Philip Morris Usd 100 juta, dan karena itu perokok di dunia Islam menyumbang ke Israel setiap pagi $ 12.000.000
ﺗﻜﻠﻔﺔ ﺍﻟﻄﺎﺋﺮﺓ ﺍﻑ 16 F-16
ﺃﺣﺪﺙ ﻃﺮﺍﺯ ، 50 ﻣﻠﻴﻮﻥ ﺩﻭﻻ‌ﺭ ، ﻳﻌﻨﻲ ﺇﻧﻨﺎ
ﻧﺪﻓﻊ ﻗﻴﻤﺔ ﻃﺎﺋﺮﺓ ﺣﺮﺑﻴﺔ ﻛﻞ 4 ﺃﻳﺎﻡ ً !!
Biaya F-16 F-16, type terbaru adalah $ 50 juta, berarti kita
Membayar nilai pesawat militer setiap empat hari !!
ﻟﻸ‌ﺳﻒ......... ﻫﻢ ﻳﺠﻤﻌﻮﻥ ﺍﻟﺘﺒﺮﻋﺎﺕ ﻟﻘﺘﻞ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﺣﺴﺒﻨﺎ ﺍﻟﻠﻪ ﻭ ﻧﻌﻢ ﺍﻟﻮﻛﻴﻞ
ﻭﻧﺤﻦ ﻻ‌ ﻧﺠﻤﻊ ﺃﻱ ﺷﺊ ﻹ‌ﻧﻘﺎﺫ ﺃﻭﻟﺌﻚ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﺍﻟﻤﺴﺘﻀﻌﻔﻴﻦ
ﻻ‌ ﺗﺮﻳﺪﻭﻥ ﺃﻥ ﺗﺠﻤﻌﻮﺍ
ﺗﺒﺮﻋﺎﺗﻜﻢ .. ﻻ‌ ﻣﺸﻜﻠﻪ
ﻭﻟﻜﻦ ﺗﻮﻗﻔﻮﺍ ﻋﻦ ﺍﻟﺘﺒﺮﻉ ﻭﺩﻋﻢ ﺇﺳﺮﺍﺋﻴﻞ
Sayangnya ......... mereka mengumpulkan sumbangan untuk pembunuhan kaum Muslimin –cukuplah Allah sebagai penolong – dan kita tidak mengumpulkan apa-apa untuk menyelamatkan saudara Muslim kita yang tak berdaya
Kalian Tidak mau mengumpulkan Sumbangan .. tidak mengapa…
Tapi berhentilah menyumbang dan mendukung Israel
ﺳﺘﺎﺭ ﺑﻮﻛﺲ STARBUCKS
ﻣﺎﻛﺪﻭﻧﺎﻟﺪﺯ McDonalds
ﺑﺮﺟﺮ ﻛﻴﻨﺞ BURGER KING
ﻛﻨﺘﺎﻛﻲ KENTUCKY
ﺑﻴﺘﺰﺍ ﻫﺖ PIZZA HUT
ﻛﻮﻛﺎ ﻛﻮﻻ‌ COCA COLA
ﺑﻴﺒﺴﻲ PEPSI COLA
ﻓﺪﺭﻛﺮﺯ FUDRACKERS
ﺷﻴﻠﻴﺰ CHILIES
ﻟﻨﺘﻮﻗﻒ ﻋﻦ ﺷﺮﺍﺀ ﺍﻟﺒﻀﺎﺋﻊ
ﺍﻷ‌ﻣﺮﻳﻜﻴﺔ ﻭﺍﻟﺒﺮﻳﻄﺎﻧﻴــﺔ (( ﻓﻘﻂ )) ﻟﺸﻬﺮ ﻭﺍﺣﺪ
Mari berhenti membeli barang-barang
Amerika dan Inggris ((hanya)) selama satu bulan
ﺃﺭﺳﺎﻟﻬﺎ ﻟﻠﺠﻤﻴﻊ ﻟﻜﻲ ﻳﻌﻠﻢ ﺃﻥ ﺃﻣﺮﻳﻜﺎ ﺗﺨﺴﺮ 8.6 ﺑﻠﻴــﻮﻥ ﺩﻭﻻ‌ﺭ ﺑﺎﻟـﻴﻮﻡ ، ﻋﻨﺪﻣﺎ ﻻ‌ ﻧﺸﺘﺮﻱ ﺑﻀﺎﺋﻌﻬﺎ
((((( ﻓﻘﻂ ﺷﻬﺮ ﻭﺍﺣـــــــﺪ ))))
Share tulisan ini ke semua orang, agar tahu bahwa Amerika akan mengalami kerugian $ 8600000000 perhari, ketika dia tidak membeli barang-barang mereka(((((Hanya satu bulan))))
ﺃﺭﺟﻮﻙ ﻻ‌ ﺗﻨﺘﻈﺮ، ﺃﺭﺳﻠﻬﺎ ﻟﻜﻞ ﻣﻦ ﺗﻌﺮﻑ
ﺛﻤﻨﻬﺎ <<<<8.6 /7*30 = 36.68 ﺑﻠﻴﻮﻥ؟؟>>>>
ﺃﻧﺎ ﺃﻋﺮﻑ ﺍﻧﻪ ﺑﺎﺳﺘﻄﺎﻋﺘﻚ ﻓﻌﻠﻬﺎ،
ﺃﺭﺟﻮﻙ ﺃﻓﻌﻠﻬﺎ ﻛﻤﺴﻠﻢ ﺣﻘﻴﻘﻲ ، ﺃﺧﺒﺮ ﺇﺧﻮﺍﻧﻚ
، ﺃﻫﻠﻚ ، ﺟﻴﺮﺍﻧﻚ ، ﺃﺻـــﺤﺎﺑﻚ ، ﻭﺗﻮﻗﻒ ﻟﺸﻬﺮ ﻭﺍﺣﺪ ... ﻓﻘﻂ ﺷﻬﺮ
Jangan menunggu, kirimkan ke semua kontak Anda
Saya tahu bahwa Anda dapat melakukan,
Silakan lakukan sebagai seorang Muslim hakiki, kasih tahu saudara Anda, Keluarga Anda, tetangga Anda, teman Anda, dan berhentilah untuk satu bulan ... hanya sebulan
ﻟﻨﻮﻗﻒ ﺷﺮﺍﺀ ﺍﻟﺒﻀﺎﺋﻊ ﺍﻷ‌ﻣﺮﻳﻜﻴﺔ ﻭﺍﻟﺒﺮﻳﻄﺎﻧﻴﺔ ﻓﻘﻂ ﻟﺸﻬﺮ ﻭﺍﺣﺪ
Untuk berhenti membeli barang-barang Amerika dan Inggris hanya untuk satu bulan
ﻣﻨﺬُ ﻭُﻟِﺪَّﺕَ ، ﻭ ﺃﻧﺖَ ﺗـَﻔﺨﺮ ﺑﺎﻹ‌ﺳﻼ‌ﻡ
ﻓﻤﺘﻰ ﻳﻔﺨﺮ ﺍﻹ‌ﺳﻼ‌ﻡ ﺑﻚ؟؟
Sejak anda dilahirkan, dan Anda bangga dg Islam
maka, kapan Islam bangga dengan Anda ??
Kiriman
Abimantrono Anwar
Jumat, 16 Oktober 2015

(nahimunkar.com)

pengakuannya: selama ini hanya bayar bunga riba  KPR saja

# Riba Yang Paling Ringan Dosanya Semisal Menzinahi Ibu Kandung Sendiri

Jika Ada Berita Seorang Anak Menzinahi Ibu Sendiri, Tentu Kita Geram Sekali “Anak Durhaka Dan Tidak Tahu Malu”, Itu Mungkin Komentar Kita

Bagaimana Jika Kita Mendengar Hadits Ini?

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam Bersabda,

الرِبَا ثَلاَثَةٌ وَسَبْعُوْنَ بَابًا أيْسَرُهَا مِثْلُ أَنْ يَنْكِحَ الرُّجُلُ أُمَّهُ وَإِنْ أَرْبَى الرِّبَا عِرْضُ الرَّجُلِ الْمُسْلِمِ

“Riba Itu Ada 73 Pintu (Dosa). Yang Paling Ringan Adalah Semisal Dosa Seseorang Yang Menzinai Ibu Kandungnya Sendiri. Sedangkan Riba Yang Paling Besar Adalah Apabila Seseorang Melanggar Kehormatan Saudaranya.”

(HR. Al Hakim Dan Al Baihaqi Dalam Syu’abul Iman Syaikh Al Albani Mengatakan Bahwa Hadits Ini Shahih Dilihat Dari Jalur Lainnya)

Itu Yang Paling Ringan..
Demikianlah Bagaimana Sistem Riba Merusak Kehidupan Dan Merusak Perekonomian Suatu Bangsa Dan Banyak Dari Umat Islam Yang Tidak Menyadari. Memang Sistem Riba Tidak Langsung Terlihat Dampaknya Atau Secara Individu Tidak Terlalu Terlihat. Akan Tetapi Secara Sistem Akan Merusak Sistem Perekonomian Dan Bisa Menruntuhkan Perekonomian Suatu Bangsa

Berikut bahaya lain dan ancaman bagi pelaku dan pendukung riba:

-Akan diperangi oleh Allah dan Rasul-Nya

Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ وَذَرُواْ مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبَا إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَْ فَإِن لَّمْ تَفْعَلُواْ فَأْذَنُواْ بِحَرْبٍ مِّنَ اللّهِ وَرَسُولِهِ

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu.”[Al-Baqarah: 278-279]

-Dilaknat semua yang mendukung riba

dari sahabat Jabir bin Abdillahradhiallahu ‘anhu bahwasannya ia menuturkan,

لعن رسول الله صلّى الله عليه وسلّم آكل الربا وموكله وكاتبه وشاهديه، وقال: (هم سواء). رواه مسلم

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melaknati pemakan riba (rentenir), orang yang memberikan / membayar riba(nasabah), penulisnya (sekretarisnya), dan juga dua orang saksinya. Dan beliau juga bersabda, ‘Mereka itu sama dalam hal dosanya’.” (HR. Muslim).

–Termasuk dosa besar yang membinasakan,

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوبِقَاتِ » . قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ ، وَمَا هُنَّ قَالَ « الشِّرْكُ بِاللَّهِ ، وَالسِّحْرُ ، وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِى حَرَّمَ اللَّهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ ، وَأَكْلُ الرِّبَا ، وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيمِ ، وَالتَّوَلِّى يَوْمَ الزَّحْفِ ، وَقَذْفُ الْمُحْصَنَاتِ الْمُؤْمِنَاتِ الْغَافِلاَتِ

“Jauhilah tujuh dosa besar yang akan menjerumuskan pelakunya dalam neraka.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apa saja dosa-dosa tersebut?” Beliau mengatakan, “(1) Menyekutukan Allah, (2) sihir, (3) membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan alasan yang dibenarkan, (4) memakan harta anak yatim, (5) memakan riba, (6) melarikan diri dari medan peperangan, (7) menuduh wanita yang menjaga kehormatannya (bahwa ia dituduh berzina)” (HR. Bukhari no. 2766 dan Muslim no. 89)

Demikian semoga bermanfaat.

Penyusun:   Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

http://muslimafiyah.com/riba-yang-paling-ringan-dosanya-semisal-menzinahi-ibu-kandung-sendiri.html

Belajar dari pengalaman, jika memilih pilihlah yang muslim dibandingkan non-muslim, jika anda memegang pendapat ulama yang boleh ikut memilih pada keadaan tertentu
_______________________________
Buramnya Mata Najwa… [Ketika Metro TV Jadi Alat Kampanye Ahok]
Oleh: Firdaus Cahyadi
Blogger, Pemerhati Media

Islamedia – Saya termasuk penggemar acara Mata Najwa di Metro TV. Acara Mata Najwa adalah sebuah talk show yang kritis. Apalagi pemandunya adalah Najwa Shihab, perempuan yang cerdas dan seringkali membuat narasumbernya kehabisan jawaban saat dikejar pertanyaan olehnya.

Namun, kemarin malam (7/10), saya agak kaget melihat Mata Najwa dengan tema, “Para Penantang Ahok”. Semula saya memperkirakan di acara talkshow itu akan terjadi perbincangan yang lebih substantif terkait kebijakan-kebijakan Ahok sehingga beberapa orang memilih menjadi penantangnya.

Semula saya juga menduga bahwa persoalan-persoalan yang selama ini mendapat perlawanan dari publik, seperti; pembangunan 6 jalan tol dalam kota, reklamasi pantai utara Jakarta, Proyek Giant Sea Wall, penggusuran warga miskin kota, penanganan banjir, sampah akan menjadi perbincangan seru di talkshow itu. Karena dugaan itulah, saya sengaja menunda makan malam hanya untuk menunggu acara ini.

Namun, dugaan saya salah. Kali ini Mata Najwa justru seperti menghindar dari diskusi-diskusi yang bisa mencerdaskan khalayak. Mata Najwa seperti menggiring talkshow kali ini hanya membahas figur Ahok dari sisi kesantunan dalam bicara dan isu etnis serta agama. Najwa Sihab tidak mengarahkan diskusi mengenai kebijakan Ahok yang kontroversial. Seakan selama ini pihak-pihak yang menantang Ahok tidak ada yang mempermasalahkan kebijakannya. Mereka menantang Ahok karena persoalan kesantunan dalam bicara dan perbedaan etnis serta agama.

Marco Kusumawijaya, salah satu pihak yang diposisikan sebagai penantang Ahok, sempat mengangkat persoalan-persoalan yang substansial dari kota Jakarta, seperti lingkungan hidup, budaya dan keterlibatan warga dalam pengambilan kebijakan. Namun, sayang Najwa Shihab tidak begitu tertarik menggali lebih dalam persoalan-persoalan substantif pengelolaan kota Jakarta itu.

Frame (Bingkai) yang dipakai dalam talkshow Mata Najwa kali ini adalah “Tidak Ada yang Salah dalam Kebijakan Ahok di Jakarta”.

Mata Najwa kali ini gagal menggali lebih dalam, tentang kebijakan Ahok yang mendorong pembangunan 6 tol dalam kota, padahal pembangunan tol baru justru akan merangsang penggunaan kendaraan bermotor pribadi, dan akhirnya akan menambah kemacetan serta polusi udara di Ibukota.

Mata Najwa kali ini gagal menggali lebih dalam, tentang kebijakan reklamasi dan proyek Giant Sea Wall dari sisi keberlanjutan lingkungan hidup dan sosial.

Mata Najwa kali ini juga gagal menggali lebih dalam ritual penggusuran warga miskin kota yang justru dilestarikan oleh Ahok.

Dalam hati saya bertanya, kenapa Mata Najwa kali ini tidak kritis? Apakah buramnya Mata Najwa dalam episode, “Para Penantang Ahok”, terkait dengan santernya kabar bahwa Partai Nasdem siap dukung Ahok dalam Pilkada Jakarta? Entahlah.

Yang jelas pada episode ini Mata Najwa nampak buram dan tidak memberikan pencerahan ke khalayak. Mata Najwa kali ini lebih mirip acara kampanye Ahok untuk mempertahankan kekuasaannya daripada sebuah diskusi yang mencerdaskan. Sayang sekali…