+10 344 123 64 77

Sebelum membahas kekeliruan Syi'ah harus kita pahami dahulu bahwa Syi'ah Indonesia adalah Syi'ah Itsna Asyariah bukan Zaidiyah.

Syi'ah Itsna Asyariah adalah syi'ah yang percaya 12 Imam atau disebut Imamiyah. Syi'ah ini yang mayoritas ada didunia termasuk rezim yang berkuasa di iran.

Syi'ah Imamiyah inilah yang disebut Syi'ah Rafidhah, karena mereka mencaci bahkan mereka mengkafirkan para Sahabat Nabi, Syiah Zaidiyah bukan Rafidhah karena tidak mencaci Sahabat

Ciri khas utama syiah ada 2 yaitu kultus berlebuhan kepada ALI serta keturunannya dan peecehan terhadap para Sahabat Nabi.

Saya menyimpulkan 2 ciri khas utama itu adalah wordview nya Syiah , semua aspek dalam agama pasti berpangkal pada 2 hal tersebut.
silahkan yang ingin membuktikan pemikiran Syiah tentang Al-Qur'an dan Hadist, politik , Fiqh diasaskan oleh kultus ALI dan benci kepada para Sahabat.

Konsep Ketuhanan juga dipengaruhi Ideologi kultus Imamah , Konsep Keesaan Syiah berbeda dengan konsep keesaan dalam Islam.
Kitab Al-Kafi kitab hadist Syiah yang utama menjelaskan bahwa yang dimaksud musyrik adalah menyekutukan Imam Ali dengan Imam yang lain.

Lebih jelas lagi dalam kitab AL-Bihar Al-Munawar Kitab rujukan Syiah mengatakan " siapa saja yang tidak percaya ALI adalah Imam pertama adalah Kafir " .

Jadi yang dimaksud Syirik bagi Syiah bukan cuma menyekutukan ALLAH tapi juga meyekutukan ALI dalam kepemimpinan.
Jadi Syiah itu sejatinya golongan takfiriyah yang sebenarnya. Mengkafirkan kaum muslim karena tidak mengangkat Ali dalam Imam Pertama.

Orang yang bukan Syiah mereka sebut Nawashib, sebutan hina , Nawashib menurut Imam-Imam mereka hartanya Halal.

Syiah menyesatkan para Aimmatul Madzhib Imam Mazhab yang empat, Ahlusunnah. Mereka sebut Ahlul Bid'ah Kafir dan Sesat ( Kitab Al-Syiah Hum Ahlussunnah )

Istri Tercinta Rasulullah , Aisya . disesatkan Imam Thabrasi mengatakan Kemuliaan Aisyah gugur karena melawan ALI, dia ingkar kepada ALLAH.

Syiah mengkhafirkan sahabat, menurut mereka sahabat yang Islam cuma 3 yaitu : abu Dzar ,Salman , dan Miqdad.

Kenapa Syiah menghalalkan Mut'ah ? lagi-lagi yang meriwayatkan haramnya Mut'ah itu Umar bin Khattab karena kebenciannya itu hadistnya ditolak.

kenapa Syiah menolah Mushab Utsmani sebagai Al-Qur'an ? karena yang menyusun itu Utsman yang mereka benci.

Syaik Syaduq ulama Syiah mengatakan darah Nawasib ( Muslim Sunni ) itu Hallal.

Dalam kitab Thaharah, Khomaini menyebut Sahabat itu lebih jijik daripada anjing dan babi.

Imam Khomaini pernah berfatwa bahwa Nawasib itu kependudukannya sama dengan musuh yang wajib diperangi ( Ahlul Harb ).

Karena itu cara tepat mengenal Syiah itu dengan menelaah kitab-kitab induk mereka , karena itu ajaran mereka sesungguhnya.

Jangan terkecoh dengan buku-buku Syiah sekarang karena penuh propoganda, intrik dan pengelabuan.

Syiah punya rukun agama yang bernama Taqiyah " La diina Liman Taqiyah " artinnya tidak beragama yang tidak Taqiyyah disebut dalam Al-Kafi.

Karena Taqiyyah itu Imam Syafii berpesan bahwa golongan yang banyak berbohong itu adalah Syiah.

Maka jangan heran jika mereka mengaburkan Fakta-fakta Syiah Sampang , Karena itu bagian dari Aqidah Teologi kebohongan itulah Taqiyyah.

Waspadalah Syiah punya sayap militan, mereka pernah mau kirim relawan kesuriah bantu rezim asad .

Seorang pengurus PBNU pernah menulis Syiah Indonesia sedang siapkan konsep Imamah diindonesia, dalam arti mereka sedang siapkan revolusi.

Syiah membahayakan NKRI, ada fatwa Khomaini yang mewajibkan syiah untuk revolusi dinegara masing-masing.

Gerakan Syiah didukung kelompok liberal. Pokoknya segala aliran yang merusak dan sesat yang diletakkan dalam Islam didukung Syiah . sekarang mereka bersatu.

Visi Syiah-liberal hampir sama dalam hal pelecehan Sahabat Nabi dan meragukan Al-Qur'an.

liberal punya ideologi relativitas ternyata Syiah dalam kampanyenya menggunakan ideologi tersebut untuk kelabui Kaum Sunni.

Contok Relativisme adalah kampanye sunnah-Syiah sama saja, sama Tuhan dan Nabi. ini mencontek kaum Liberal.

Filsafatnya orang syiah ternyata juga berujung fluralisme dan pantaeisme , Filsafatnya mengadopsi paripatetik.

Demikianlah fakta-fakta syiah jika muslim anti liberal maka seharusnya juga anti Syiah mereka sama-sama ideologi perusak Islam

Semoga kita dilindungi dari makar Syiah dan liberal. Amin

1. Jika program Anda adalah membentuk kabinet yang harus ramping, tapi Anda bentuk kabinet dengan jumlah yang sama dengan kabinet SBY. Lalu apa maksud kata 'ramping' itu ?
Dimana logikanya Pak ?

2. Dulu Anda katakan menentang mobil murah, kini justru Anda bilang program mobil murah perlu dilanjutkan ?
Dimana logikanya Pak ?

3. Waktu Anda jamin Jaksa Agung bukan dari politisi parpol, tapi justru Anda angkat Jaksa dari Nasdem. Apakah Nasdem bukan parpol ?
Dimana logikanya Pak ?

4. Waktu Anda bilang perlu persulit investor asing untuk majukan investor lokal, tapi Anda obral janji kepada para investor dunia dalam acara Internasional ?
Dimana logikanya Pak ?

5. Waktu Anda tentang BLT dan BLSM karena cuma mengajari rakyat bodoh dan tidak mau kerja. Tapi kini Anda bagi-bagi program KKS (PSKS) yang sebetulnya serupa ?
Dimana logikanya Pak ?

6. Berkali-kali Anda bilang koalisi tanpa syarat, Tidak ada bagi-bagi kursi dalam kabinet. Nyatanya kabinet Anda sarat tokoh-tokoh parpol ?
Dimana logikanya Pak ?

7. Anda bilang Indonesia harus berani stop impor sapi. Nyatanya Anda tingkatkan impor sapi dari Australia ?
Dimana logikanya Pak ?

8. Tim Anda selalu tunjuk kompetitor Anda bernoda pelanggaran HAM. Polycarpus pembunuh Munir justru bebas bersyarat, dan di belakang Anda banyak Jenderal yang berkalang noda HAM. Suciwati, janda pejuang HAM itu ?
Dimana logikanya Pak ?

9. Anda bilang dukung Palestina, buktinya mana Pak? Pemerintah malah tolak pendirian kantor HAMAS, pejuang kemerdekaan Palestina. Disaat Turki, Jerman, Rusia, dll menerimanya. Ironis, karena organisasi yahudi bernama Rotary Club saja ada cabangnya di Indonesia. Lalu kau jual penderitaan rakyat Palestina hanya untuk kampanye ?
Dimana logikanya Pak ?

10. Istri Anda kenakan jilbab saat kampanye dan debat capres, kini melepasnya lagi. Jilbab pun kau jadikan bahan kampanye. Kenapa agama Anda jual untuk politik ?
Dimana logikanya Pak ?

11. Harga minyak Dunia turun drastis Anda justru menaikannya ?
Dimana logikanya Pak ?

12. Waktu Anda katakan Rupiah melemah itu karena DPR, kan Anda yang membuat kebijakan ?
Dimana logikanya Pak ?

Banyak penemuan2 ilmuan muslim, akan tetapi ketika runtuhnya abbasiyah, ilmu tersebut hilang atau dibawa ke negara2 lainnya

# Sejarah Kejayaan Kedokteran Islam

Kita sudah mengetahui bahwa Islam sempat berjaya di zaman keemasan, sempat menguasai sepertiga dunia hanya dalam waktu 30 tahun. Belum ada sejarah lain yang tercatat selain Islam. Begitu juga kemajuan ilmu pengetahuan, baik ilmu dunia maupun agama.

Salah satunya ilmu kedokteran di mana Islam sempat menjadi pusat kedokteran dunia dan berkembang sangat pesat. Hanya saja umat Islam lalai akan ajaran agamanya sendiri sehingga masa kejayaan ini menjadi pudar. Dahulunya ilmu kedokteran sangat berkembangan oleh ilmuan muslim tetapi sekarang kita sudah mengetahui bahwa ilmu kedokteran atau ilmu pengetahuan secara umum berkembang di tangan Yahudi dan nashrani.

Inilah yang disayangkan oleh Imam Asy-Syafi’i rahimahullah, beliau berkata:

ضَيَّعُوا ثُلُثَ العِلْمِ وَوَكَلُوهُ إِلَى اليَهُوْدِ وَالنَّصَارَى.

“Umat Islam telah menyia-nyiakan sepertiga Ilmu (ilmu kedokteran) dan meyerahkannya kepada umat Yahudi dan Nasrani.”[1]

Beliau juga berkata mengenai pentingnya ilmu kedokteran,

Imam Asy-Syafi’i rahimahullahberkata,

لا أعلم علما بعد الحلال والحرام أنبل من الطب إلا أن أهل الكتاب قد غلبونا عليه.

“Saya tidak mengetahui sebuah ilmu -setelah ilmu hala dan haram- yang lebih berharga yaitu ilmu kedokteran, akan tetapi ahli kitab telah mengalahkan kita”[2]

Ada baiknya jika kita mengetahui sejarah kejayaan Islam di masa lampau. Agar kita bisa belajar dari sejarah dan suatu saat insyaAllah kita dengan pertolongan Allah berusaha meraih kembali kejayaan kedokteran islam.

Berikut ringkasannya:

Kaum muslimin adalah yang pertama kali membuat dasar-dasar ilmu kedokteran dan membuat kurikulum pelajaran kedokteran. Dokter muslim Yang terkenal membuatnya adalah Abu Qasim Az-Zahrawi(atau yang dikenal denganAbulCasis)Kaum muslimin yang pertama kali membuat benang untuk pembedahan. Ditemukan olehAr-Raziy (atau dikenal denganRhazes)Kaum Muslimin yang membuat gambar peta jalur peredaran darah kecil manusia. Diteliti oleh Ibn An-NafisKaum Muslimin banyak menulis kitab panduan belajar ilmu kedokteran sampai-sampai buku mereka menjadi panduan pembelajaran di Eropa dan negara lainnya semisal buku Al-Hawiy karyaAr-RaziyKaum muslimin dahulunya membuat rumah sakit dan memberikan perhatian kepada mereka. Memberikan baju khusus kepada pasien dan sejumlah uang kepada keluarga pasienKaum muslimin yang menemukan metode dan alat-alat bedah serta rumah sakit bedah yang paling terkenal adalah Abul Qasim Az-Zahrawi di Andulusia (spanyol) dan mendirikan sekolah bedah dengan alumni yang banyak tersebar di Eropa.[3]

Semoga kedokteran Islam kembali berjaya. Tenaga kesehatan kaum muslimin saling bekerja sama memajukan kedokteran Islam dan thibbun nabawi agar diakui oleh dunia internasional.

@Perpus FK UGM, Yogyakarta tercinta

Penyusun:  dr. Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

[1] Siyar A’lam An-Nubala  Adz-Dzahabi 8/258, Darul Hadits, Koiro, 1427 H, Asy-Syamilah

[2] Siyar A’lam An-Nubala 8/528, Darul Hadits, Koiro, 1427 H, syamilah

[3] diringkas dari Al-Fiqh At-Thibb, keluaran Al-Jami’ah Al-Ilmiyyah As-Su’udiyyah

Ternyata...bukan cuma Jokowi yang tak pernah salah, Ahok juga tak pernah salah....

~ Bayi Tewas Ditolak RSCM, Ahok Salahkan Orangtua

~ Lambat Tangani Banjir, Ahok Salahkan CCTV Mati

~ Normalisasi Ciliwung Telat, Ahok Salahkan Warga Kampung Pulo

~ Ikan di Pantai Ancol Mati, Ahok Salahkan Sungai

~ Serapan Anggaran Rendah, Ahok Salahkan Proses Lelang Proyek

~ APBD DKI 2016 Menurun, Ahok salahkan anak buah

~ TKD telat cair, Ahok salahkan PNS

~ Terburuk dalam Kepuasan Berkendara, Ahok Salahkan Ketidakdisiplinan Warga Jakarta

~ Ahok Salahkan RT/RW Tak Peduli Anak Gizi Buruk

~ Ahok Salahkan Pompa pada Banjir Dukuh Atas Kemarin

~ Ahok Salahkan Foke Soal Hilangnya Set Tanah di DKI Senilai 7,9 Triliun

~ Jakarta Dikepung Banjir, Ahok Salahkan PLN

~ Penyerapan Anggaran DKI Terendah di Indonesia, Ahok Salahkan Kemendagri

~ Telat Ajukan Raperda, Ahok Salahkan BPK

~ BPK Temukan Kerugian Negara, Ahok Salahkan PNS

~ Dinilai Buruk oleh BPK, Ahok Salahkan Foke

~ RAPBD DKI Terancam Molor, Ahok Salahkan Dewan

~ Warga Miskin di Jakarta Meningkat, Ahok Salahkan Jokowi

Dari CCTV, PLN, PNS, BPK, Mendagri, DPRD, RT/RW, Warga DKI, sampai Sungai, Foke bahkan Jokowi sudah disalahkan Ahok.

Ada yang belum disalahkan Ahok? Mungkin sebentar lagi KPK akan disalahkan Ahok kalau berani usut. Dimana, hari ini, Senin (07/12/2015), BPK akan serahkan Hasil Audit Investigasi Pembelian Lahan RS Sumber Waras kepada KPK. Temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Perwakilan DKI menunjukkan indikasi kerugian daerah mencapai Rp 191 miliar. Temuan LHP KPK menunjukkan indikasi kerugian daerah mencapai Rp 191 miliar.

Makhluk apakah AHOK? Diciptakan dari apa hingga menjadi sosok hebat tanpa salah?

Luarrrr biasa!

1. Saudara laki-laki bertanya kepada adik perempuannya, saat berkunjung, seminggu setelah saudara perempuannya itu melahirkan:
"Hadiah apa yang diberikan suamimu setelah engkau melahirkan?"
"Tidak ada." jawabnya pendek. Saudara laki-lakinya berkata lagi, "Masa sih, apa engkau tidak berharga di sisinya? Aku bahkan sering memberi hadiah untuk istriku walau tanpa alasan yang istimewa."

Siang itu, ketika suaminya lelah pulang dari kantor menemukan istrinya merajuk di rumah. Keduanya lalu terlibat pertengkaran. Sebulan kemudian, antara suami dan istri ini terjadi perceraian. Dari mana sumber masalah? Kalimat sederhana yang diucapkan saudara laki-laki sang istri tadi.

2. Saat arisan seorang ibu bertanya:
"Rumahmu ini apa tidak terlalu sempit? Bukankah anak-anakmu banyak?”
rumah yang tadinya terasa lapang, sejak saat itu mulai dirasa sempit oleh penghuninya.
Ketenangan pun menghilang, saat keluarga ini mulai terbelit hutang kala mencoba membeli rumah besar dengan cara kredit ke bank.

3. Seorang teman bertanya:
''Berapa gajimu sebulan kerja di toko si fulan?"
Ia menjawab, "1 juta rupiah."
"Cuma 1 juta rupiah? Sedikit sekali ia menghargai keringatmu. Apa itu cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupmu? "
Sejak saat itu ia jadi membenci pekerjaannya. Ia lalu meminta kenaikan gaji pada pemilik toko. Sayangnya pemilik toko menolak dan mem-PHK nya. Kini ia malah tidak berpenghasilan dan jadi pengangguran.

4. Seseorang bertanya pada kakek tua:
"Berapa kali anakmu mengunjungimu dalam sebulan? "
Si kakek menjawab, "Sebulan sekali."
Sang penanya menimpali, "Wah keterlaluan sekali anak-anakmu itu. Di usia senjamu ini seharusnya mereka mengunjungimu lebih sering." Hati si Kakek menjadi sempit, padahal tadinya ia amat rela terhadap anak-anaknya. Ia jadi sering menangis dan ini memperburuk kesehatan dan kondisi badannya.

Apa sebenarnya keuntungan yang kita peroleh ketika bertanya seperti pertanyaan-pertanyaan di atas? Jagalah diri dari mencampuri kehidupan orang lain. Mengecilkan dunia mereka. Menanamkan rasa tak rela pada apa yang mereka miliki. Mengkritisi penghasilan dan keluarga mereka, dst…dst.

Jika terus berperilaku seperti itu, kita akan menjadi agen kerusakan di muka bumi ini. Bila ada bom yang meledak, cobalah introspeksi diri. Bisa jadi kitalah yang menyalakan sumbunya.

Sumber: Dari berbagai sumber

#COPAS (semoga penulisnya mendapat pahala)

Siapa yang membaca sejarah masuknya Islam, akan faham bagaimana Islam pertama dibawa ke Indonesia, dan berpindahnya penduduk pribumi dari agama Hindu dan Animisme menjadi pemeluk Islam.
Islam menurut beberapa teori dibawa oleh pedagang-pedagang atau saudagar-saudagar dari Yaman. Tujuan awal mereka datang adalah murni untuk berniaga.
Pengaruh yang dibawa oleh para saudagar itu selain dari sisi ekonomi, juga dari sisi adat istiadat, agama dan bahasa.
Pengaruh bahasa Arab terhadap bahasa Indonesia -bersamaan dengan masuknya para saudagar tersebut- sangat jelas. Menurut penelitian kosakata bahasa Indonesia yang berasal dari bahasa Arab sangat banyak. Jumlahnya diperkirakan mencapai 2000 - 3000 kata. Segaian kata-kata Arab ini masih utuh, dalam artian sama antara pengucapan lafal dan maknanya, dan ada sebagian lagi yang berubah.
Dan jika ingin diklasifikasikan dari segi perubahannya, maka bisa kita bagi menjagi 4 :
Lafal dan arti masih sesuai dengan aslinya.
Lafalnya berubah, artinya tetap.
Lafal dan arti berubah dari lafal dan arti semula.
Lafalnya benar, artinya berubah.
Dan berikut ini contoh-contoh dari sebagian kata-kata serapan yang berasal dari bahasa Arab :
A
Abadi ( أبدي )
Adat ( عادة )
Adil ( عادل )
Ahad ( أحد )
Ahli ( أهل )
Aib ( عيب )
Ajal ( أجل )
Akal ( عقل )
Akhir ( أخير )
Akhlak ( أخلاق )
Akrab ( أقرب )
Alamat ( علامة )
Amanah ( أمانة )
Alam ( عالم )
Alat ( آلة )
Asal ( أصل )
Asli ( أصلي )
Awal ( أول )
B
Bab ( باب )
Badan ( بدن )
Bahas ( بحث )
Batin ( باطن )
Batal ( بطل )
Bait ( بيت )
Bakhil ( بخيل )
Bala ( بلاء )
C
D
Dahsyat ( دهشة )
Dakwah ( دعوة )
Dai ( داعي )
Doa ( دعاء )
Daerah ( دائرة )
Dewan ( ديوان )
Daftar ( دفتر )
Dalil ( دليل )
Daur ( دور )
Derajat ( درجة )
Dunia ( دنيا )
Dzikir ( ذكر )
E
F
Faidah ( فائدة )
Fakir ( فقير )
Fana ( فناء )
Fikir ( فكر )
Fitnah ( فتننة )
Fithrah ( فطرة )
G
Ghaib ( غائب )
Gamis ( قميص )
H
Hadiah ( هدية )
Hal ( حال )
Hadir ( حاضر )
Hasad ( حسد )
Haid ( حيض )
Hajat ( حاجة )
Hamil ( حامل )
Haram ( حرام )
Hasil ( حاصل )
Hewan ( حيوان )
Hidayah ( هداية )
Hijrah ( هجرة )
Hukum ( حكم )
Hakim ( حاكم )
Hak ( حق )
Hakikat ( حقيقة )
Hayat ( حياة )
Hibah ( هبة )
Hikayat ( حكاية )
Hikmah ( حكمة )
Hormat ( حرمة )
Hina ( هين )
Huruf ( حروف )
I
Ilmu ( علم )
Ilmiah ( علمية )
Iman ( إيمان )
Insan ( إنسان )
Istilah ( اصطلاح )
Istirahat ( استراحة )
Isyarat ( إشارة )
J
Jadwal ( جدول )
Jamaah ( جماعة )
Jasad ( جسد )
Jawab ( جواب )
Jenis ( جنس )
Jilid ( جلد )
Jumat ( جمعة )
K
Kabar ( خبر )
Kalam ( كلام )
Kalimat ( كلمة )
Kalbu ( قلب )
Kamis ( خميس )
Kamus ( قاموس )
Karib ( قريب )
Kertas ( قرطاس )
Kias ( قياس )
Kisah ( قصة )
Kitab ( كتاب )
Kuliah ( كلية )
Kuburan ( قبر )
Kursi ( كرسي )
L
Lisan ( لسان )
M
Madrasah ( مدرسة )
Majalah ( مجلة )
Majlis ( مجلس )
Makalah ( مقالة )
Makhluk ( مخلوق )
Maklum ( معلوم )
Makna ( معنى )
Makruf ( معروف )
Maksud ( مقصود )
Malaikat ( ملائكة )
Markaz ( مركز )
Masalah ( مسألة )
Masjid ( مسجد )
Mati ( ميت )
Misal ( مثال )
Miskin ( مسكين )
Mungkin ( ممكن )
Munkar ( منكر )
Mustahil ( مستحيل )
Musibah ( مصيبة )
Mushalla ( مصلى )
Musyawarah ( مشاورة )
N
Nabi ( نبي )
Nasib ( نصيب )
Najis ( نجس )
Nikmat ( نعمة )
Nafas ( نفس )
Nasab ( نسب )
Nafkah ( نفقة )
Nikah ( نكاح )
Noktah ( نقطة )
O
P
Paham ( فهم )
Pasal ( فصل )
Pikir ( فكر )
Q
R
Rahmat ( رحمة )
Rahim ( رحم )
Rasul ( رسول )
Rejeki ( رزق )
Riwayat ( رواية )
Rabu ( أربعاء )
Rakyat ( رعية )
Risalah ( رسالة )
Ruh ( روح )
Rujuk ( رجوع )
S
Saat ( ساعة )
Sabar ( صبر  )
Sabtu ( سبت )
Sabun ( صابون )
Sah ( صح )
Safar ( سفر )
Sahabat ( صحابة )
Salam ( سلام )
Salju ( ثلج )
Sehat ( صحة )
Sajak ( سجع )
Sedekah ( صدقة )
Sekarat ( سكرات )
Serikat ( شراكة )
Sebab ( سبب )
Silaturrahmi ( صلة الرحم )
Sihir ( سحر )
Sujud ( سجود )
Surat ( سورة )
Syirik ( شرك )
Syukur ( شكر )
Selamat ( سلامة )
Senin ( اثنين )
Selasa ( ثلاثاء )
Setan ( شيطلن )
Siasat ( سياسة )
Sifat ( صفة )
Silsilah ( سلسلة )
Shalat ( صلاة )
Soal ( سؤال )
Sohib ( صاحب )
Sulthan ( سلطان )
Sunnah ( سنة )
Syarat ( شرط )
Syair ( شاعر )
T
Taat ( طاعة )
Tabiat ( طبيعة )
Tauhid ( توحيد )
Tabib ( طبيب )
Takhayul ( تخيل )
Takabbur ( تكبر )
Takdir ( تقدير )
Tawakkal ( توكل )
Tawadhu ( تواضع )
Tamak ( طمع )
Tamat ( تمت )
Taubat ( توبة )
Telaah ( مطالعة )
Tertib ( ترتيب )
Tafsir ( تفسير )
U
Umat ( أمة )
Umum ( عموم )
Umur ( عمر )
Unsur ( عنصر )
Ustadz ( أستاذ )
V
W
Wasit ( واسط )
Was-was ( وسواس )
Wajah ( وجه )
Wajib ( واجب )
Wakil ( وكيل )
Waktu ( وقت )
Wali ( والى )
Warisan ( وراثة )
Wilayah ( ولاية )
Wujud ( وجود )
X
Y
Yakin ( يقين )
Yakni ( يعني )
Yatim ( يتيم )
Z
Zalim ( ظالم )
Zakat ( زكاة )
Zaman ( زمان )
Ziarah ( زيارة )
Zuhud ( زهد )
Demikian contoh kata-kata serapan dari bahasa Arab. Semoga bisa menambah wawasan Anda. Jika ada yang ingin ditanyakan, silahkan tulis pertanyaan Anda di kolom komentar di bawah ini. Saya berikan izin bagi siapa saja yang ingin mengbagi postingan ini, supaya faedahnya dirasakan oleh orang banyak. Syukran 'alaa haadzihiz-ziyaarah (terima kasih atas kunjungannya), wa jazaakumullahu khairan.

Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallaam bersabda :

"Ada tujuh perkara yang terus mengalir pahalanya bagi seorang hamba meski ia sudah meninggal dunia di dalam kuburnya :

1. orang yang mengajarkan ilmu.
2. mengalirkan air dari sungai,
3. menggali sumur,
4. menanam pohon kurma.
5. membangun masjid,
6. mewariskan mushaf, dan
7. meninggalkan anak yg beristighfar baginya sepeninggalnya."
[Hadis hasan riwayat al-Bazzar, Abu Nu’aim dan al-Baihaqi. Lihat: Shahih al-Jami’ ash-Shaghir oleh al-Albani no. 3602]

[•] PENJELASAN SINGKAT

1). Mengajarkan Ilmu.
Yakni ilmu yang bermanfaat yang dapat memberikan pengetahuan kepada manusia tentang Islam, mengenalkan dirinya kepada Allah ta’ala, menunjukinya kepada jalan yang lurus. Ilmu yg membedakan antara petunjuk dan kesesatan, kebenaran dan kebatilan, serta yang halal dan yang haram.
2). Mengalirkan Air dari Sungai.
Maksudnya adalah membuat saluran air dari sungai atau mata air. Sehingga dapat mengalir ke perumahan penduduk dan untuk bercocok tanam. Masyarakat dapat menggunakannya untuk keperluan minum, menyirami tanaman, dan untuk minuman hewan ternak, dll.
3). Menggali Sumur.
Dengan amalan mulia ini berarti ia telah berbuat baik & menghilangkn kesusahan manusia. Dengan memudahkan mereka memperoleh
air untuk keperluan sehari-hari. Sebab air merupakan sumber kehidupan yang sangat penting bagi semuanya.
4). Menanam Pohon Kurma.
Pohon kurma merupakan sayyidul-asyjaar (tuannya pepohonan), pohon yang paling utama, banyak manfaatnya dan bisa dirasakan oleh banyak manusia. Disebutkannya pohon kurma secara khusus tidak menunjukkan bahwa menanam pohon di sini hanya terbatas pada pohon kurma, namun mencakup pohon lainnya.

[diringkas dari sebuah selebaran karya Syaikh Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin al-Badr]

Al Huthoiah dan Az Zabarqon adalah dua orang penyair sangat terkenal di masa kekhilafahan Umar bin Khattab.

Ketika Al Huthoiah sering kali menyerang dan mengejek Az Zabarqon dan siapapun dengan syairnya yang tajam, Umar menegur dan melarangnya. Tapi ia terus melakukannya tetapi dengan cara halus yang tidak dipahami kecuali oleh penyair handal semisalnya.

Suatu hari Az Zabarqon mengadukan Al Huthoiah kepada Umar atas syairnya:

Tinggalkan kemuliaan itu, tak usah mencarinya.
Duduklah, karena engkaulah yang makan dan berpakaian.

Umar berkata: "Itu hanya teguran".

Az Zabarqon berkata: "Apakah hidupku ini hanya sebatas makan dan berpakaian? Demi Allah wahai amirul mu’minin, belum pernah ia menghina saya yang lebih menyakitkan dari ini".

Maka Umar pun harus bertanya kepada penyair handal Rasulullah yang masih hidup Hassan bin Tsabit. “Ya, bahkan ia telah membuang kotoran di atasnya,” jelas Hassan.

Umar memutuskan untuk memenjarakan Al Huthoiah agar menjaga kehormatan muslimin dari lisan buruknya itu.

Di penjara, Al Huthoiah bersyair untuk Umar:

Bagaimana menurutmu tentang anak-anak burung yang tinggal di Dzi Marakh

Bulunya tumbuh lembut di sekitar tembolok, tak ada air dan tak ada pohon

Kau lemparkan pencari makannya di lubang yang gelap

Maafkanlah, bagimu keselamatan Allah, wahai Umar

Karena kasihan, Umar mengeluarkannya dari penjara dan mewanti-wantinya agar tidak lagi menghina siapapun dengan syairnya. Al Huthoiah berkata: "Kalau begitu keluargaku akan mati kelaparan".
(Karena mereka bersyair utk mencari uang)

Mendengar itu, Umar memberikan kepadanya 3000 Dirham (sekitar 180 juta Rupiah) dengan perjanjian agar ia berhenti bersyair yang mencederai kehormatan orang lain.

Dan Al Huthoiah pun berhenti.

Terlalu mahal kehormatan muslimin untuk dicederai!!! Berapapun harga perlindungannya, mari kita beli.

Jangan justru menjadi penyebab cederanya kehormatan saudara.

Keselamatan untukmu, wahai Umar...

‪#‎budiashari‬
*Notes fb Rusdi Mathari
PAMFLET. Judul kepala berita beberapa koran yang terbit di Jakarta pada Jumat silam [6 November], berbeda-beda padahal isu dan sumbernya relatif sama. Sebagian besar menyebut perekonomian negara ini sedang lesu, dan hanya sebagian kecil yang menulis sebaliknya.
Beberapa orang lantas mempersoalkan dan memperbandingkan judul-judul koran-koran itu, dan yang paling menarik perhatian adalah judul Kompas dan Sindo, sebab dua koran itu menulis judul yang seolah saling berhadapan: Kompas dengan “Perekonomian Mulai Tumbuh” dan Sindo dengan “Ekonomi Lesu, Pengangguran Melonjak.” Beberapa orang yang menyebarkan perbandingan kedua koran, menyertakan pengantar “mana yang lebih dipercaya?” atau semacam itu, dan tentu saja pertanyaan-pertanyaan itu tendensius.
Bila membaca dengan cermat kedua berita itu, baik Kompas maupun Sindo sebetulnya menggunakan sumber utama yang sama: BPS. Kompas mengutip keterangan Deputi Kepala Badan Pusat Statistik Bidang Neraca dan Analisis Statistik, Kecuk Suharyanto, dan Sindo mengutip keterangan Direktur Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan BPS, Razali Ritonga, selain Kecuk. Redaksi kedua koran lantas melengkapi berita masing-masing dengan sumber-sumber lain.
Kompas memilih pengamat ekonomi UGM, Tony Prasetiantono; Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Hariyadi Sukamdani; Menteri Perdagangan, Thomas Lembong; dan siaran pers dari Deputi Direktur Departemen Komunikasi BI Andiwiana. Sementara redaksi Sindo memilih keterangan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution; pendapat dari Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance [Indef], Enny Sri Hartati; dan keterangan dari Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Dengan sumber utama [BPS] yang sama, berita yang muncul di Kompas dan Sindo semestinya sama, tapi seperti yang sudah bisa dibaca pada kepala berita kedua koran pada Jumat lalu, yang terjadi adalah sebaliknya: bertentangan. Problemnya, sejak lead hingga empat paragraf berikutnya, Kompas tidak menuliskan siapa sumbernya untuk tidak menyebut sumbernya tidak ada.
Sumber Kompas baru muncul pada paragraf kelima dengan mengutip pernyataan Kecuk yang menyatakan, “Pertumbuhan konsumsi rumah tangga-yang menopang PDB dengan kontribusi 54,98 persen-melambat, dari 5,08 persen pada triwulan III-2014 menjadi 4,96 persen pada triwulan III-2015.” Ada pun Sindo, menulis menulis lead-nya dengan sumber dan pernyataan yang jelas: BPS dan Razali.
Pernyataan-pernyataan yang diletakkan di bagian-bagian awal berita Kompas yang menyatakan perekonomian mulai membaik, karena itu bisa disebut sebagai kesimpulan redaksi Kompas, meskipun bila ditelusuri, pernyataan-pernyataan itu kemungkinan besar salah satunya bersumber dari pernyataan Darmin yang dalam berita itu, justru tidak dikutip oleh Kompas. Keterangan Darmin itu bisa diketahui, sebab Sindo mengutip utuh dan jelas pernyataan Darmin.
Pernyataan “Secara kumulatif, hingga kuartalIII/ 2015, ekonomiIndonesia tumbuh 4,71%” yang ditulis Sindo, adalah relatif sama dengan lead yang ditulis Kompas “Perekonomian Indonesia mulai membaik. Produk domestik bruto triwulan III-2015 tumbuh 4,73 persen, sedikit lebih baik dibandingkan dengan triwulan II-2015 yang sebesar 4,67 persen...” Perbedaannya, setelah pernyataan itu, Sindo melengkapinya dengan pernyataan langsung dan jelas dari Darmin: ”Pertumbuhan ekonominya membaik dari kuartal sebelumnya, tapi tidak cukup tinggi menyerap tenaga kerja. Akibatnya, penganggurannya naik.” Dan tidak dengan Kompas.
Koran itu sebaliknya menjadikan pernyataan yang tidak jelas sumbernya, untuk dijadikan judul kepala berita [halaman satu]: “Perekonomian Mulai Tumbuh.” Celakanya, judul itu kemudian bertabrakan dengan penjelasan dari sumber-sumber yang dipilih Kompas yang sebagian besar menyatakan kondisi perekonomian negara ini sesungguhnya memburuk. Pernyataan Lembong yang menyatakan “Pertumbuhan ekonomi masih lumayan positi

At-Tabrîk atau mendoakan seseorang dengan keberkahan, ada bbrp lafal dg makna yang berdekatan, yaitu :

BÂROKALLÂHU LAKA
BÂROKALLÂHU FÎKA
BÂROKALLÂHU 'ALAIKA
BÂROKALLÂHU BIKA

Para ahli lughoh (bahasa), menjelaskan bahwa penggunaan "harful jar" (preposisi) dalam doa di atas memiliki penekanan makna yang berbeda

Jika kita ucapkan :
🏻 Bârokallâhu laka, maka maknanya adalah
الدعاء له بالبركة فيما حصل عليه حديثا أو فيما رزقه الله
Mendoakan keberkahan baginya atas hal yang baru terjadi padanya (berupa kenikmatan) atau yang Allâh anugerahkan kepadanya

Atau bisa juga
يبارك الله في الشئون الدنيوية المصلحية
Semoga Allâh memberkahi di dalam seluruh urusan dunia yang ada maslahatnya

🏻 Bârokallâhu fîk, maka maknanya adalah
يبارك الله في الشخص بحيث أنه فاضل أو على خلق أو غير ذلك

Semoga Allâh memberkahi seseorang dari sisi keutamaan yang dimilikinya, atau karena perangai (akhlaknya) atau yang semisalnya.

Maknanya serupa dengan doa :

كثر الله من أمثالك
Semoga Allâh memperbanyak org sepertimu

🏻 Bârokallâhu bika
Maknanya adalah
يبارك الله لك ولغيرك بسبب وجود هذا الشخص، بمعنى أن يكون سببا لحلول البركة عليك أو على الآخرين

Semoga Allâh memberkahimu dan selainmu lantaran adanya seseorang, yg mana org tsb adalah sebab datangnya barokah kepadamu dan kpd selainmu.

🏻 Bârokallâhu 'alaika
Maknanya adalah
يبارك الله في أمور الدين

Semoga Allâh memberkahi di dalam urusan agama.
Biasanya,' alaika cenderung utk masalah agama, sebagaimana Lafal doa sholawat :
وبارك على محمد وعلى آل محمد

"Berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad"
Di dalam Qur'an juga dikatakan
وباركنا عليه و على إسحاق

"Dan kami berkahi atas dirinya dan atas Ishâq."
Perhatikan bahwa "harful jar" (preposisi) yang digunakan dalam ayat di atas adalah 'ala, dan ini adalah utk kebaikan agama.

Wallâhu a'lam
🏻 Makanya, ketika kita mendoakan pengantin, kita dianjurkan mengucapkan
بارك الله لكما وبارك عليكما

"Bârokallâhu lakumâ wa bâroka 'alaikumâ"
Yaitu, diantara maknanya adalah "Semoga Allâh memberkahimu dalam seluruh urusan duniawi dan urusan agamamu".

Jadi;
🏻 Jika kita dapati orang yang mendapatkan nikmat, barusan menikah, mengadakan acara walimah, dll kita ucapkan "barokallohu laka wa alaika"
🏻 Jika kita dapati org yg mengajar kita, membagi ilmu dg kita, atau kpd ustadz dan ulama yg memiliki keutamaan, maka kita ucapkan "barokallohu fik", yaitu fi ilmika wa fi umrika wa fi juhdika... Dst (berkah di dalam ilmu, usia, upaya, dll)
🏻 Jika kita dapati org yg memberi manfaat utk kita dan org lain, baik dunia atau akhirat, maka kita ucapkan "Bârokallâhu bika"
🏻 Jika kita bermaksud mendoakan atas kebaikan agama seseorang, maka kita ucapkan "Bârokallâhu 'alaika".

Wallâhu a'lam

pembahasan disadur dari : Mahasiswa Muslim Gadjah Mada

---------------
FP : Ma'had 'Umar bin Khattab Yogyakarta
web : mahadumar.id
twitter, instagram, dan telegram : @mubk_jogja
BBM : 595F4CAC

Lingkarannews.com- Media kini tak ubah menjadi sebuah tunggangan politik sebuah kepentingan, dari menjadi pembangun karakter tentang seorang pemimpin hingga ikut berpihak dalam salah satu pilihan politik.

Netralitas dan independesi Media kini banyak dipertanyakan

Bergerak dan mengarahkan sesuai dengan kepentingan yang ‘membayar’, ini jelas menunjukkan asas simbiosis mutualisme (asas salaing membutuhkan); kondisi persaingan media yang semakin ketat, ditambah kondisi ekonomi yang terus melambat sehingga publik mulai sedikit mencari jawaban di media (daya beli), mereka (para pemilik media) harus berpikir dan memutar otaknya bagaimana caranya bisa mendapatkan kucuran modal bantuan.

Kucuran modal bantuan atau kucuran dana abadi untuk media bisa terus hidup dan di bantu dengan sistem pengiklanan dari perusahaan afiliasi; adalah tidaklah gratis

Tidak gratis artinya media tersebut mulai harus bisa menjadi tameng pertahanan citra atau image sebuah kepentingan, juga bersamaan menjadi tunggangan penggiringan opini publik atas sebuah kepentingan

Media butuh keberpihakan untuk tetap hidup

Idealisme serta hal lainnya, adalah sebuah ‘mimpi’ manis disiang bolong pada saat ini.

Bahkan kini media sengaja dibangun demi kepentingan kekuatan politik tertentu, bos bos media adalah pemain politik secara otomatis medianya menjadi ‘brand’ atasnama diri dan kepentingan politiknya sendiri.

Media yang hidup karena bosnya adalah pemain politik, bergerak menunggu angin yang ditiup sang bos itu ke arah kepentingan politik yang mana, maka disanalah media itu terwarnai

Sementara media yang hidup dengan harapan menjadi bagian kepentingan politik tertentu, akan selalu menunggu pesanan siapa yang membayar, peluru peluru pembangunan opini itu diarahkan kemana.

Kini media tak ubahnya sebuah mesin penghasil uang dengan misi kepentingan yang sudah diemban oleh para pemiliknya; ikuti arah angin nya kemana, idealisme sudah lama ditinggalkan.

Jika kita menggunakan mesin waktu lalu kembali ke tahun 2002, momen di saat lepasnya Indosat sebagai salah satu BUMN bangsa ini, kita tidak akan menemukan pernyataan resmi pemerintah saat itu berkata bahwa Indosat dijual. Bahasa yg digunakan dapat dipastikan menggunakan bahasa yg pada tahun tersebut belum menjadi bahasa orang awam, yakni divestasi saham.

Ditambah lagi bumbu kalimat penguat bahwa, nilai divestasi ini tidak signifikan, hanya sebesar USD 627 juta (kurs saat itu jadi sekitar Rp 5,7 trilyun), artinya cuma 1,6% saja. Artinya jika Indonesia mau hemat dikit, bisa mudah dibeli lagi.
Kenyataannya?

Kalimat 'penjualan Indosat' baru muncul 2-3 tahun setelahnya dan atau di saat Presiden Megawati tidak lagi menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Di saat masyarakat sadar bahwa Indosat sudah bukan BUMN lagi dan saham mayoritasnya sudah menjadi milik asing.

Hal ini juga sama. Tidak mungkin pemerintah sekarang ini serta media mainstream berkata secara resmi bahwa beberapa BUMN sudah digadaikan. Dipastikan akan menggunakan pola bahasa yg ambigu. Entah itu menggunakan bahasa penandatanganan kerja sama pinjaman, investasi dan 1001 istilah untuk menyamarkan.

Kapan disadari oleh masyarakat awam? Entahlah. Yg pasti, jika rezim ini sudah brrakhir, baru akan terkuak makna dibalik kata-kata indahnya.
Sama seperti pada saat kampanye lalu di saat berbagai 'fakta yg akan datang' dilontarkan.

Banyak yg menganggapnya black campaign, fitnah, hoax dan lainnya. Tapi coba perhatikan sekarang, yg ramai dibilang fitnah itu lambat laun malah jadi sebuah kenyataan.

Tegarlah menyerukan kewaspadaan akan langkah rezim sekarang ini dalam mengambil setiap kebijakan. Mereka akan mengatakan bahwa kita penebar kebencian, merusak persatuan, dan sejuta istilah lainnya. Yg kenyataannya hanyalah langkah mereka untuk membuat kita diam membungkam.

Kita memang posesif kepada segala langkah rezim pemerintahan ini, karena kita sudah mencium kecurigaan dan ketidakbenaran.

Entah sampai kapan teknik pengalihan simpati ini akan terus digunakan. Mungkin sampai masyarakat cukup jeli dan pintar dalam membaca situasi (social and political quetion).

Pada awalnya dilakukan sederhana. Dalam skala kecil. Misalnya, dulu sempat ada kasus pembakaran posko relawan "you know who". Kemudian dihebohkanlah oleh media. Agar terkesan mereka menjadi korban dan menarik simpati dan dukungan bahwa mereka dizhalimi. Tentunya, berharap bahwa masyarakat kemudian menyalahkan kubu satunya sebagai tersangka.

Dan itu berhasil. Opini terbangun. Namun siapa sebenarnya pelaku pembakarannya? Mereka sendirilah yg melakukannya.

Pernah mendengar jargon "Hanya Kecurangan yg Dapat Mengalahkan Kita"? Ini juga adalah teknik victim playing dalam skala yg lebih besar dan 'rumit'. Dan lain sebagainya dan lain sebagainya.

Dan rupanya, victim playing juga masih digunakan untuk mendongkrak popularitas penguasa sekarang yg cenderung jatuh hingga 40% saja. Di tengah serapan APBN yg juga masih rendah. Di tengah ketidakmampuan (baca: ketidakpedulian) menangani bencana asap dan lainnya. Sekarang mereka bermain opini sebagai korban dengan pernyataan : "Jangan bakar hutan untuk menggulingkan pemerintahan".

Hey... Ayo buktikan saja perusahaan pembakar hutan itu. Jangan disembunyikan. Ada di pihak mana para pembakar durjana itu? Semua sangat bisa terjawab secara terbuka.

Mereka lupa, dalam psikologi introgasi, yg membuat statement atau opini atau alibi, justru yg pertama kali dicurigai.

Sudahlah, tidak perlu bersembunyi di balik victim playing. Tidak perlu juga bersembunyi di balik aksi para relawan kemanusiaan dalam menangani bencana ini. Tidak perlu menunjuk hidung si itu dan si ini. Buktikan saja kalian bekerja. Jika kalian bersih, kenapa harus risih? Jika benar, kenapa harus gentar? Jika memang tidak takut, jangan jadi pengecut.

Camkan, kalian, dengan kekuasaan kalian, sangat mungkin dapat membuat tipu daya. Tapi ingat, Allah Maha Melihat. Allah Maha berkuasa membongkar segala tipu daya.

Saran saya, bertaubat sebelum segala sesuatunya terlambat.

#MelawanMafiaPembakarHutan
#SelamatkanIndonesia
#LintasanPikiran

-AMI-


😊🍵

Seorang guru di Jeddah bercerita :
Di saat saya sedang berada di ruang guru,  saya membuat segelas teh untuk diminum, tapi lonceng kemudian berbunyi sementara tehnya masih sangat panas, dan disekolah ini semua guru wajib untuk bersegera menuju kelas saat lonceng sudah berbunyi.

Saya kemudian melihat seorang OB ( Office Boy ) berkebangsaan Filiphina, saya tersenyum kepadanya dan memberinya segelas teh itu.

Keesokan harinya, OB itu datang kepada saya dan berkata kalau dia sangat kaget, itu adalah kali pertama ada seorang guru yang tersenyum kepadanya dan bahkan memberinya segelas teh, dia merasa kalau ada sesuatu yang salah.

Dengan berat saya berkata kepadanya :
" saya ingin memuliakanmu dan kami orang islam, dan beginilah akhlaq kami "

Dia ( OB ) berkata :
" saya disini sudah 2 tahun bekerja , tak ada satu pun dari guru-guru yang ada yang berbicara dengan saya dan memberi saya senyuman ... sebenarnya saya punya ijazah S2 cuma karena kemiskinan dan kebutuhan hidup akhirnya saya mengambil pekerjaan ini "

Saya tidak percaya dan ingin membuktikan pengakuannya, saya lalu mengundangnya ke rumah, kebetulah saya punya seorang anak yang duduk di kelas 3 SMA, saya lalu menyodorkan buku ensiklopedia berbahasa inggris, dia ( sang OB ) lalu membacanya tanpa terbata-bata, saya pun akhirnya yakin kalau dia berkata jujur.

Dia kemudian rutin ziyarah kerumah saya setiap jumat, dia lalu mengumumkan keislamannya, bahkan bisa meyakinkan 10 orang temannya untuk ikut masuk islam

Sebabnya :

" SENYUMAN DAN SEGELAS TEH "

Rasulullah bersabda : " Jangan engkau menganggap remeh sebuah kebaikan, bahkan jika kebaikan itu hanya meperlihatkan wajah yang sumringah di hadapan saudaramu saat bertemu "

Semoga ALLAH memaafkan kita semua dari segala kekurangan - kekurangan yang ada.
Tetaplah tersenyum. :)

-------------------
Diterjemahkan dari kisah yang di muat di akun resmi FB Syekh Muhammad Al 'Arifi - hafidzahhullah - .

#COPAS

OH BANGSAKU

Sungguh hina bangsa ini

Di saat bangsa Palestina dg lemparan batu berjuang melawan yahudi..
Lemparan batu bangsaku utk tawuran karena fanatisme klub bola...

Di saat bangsa Palestina dg lemparan batunya menanti datangnya mati mulia dan surga di sisiNya..
Bangsaku dg saling lempar batu menanti kematian konyol, dan utk menghuni neraka bersama si setan merah.

Ketabahan dan keberanian para pemuda Palestina mendapat acungan jempol dunia.
Sedangkan kebrutalan tawuran bangsaku mendapat cibiran bangsa lain sambil bergumam "betapa primitif mereka itu".

Bangsa Palestina muslim..
Bangsaku juga muslim..
Tapi mengapa yang sana mulia,
sedangkan yang sini hina?

Apakah ini memang hakikat "nusantara" yang dibangga-banggakan..
Sehingga pengamalan Islampun harus diikat dengan budaya nusantara?

Ataukah ketika bangsa lain berkualitas emas, kualitas bangsa ini cuma batubara?

Sekian lama belanda menjajah, mengajari hidup tertib dan taat hukum..
Namun begitu merdeka keprimitifan dan carut marut yang dibudayakan.

Penjajah meninggalkan utk negeri ini berbagai aset kekayaan.
Tapi semakin lama bangsa ini lepas dari penjajahan semakin dalam pula tenggelam dalam kubangan hutang..

Oh bangsaku...
Entah apa lagi yg harus kukatakan..
Saya benar-benar speechless..

Zubaidi Mohammad

Saudaraku ... Berhentilah Mendukung Musuh Islam

Marlboro menyumbang ke Israel setiap pagi $ 12.000.000, didapat dari perokok di dunia Islam.
Star Bucks danai Israel dua miliar dollar per tahun, didapat dari dunia Islam.

Obama menentang semua negara-negara Islam, 
Dan menyatakan akan merampas Palestina dan menjadikan Jerusalem sebagai ibukota abadi Israel.

Dia mengatakan: Kami akan berdiri dengan rudal arsenal Israel dan menyokong $ 30000000000 untuk melenyapkan Gaza dan Palestina
http://goo.gl/SwzjfS

Ia telah menyatakan perang terhadap Palestina sebagaimana Bush sebelumnya mengumumkan perang terhadap kaum Muslimin.

saya tidak ingin Anda berperang bersama dengan saudara-saudara kita di Gaza.

Kami hanya ingin Anda berhenti mendukung Israel

Kawan…. kita akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah pada hari kiamat
ﺭﺋﻴﺲ ﺷﺮﻛﺔ ﺳﺘﺎﺭ ﺑﻮﻛﺲ ﻟﻠﻘﻬﻮﺓ ﺻّﺮﺡ ﺍﻧﻪ
ﺳﻴﻀﺎﻋﻒ ﺍﻟﺘﺒﺮﻋﺎﺕ ﻹ‌ﺳﺮﺍئيل لقتل ﺃﻭﻏﺎﺩ ﺍﻟﻌﺮﺏ !!
(( ﻭﻫﻮﺍﻟﻤﻌﺮﻭﻑ ﺑﺄﻧﻪ ﻳﺪﻓﻊ 2 ﻣﻠﻴﺎﺭ ﺩﻭﻻ‌ﺭ ﺳﻨﻮﻳﺎً ﻹ‌ﺳﺮﺍﺋﻴﻞ ﻣﻦ ﺃﺭﺑﺎﺡ ﺳﺘﺎﺭ ﺑﻮﻛﺲ ))
Direktur perusahaan kopi Star Bucks mengatakan
ia akan menggandakan sumbangan ke Israel untuk membunuh penjahat Arab !!
sebagaimana yang telah diketahui bahwa ia membayar dua miliar dollar per tahun ke Israel dari laba Star Bucks
ﺷﺮﻛﺔ ﻓﻴﻠﻴﺐ ﻣﻮﺭﻳﺲ ( ﺍﻟﻤﻨﺘﺠﺔ ﻟﺴﺠﺎﺋﺮ ﻣﺎﻟﺒﻮﺭﻭ )
ﺗﺪﻓﻊ ﺍﻟﺘﺒﺮﻋﺎﺕ ﺑﺼﻔﺔ ﻳﻮﻣﻴﺔ !!!
ﻓﻲ ﻛﻞ ﺻﺒﺎﺡ ﺗﺪﻓﻊ ﺷﺮﻛﺔ ﻓﻴﻠﻴﺐ ﻣﻮﺭﻳﺲ ﻟﻠﺴﺠﺎﺋﺮ
ﻣﺎ ﻣﻘﺪﺍﺭﻩ 12% ﻣﻦ ﺃﺭﺑﺎﺣﻬﺎ ﻟـــ ﺇﺳﺮﺍﺋﻴﻞ
ﻭﻣﺪﺧﻨﻲ ﺍﻟﻌﺎﻟﻢ ﺍﻹ‌ﺳﻼ‌ﻣﻲ ﻛﻜﻞ ، ﻳﺴﺘﻬﻠﻜﻮﻥ ﺳﺠﺎﺋﺮ ﻣﻦ ﻓﻴﻠﻴﺐ ﻣﻮﺭﻳﺲ
ﺑﻘﻴﻤﺔ 100 ﻣﻠﻴﻮﻥ ﺩﻭﻻ‌ﺭ ، ﻭﻋﻠﻴﻪ ﻓﺈﻥ ﻣﺪﺧﻨﻲ ﺍﻟﻌﺎﻟﻢ
ﺍﻹ‌ﺳﻼ‌ﻣﻲ ﻳﺪﻓﻌﻮﻥ ﻹ‌ﺳﺮﺍﺋﻴﻞ ﻛﻞ ﺻﺒﺎﺡ 12 ﻣﻠﻴﻮﻥ ﺩﻭﻻ‌ﺭ
Perusahaan Philip Morris produsen rokok Marlboro
Memberikan sumbangan setiap hari
Setiap pagi perusahaan rokok Philip Morris
menyumbang sebesar 12% dari keuntungan mereka ke Israel
Perokok dunia Islam secara keseluruhan, mengkonsumsi rokok dari Philip Morris Usd 100 juta, dan karena itu perokok di dunia Islam menyumbang ke Israel setiap pagi $ 12.000.000
ﺗﻜﻠﻔﺔ ﺍﻟﻄﺎﺋﺮﺓ ﺍﻑ 16 F-16
ﺃﺣﺪﺙ ﻃﺮﺍﺯ ، 50 ﻣﻠﻴﻮﻥ ﺩﻭﻻ‌ﺭ ، ﻳﻌﻨﻲ ﺇﻧﻨﺎ
ﻧﺪﻓﻊ ﻗﻴﻤﺔ ﻃﺎﺋﺮﺓ ﺣﺮﺑﻴﺔ ﻛﻞ 4 ﺃﻳﺎﻡ ً !!
Biaya F-16 F-16, type terbaru adalah $ 50 juta, berarti kita
Membayar nilai pesawat militer setiap empat hari !!
ﻟﻸ‌ﺳﻒ......... ﻫﻢ ﻳﺠﻤﻌﻮﻥ ﺍﻟﺘﺒﺮﻋﺎﺕ ﻟﻘﺘﻞ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﺣﺴﺒﻨﺎ ﺍﻟﻠﻪ ﻭ ﻧﻌﻢ ﺍﻟﻮﻛﻴﻞ
ﻭﻧﺤﻦ ﻻ‌ ﻧﺠﻤﻊ ﺃﻱ ﺷﺊ ﻹ‌ﻧﻘﺎﺫ ﺃﻭﻟﺌﻚ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﺍﻟﻤﺴﺘﻀﻌﻔﻴﻦ
ﻻ‌ ﺗﺮﻳﺪﻭﻥ ﺃﻥ ﺗﺠﻤﻌﻮﺍ
ﺗﺒﺮﻋﺎﺗﻜﻢ .. ﻻ‌ ﻣﺸﻜﻠﻪ
ﻭﻟﻜﻦ ﺗﻮﻗﻔﻮﺍ ﻋﻦ ﺍﻟﺘﺒﺮﻉ ﻭﺩﻋﻢ ﺇﺳﺮﺍﺋﻴﻞ
Sayangnya ......... mereka mengumpulkan sumbangan untuk pembunuhan kaum Muslimin –cukuplah Allah sebagai penolong – dan kita tidak mengumpulkan apa-apa untuk menyelamatkan saudara Muslim kita yang tak berdaya
Kalian Tidak mau mengumpulkan Sumbangan .. tidak mengapa…
Tapi berhentilah menyumbang dan mendukung Israel
ﺳﺘﺎﺭ ﺑﻮﻛﺲ STARBUCKS
ﻣﺎﻛﺪﻭﻧﺎﻟﺪﺯ McDonalds
ﺑﺮﺟﺮ ﻛﻴﻨﺞ BURGER KING
ﻛﻨﺘﺎﻛﻲ KENTUCKY
ﺑﻴﺘﺰﺍ ﻫﺖ PIZZA HUT
ﻛﻮﻛﺎ ﻛﻮﻻ‌ COCA COLA
ﺑﻴﺒﺴﻲ PEPSI COLA
ﻓﺪﺭﻛﺮﺯ FUDRACKERS
ﺷﻴﻠﻴﺰ CHILIES
ﻟﻨﺘﻮﻗﻒ ﻋﻦ ﺷﺮﺍﺀ ﺍﻟﺒﻀﺎﺋﻊ
ﺍﻷ‌ﻣﺮﻳﻜﻴﺔ ﻭﺍﻟﺒﺮﻳﻄﺎﻧﻴــﺔ (( ﻓﻘﻂ )) ﻟﺸﻬﺮ ﻭﺍﺣﺪ
Mari berhenti membeli barang-barang
Amerika dan Inggris ((hanya)) selama satu bulan
ﺃﺭﺳﺎﻟﻬﺎ ﻟﻠﺠﻤﻴﻊ ﻟﻜﻲ ﻳﻌﻠﻢ ﺃﻥ ﺃﻣﺮﻳﻜﺎ ﺗﺨﺴﺮ 8.6 ﺑﻠﻴــﻮﻥ ﺩﻭﻻ‌ﺭ ﺑﺎﻟـﻴﻮﻡ ، ﻋﻨﺪﻣﺎ ﻻ‌ ﻧﺸﺘﺮﻱ ﺑﻀﺎﺋﻌﻬﺎ
((((( ﻓﻘﻂ ﺷﻬﺮ ﻭﺍﺣـــــــﺪ ))))
Share tulisan ini ke semua orang, agar tahu bahwa Amerika akan mengalami kerugian $ 8600000000 perhari, ketika dia tidak membeli barang-barang mereka(((((Hanya satu bulan))))
ﺃﺭﺟﻮﻙ ﻻ‌ ﺗﻨﺘﻈﺮ، ﺃﺭﺳﻠﻬﺎ ﻟﻜﻞ ﻣﻦ ﺗﻌﺮﻑ
ﺛﻤﻨﻬﺎ <<<<8.6 /7*30 = 36.68 ﺑﻠﻴﻮﻥ؟؟>>>>
ﺃﻧﺎ ﺃﻋﺮﻑ ﺍﻧﻪ ﺑﺎﺳﺘﻄﺎﻋﺘﻚ ﻓﻌﻠﻬﺎ،
ﺃﺭﺟﻮﻙ ﺃﻓﻌﻠﻬﺎ ﻛﻤﺴﻠﻢ ﺣﻘﻴﻘﻲ ، ﺃﺧﺒﺮ ﺇﺧﻮﺍﻧﻚ
، ﺃﻫﻠﻚ ، ﺟﻴﺮﺍﻧﻚ ، ﺃﺻـــﺤﺎﺑﻚ ، ﻭﺗﻮﻗﻒ ﻟﺸﻬﺮ ﻭﺍﺣﺪ ... ﻓﻘﻂ ﺷﻬﺮ
Jangan menunggu, kirimkan ke semua kontak Anda
Saya tahu bahwa Anda dapat melakukan,
Silakan lakukan sebagai seorang Muslim hakiki, kasih tahu saudara Anda, Keluarga Anda, tetangga Anda, teman Anda, dan berhentilah untuk satu bulan ... hanya sebulan
ﻟﻨﻮﻗﻒ ﺷﺮﺍﺀ ﺍﻟﺒﻀﺎﺋﻊ ﺍﻷ‌ﻣﺮﻳﻜﻴﺔ ﻭﺍﻟﺒﺮﻳﻄﺎﻧﻴﺔ ﻓﻘﻂ ﻟﺸﻬﺮ ﻭﺍﺣﺪ
Untuk berhenti membeli barang-barang Amerika dan Inggris hanya untuk satu bulan
ﻣﻨﺬُ ﻭُﻟِﺪَّﺕَ ، ﻭ ﺃﻧﺖَ ﺗـَﻔﺨﺮ ﺑﺎﻹ‌ﺳﻼ‌ﻡ
ﻓﻤﺘﻰ ﻳﻔﺨﺮ ﺍﻹ‌ﺳﻼ‌ﻡ ﺑﻚ؟؟
Sejak anda dilahirkan, dan Anda bangga dg Islam
maka, kapan Islam bangga dengan Anda ??
Kiriman
Abimantrono Anwar
Jumat, 16 Oktober 2015

(nahimunkar.com)

pengakuannya: selama ini hanya bayar bunga riba  KPR saja

# Riba Yang Paling Ringan Dosanya Semisal Menzinahi Ibu Kandung Sendiri

Jika Ada Berita Seorang Anak Menzinahi Ibu Sendiri, Tentu Kita Geram Sekali “Anak Durhaka Dan Tidak Tahu Malu”, Itu Mungkin Komentar Kita

Bagaimana Jika Kita Mendengar Hadits Ini?

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam Bersabda,

الرِبَا ثَلاَثَةٌ وَسَبْعُوْنَ بَابًا أيْسَرُهَا مِثْلُ أَنْ يَنْكِحَ الرُّجُلُ أُمَّهُ وَإِنْ أَرْبَى الرِّبَا عِرْضُ الرَّجُلِ الْمُسْلِمِ

“Riba Itu Ada 73 Pintu (Dosa). Yang Paling Ringan Adalah Semisal Dosa Seseorang Yang Menzinai Ibu Kandungnya Sendiri. Sedangkan Riba Yang Paling Besar Adalah Apabila Seseorang Melanggar Kehormatan Saudaranya.”

(HR. Al Hakim Dan Al Baihaqi Dalam Syu’abul Iman Syaikh Al Albani Mengatakan Bahwa Hadits Ini Shahih Dilihat Dari Jalur Lainnya)

Itu Yang Paling Ringan..
Demikianlah Bagaimana Sistem Riba Merusak Kehidupan Dan Merusak Perekonomian Suatu Bangsa Dan Banyak Dari Umat Islam Yang Tidak Menyadari. Memang Sistem Riba Tidak Langsung Terlihat Dampaknya Atau Secara Individu Tidak Terlalu Terlihat. Akan Tetapi Secara Sistem Akan Merusak Sistem Perekonomian Dan Bisa Menruntuhkan Perekonomian Suatu Bangsa

Berikut bahaya lain dan ancaman bagi pelaku dan pendukung riba:

-Akan diperangi oleh Allah dan Rasul-Nya

Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ وَذَرُواْ مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبَا إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَْ فَإِن لَّمْ تَفْعَلُواْ فَأْذَنُواْ بِحَرْبٍ مِّنَ اللّهِ وَرَسُولِهِ

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu.”[Al-Baqarah: 278-279]

-Dilaknat semua yang mendukung riba

dari sahabat Jabir bin Abdillahradhiallahu ‘anhu bahwasannya ia menuturkan,

لعن رسول الله صلّى الله عليه وسلّم آكل الربا وموكله وكاتبه وشاهديه، وقال: (هم سواء). رواه مسلم

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melaknati pemakan riba (rentenir), orang yang memberikan / membayar riba(nasabah), penulisnya (sekretarisnya), dan juga dua orang saksinya. Dan beliau juga bersabda, ‘Mereka itu sama dalam hal dosanya’.” (HR. Muslim).

–Termasuk dosa besar yang membinasakan,

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوبِقَاتِ » . قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ ، وَمَا هُنَّ قَالَ « الشِّرْكُ بِاللَّهِ ، وَالسِّحْرُ ، وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِى حَرَّمَ اللَّهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ ، وَأَكْلُ الرِّبَا ، وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيمِ ، وَالتَّوَلِّى يَوْمَ الزَّحْفِ ، وَقَذْفُ الْمُحْصَنَاتِ الْمُؤْمِنَاتِ الْغَافِلاَتِ

“Jauhilah tujuh dosa besar yang akan menjerumuskan pelakunya dalam neraka.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apa saja dosa-dosa tersebut?” Beliau mengatakan, “(1) Menyekutukan Allah, (2) sihir, (3) membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan alasan yang dibenarkan, (4) memakan harta anak yatim, (5) memakan riba, (6) melarikan diri dari medan peperangan, (7) menuduh wanita yang menjaga kehormatannya (bahwa ia dituduh berzina)” (HR. Bukhari no. 2766 dan Muslim no. 89)

Demikian semoga bermanfaat.

Penyusun:   Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

http://muslimafiyah.com/riba-yang-paling-ringan-dosanya-semisal-menzinahi-ibu-kandung-sendiri.html

Belajar dari pengalaman, jika memilih pilihlah yang muslim dibandingkan non-muslim, jika anda memegang pendapat ulama yang boleh ikut memilih pada keadaan tertentu
_______________________________
Buramnya Mata Najwa… [Ketika Metro TV Jadi Alat Kampanye Ahok]
Oleh: Firdaus Cahyadi
Blogger, Pemerhati Media

Islamedia – Saya termasuk penggemar acara Mata Najwa di Metro TV. Acara Mata Najwa adalah sebuah talk show yang kritis. Apalagi pemandunya adalah Najwa Shihab, perempuan yang cerdas dan seringkali membuat narasumbernya kehabisan jawaban saat dikejar pertanyaan olehnya.

Namun, kemarin malam (7/10), saya agak kaget melihat Mata Najwa dengan tema, “Para Penantang Ahok”. Semula saya memperkirakan di acara talkshow itu akan terjadi perbincangan yang lebih substantif terkait kebijakan-kebijakan Ahok sehingga beberapa orang memilih menjadi penantangnya.

Semula saya juga menduga bahwa persoalan-persoalan yang selama ini mendapat perlawanan dari publik, seperti; pembangunan 6 jalan tol dalam kota, reklamasi pantai utara Jakarta, Proyek Giant Sea Wall, penggusuran warga miskin kota, penanganan banjir, sampah akan menjadi perbincangan seru di talkshow itu. Karena dugaan itulah, saya sengaja menunda makan malam hanya untuk menunggu acara ini.

Namun, dugaan saya salah. Kali ini Mata Najwa justru seperti menghindar dari diskusi-diskusi yang bisa mencerdaskan khalayak. Mata Najwa seperti menggiring talkshow kali ini hanya membahas figur Ahok dari sisi kesantunan dalam bicara dan isu etnis serta agama. Najwa Sihab tidak mengarahkan diskusi mengenai kebijakan Ahok yang kontroversial. Seakan selama ini pihak-pihak yang menantang Ahok tidak ada yang mempermasalahkan kebijakannya. Mereka menantang Ahok karena persoalan kesantunan dalam bicara dan perbedaan etnis serta agama.

Marco Kusumawijaya, salah satu pihak yang diposisikan sebagai penantang Ahok, sempat mengangkat persoalan-persoalan yang substansial dari kota Jakarta, seperti lingkungan hidup, budaya dan keterlibatan warga dalam pengambilan kebijakan. Namun, sayang Najwa Shihab tidak begitu tertarik menggali lebih dalam persoalan-persoalan substantif pengelolaan kota Jakarta itu.

Frame (Bingkai) yang dipakai dalam talkshow Mata Najwa kali ini adalah “Tidak Ada yang Salah dalam Kebijakan Ahok di Jakarta”.

Mata Najwa kali ini gagal menggali lebih dalam, tentang kebijakan Ahok yang mendorong pembangunan 6 tol dalam kota, padahal pembangunan tol baru justru akan merangsang penggunaan kendaraan bermotor pribadi, dan akhirnya akan menambah kemacetan serta polusi udara di Ibukota.

Mata Najwa kali ini gagal menggali lebih dalam, tentang kebijakan reklamasi dan proyek Giant Sea Wall dari sisi keberlanjutan lingkungan hidup dan sosial.

Mata Najwa kali ini juga gagal menggali lebih dalam ritual penggusuran warga miskin kota yang justru dilestarikan oleh Ahok.

Dalam hati saya bertanya, kenapa Mata Najwa kali ini tidak kritis? Apakah buramnya Mata Najwa dalam episode, “Para Penantang Ahok”, terkait dengan santernya kabar bahwa Partai Nasdem siap dukung Ahok dalam Pilkada Jakarta? Entahlah.

Yang jelas pada episode ini Mata Najwa nampak buram dan tidak memberikan pencerahan ke khalayak. Mata Najwa kali ini lebih mirip acara kampanye Ahok untuk mempertahankan kekuasaannya daripada sebuah diskusi yang mencerdaskan. Sayang sekali…

Beberapa waktu lalu saya mengunjungi Pak Ujang (65 tahun), pemilik kios ikan kecil di bilangan Jakarta Pusat.
Saya sering ke sana. Kiosnya sangat sederhana, berupa papan kecil seluas 2,5 x 4 meter.
Beliau sudah lebih dari 30 tahun berjualan ikan di sana.
Di sudut kanan toko terdapat sebuah tangga menuju lantai dua.
Lantai yang memiliki tinggi 1 m merupakan tempat tinggal Pak Ujang dan istri.

Tepat saat saya berkunjung, muncullah seorang pembeli yang menggunakan mobil mewah brand Jerman.
Awalnya Si Pembeli membeli makanan ikan seharga Rp 5.000,-
Ia pun berusaha keras menawar. Akhirnya Pak Ujang sepakat menjual Rp 9.000,- per dua bungkus.
Si Pembeli kemudian melihat ikan koi tiga warna berukuran sekitar 30 cm. Pak Ujang menjual dengan harga Rp. 40.000,- per ekor. Terjadilah tawar-menawar.

Si pembeli terus memaksa ingin memiliki ikan tersebut dengan harga Rp 25.000,-. Katanya, ikan begitu tidak layak dihargai Rp 40.000,-
Pak Ujang terlihat sangat keberatan menjual ikan tersebut di bawah Rp 35.000,-. Namun, saya sendiri menyaksikan betapa kerasnya si pembeli menawar dan memaksa.

Akhirnya Pak Ujang pun luluh dan menjual empat ekor dengan harga yang diinginkan pembeli. ”Ikan ini sudah hampir 1 bulan tidak laku,” Jawabnya setelah saya menanyakan alasannya
menjual.

Si Pembeli kembali membeli tanaman air yang harusnya berharga Rp 5.000,- per buah. Begitu gigihnya mendapat 4 buah dengan uang Rp 10.000,-, sampai-sampai Si Pembeli memasukkan sendiri dua tanaman air tambahan ke plastik.
Tidak berhenti sampai di sana, saat hendak membayar, dia pembeli kembali meminta dua ekor ikan kecil seharga Rp 5.000,- per ekor untuk mainan anaknya. Dan Pak Ujang akhirnya memberikan.

Saya merenung. Banyak orang sering sekali berhemat setiap keping rupiah dari si miskin. Mereka sering mengganggap harga barang dari seorang pedagang kecil atau pasar tradisional tidak pantas dan menawar serta puas karena bisa berhemat setidaknya Rp 500,-

Kemudian mereka berjalan ke mall dan tidak bertanya kepantasan dari harga secangkir kopi Rp 60.000,- atau semangkok bakso Rp. 40.000,-
Mereka bahkan membeli dengan bangga dan malu bila menawar.

Mereka menawar dari tukang becak yang harus mengayuh sepeda dengan berat, tetapi tidak pernah memprotes argo taksi yang bergerak tak terkendali.
Setelah itu, mereka akan bicara tentang pengentasan kemiskinan.
Mereka salahkan pemerintah atas data-data kemiskinan yang tidak pernah turun.

Padahal di balik itu, mereka mengeksploitasi Si Miskin.
Mereka berusaha berhemat setiap keping rupiah dari Si Miskin yang bekerja lebih keras, lebih berat, dan panas untuk memberi makan keluarganya.

Namun, mereka menghabiskan uang yang jauh lebih banyak di mall tanpa menanyakan kepantasannya.

Dan sadar ataupun tidak.. mereka mungkin adalah kita..

Dr. AH

Namanya : Pesantren YAPI , Bangil - Pasuruan , Jawa Timur.
.
Berikut ini adalah Uraian Penjelasannya :
.
**************************
.
Yayasan Pesantren Islam (YAPI) Bangil didirikan pada tanggal 21 Juni 1976 oleh Tokoh Syi'ah : Husein bin Abu Bakar Al-Habsyi pada awalnya Dia mendirikan pesantren ini di Bondowoso Jawa Timur, sebelum akhirnya pindah ke kota Bangil - Pasuruan.
.
Bermula dari ditemukannya surat rahasia Habib Hussein al-Habsyi –-pendiri YAPI-– yang ditujukan kepada seseorang di Iran pada tahun 1993. Pihak YAPI tentunya kaget dengan terpublikasinya surat kepada seorang Syi’ah Iran itu. Sebab, surat itu berisi pernyataan Habib Hussein al-Habsyi, bahwa ia membuat taqiyah menyembunyikan ke-Syi’ah-an sebagai strategi dakwah. Padahal sebelumnya ia dikenal sebagai ulama’ Sunni yang masyhur di kota Bangil.
.
Inilah sebagian isi terjemahan surat yang ditulis berbahasa Arab tersebut adalah sebagai berikut :
.
“Saya ucapkan terima kasih kepada tuan atas usulan yang benar terhadap saya dan sudah lama menjadi pemikiran saya. Yaitu sejak kemenangan Imam atas Syi’ah. Walaupun saya tangguhkan hal itu, namun saya tidak ragu sedikitpun tentang kebenaran Ahlul Bait dan bukan karena takut kepada orang-orang atau jika saya tinggalkan taqiyah maka bukan supaya dipuji orang-orang. Sama sekali tidak! Akan tetapi saya sekarang mempertimbangkan situasi disekitar saya. Fanatisme Sunni secara umum masih kuat. Untuk mendekatkan mereka (kaum Sunni), saya ingin nampak dengan membuka kedok, kemudian membela serangan ulama mereka yang Nawasib (anti Syi’ah) mereka akan mengatakan: Syi’i membela Syi’ah. Saya telah berhasil merangkul sejumlah ulama mereka yang lumayan banyaknya, sehingga mereka memahami jutaan madzhab Ahlul Bait atas lainnya. Saya anggap ini sebagai kemajuan dalam langkah-langkah perjuangan kita...”
.
Majalah AULA –majalah milik Nahdlatul Ulama– pada edisi November 1993 pernah menurunkan berita tentang Syi’ah Bangil dan memuat terjemahan surat itu.
.
Surat ini juga sempat menjadi berita heboh di Pasuruan. Sebab selama ini, Habib Hussein al-Habsyi dikenal masyarakat Pasuruan yang mayoritas Sunni sebagai ulama dari kalangan habaib yang mumpuni. Sebelum itu, pengajiannya di Masjid Agung Bangil dipenuhi jama’ah yang menganut Ahlus Sunnah wal Jama’ah.
.
Terungkapnya surat rahasia tersebut membuat masyarakat Bangil berbelok arah. Banyak para asatidz dan santri kemudian keluar dari pesantren YAPI. Sejak itu konflik dalam skala kecil sering terjadi di kota Bangil dan sekitarnya. Hingga pada tahun 2007 masyarakat Bangil dan sekitarnya melakukan demo besar setelah shalat Jum’at untuk menolak paham Syi’ah.
.
Menurut pengakuan seorang warga Bangil, penganut Syi’ah bahkan sudah tidak segan lagi melakukan aktifitas dan pengajian dengan isi doktrin Syi’ah.
.
Disebut dalam salah satu pemakalah, bahwa pesantren YAPI merupakan yayasan milik Syi’ah yang tertua dibanding yayasan lainnya. Dibahas pula dalam seminar itu, bahwa tokoh-tokoh Syi’ah di Indonesia banyak yang alumni YAPI.
.
“YAPI di Jawa Timur menjadi sentra dakwah Syi’ah di propinsi ini.” tulis Habib Thohir dalam makalahnya.
.
Dalam penelitian Disertasinya di IAIN Sunan Ampel Surabaya, Dr. Mohammad Baharun, MAg mengkategorikan Syi’ah di YAPI sebagai Syi’ah ideologis yang gerakannya rapi dan militan. Untuk penelitian disertasi ini, Baharun yang pernah menjadi wartawan Tempo ini menggunakan ‘informan’ untuk menyelidiki aktivitas Syi’ah di Bangil.
.
Ustadz Baharun, yang kelahiran Bangil itu, dalam disertasinya menjelaskan, Syi’ah ideologis adalah Syi’ah yang tumbuh melalui pengkaderan cukup intensif. Kaderisasi ini melalui pendidikan (sekolah dan pesantren) yang disipakan dengan guru-guru. Ia menemukan bahwa YAPI mengkhususkan diri sebagai lembaga yang sengaja menyiapkan kader-kader (santri yang diharapkan jadi guru/ustadz atau da’i Syi’ah Itsna ‘Asyariyah) yang berkualitas, sehingga dapat menyebarkan doktrin Syi’ah Imamiyah kepada masyarakat luas.
.
Pesantren YAPI pernah beberapa kali di Serang umat Islam
.
Pada tahun 2011 yang silam, pesantren Yapi pernah di serang oleh sekelompok Umat Islam Ahlu Sunnah. sempat terjadi bentrokan yang menimbulkan korban.
.
Menurut Ketua Bidang Organisasi Yayasan Albayyinat Indonesia Habib Achmad Zein Alkaf , bahwa Albayyinat adalah organisasi yang memerangi aliran sesat di Indonesia, terutama Syiah.
.
Ada dua versi mengenai terjadinya penyerangan tersebut. Yang pertama, penyerangan dilakukan sekelompok masyarakat yang sudah lama tidak senang dengan adanya pondok yang beraliran Syiah tersebut.
.
Yang kedua, sesuai dengan informasi yang pihaknya terima dari para Kiai dan Habaib di Bangil, bahwa penyerangan tersebut diawali pelemparan batu dari dalam Pondok Yapi terhadap konvoi umat Islam yang sedang pulang dari menghadiri perayaan Maulid di Singosari di tempat KH Lutfi Basori Alwi.
.
"Mana yang benar, pihak kepolisianlah yang dapat menyelidikinya. Yang penting kejadian tersebut cepat teratasi dan selanjutnya harus cepat diredam," ujar Habib Achmad yang juga A'wan Syuriah PWNU Jatim ini.
.
Menurut dia, memang selama ini sering terjadi keributan antara umat Islam di Bangil dengan golongan Syiah. Penyebabnya tidak lain karena ulah pihak Syiah yang dinilai menyakitkan hati umat Islam.
.
"Misalnya pihak Syiah menerbitkan buku yang isinya menghina pemimpin-pemimpin islam, menghina istri-istri Rasululloh SAW. Juga yang dilakukan oleh orang orang Syiah yang menguasai masjid milik Ahlussunnah wal jamaah," tutur anggota Bidang Fatwa MUI Jatim ini.
.
Kemudian, pengajian-pengajian yang dilakukan oleh orang-orang Syiah yang isinya tidak menyenangkan umat Islam dapat menyulut terjadinya keributan.
.
"Kami rasa pihak kepolisian dengan segala keterbatasannya sudah berusaha meredam perseteruan tersebut, tapi oleh golongan Syiah justru dimanfaatkan untuk lebih aktif menyebarkan alirannya. Kami tahu persis bahwa Ahlussunnah tidak mungkin dipersatukan dengan Syiah, sebab tidak mungkin minyak bisa dicampur dengan air. Apakah sama terang dengan gelap?" tegasnya.
.
Untuk itu, Albayyinat meminta kepada pihak Syiah agar tidak memancing kemarahan umat Islam. "Bagaimanapun kalian (kaum Syiah, red) adalah kelompok minoritas yang harus menghormati umat Islam," imbuhnya.
.
Dan kepada seluruh umat Islam hendaknya dapat menyelesaikan persoalan di Pasuruan itu dengan kepala dingin. Kepada para pejabat hendaknya tidak mengeluarkan statemen yang isinya justru dapat memanaskan situasi. "Marilah situasi yang panas ini, kita redam dengan kata-kata yang menyejukkan hati," pungkasnya.
.
Mantan Pengikut Syi'ah bercerita tentang YAPI
.
Ketika itu hampir seribuan umat Islam se kota surabaya dan sekitarnya, sejak jam 7 pagi sudah memadati ruang utama Masjid Mujahidin Perak Barat Surabaya, Ahad, (15/6/2014 yang silam), untuk mengikuti pengajian rutin bertema “Fakta dan Data Syi’ah di Indonesia.” Pada acara itu menghadirkan pembicara Ustadz Basuki Rahmat (Mantan Da’i Syi’ah) dan Ustadz Farid Ahmad Okbah, MA. (Dewan Dakwah Islamiyah Jakarta).
.
Ustadz Basuki Rahmat menuturkan, pada tahun 80-an, dia berkeinginan untuk berangkat ke Afghanistan, namun karena Imamnya bai’at ke Al Habsyi Bangil, maka dia pun ditempatkan di YAPI Bangil Pasuruan Jawa Timur, sebagai kader yang dipersiapkan berangkat ke Iran. Saat itu dikatakan kepadanya bahwa sama saja, nanti kamu disana juga belajar agama Islam.
.
“Tapi setelah saya di YAPI, kejadiannya sangat mengejutkan, tiap bulan Ramadhan ada kajian Fiqh Syi’ah Itsna ‘Asy’ariyah dari sini saya tahu ajaran Syi’ah itu bagaimana,” tuturnya
.
Dari YAPI juga, lanjut Ustadz Basuki, dirinya mendengar sendiri, terjadinya pelecehan terhadap para Sahabat Nabi dan juga Al Qur’an, sementara tujuan semula saya untuk berangkat ke Afghanistan dalam rangka membela agama Islam mengorbankan nyawa untuk memenuhi panggilan Allah SWT dalam Al Qur’an, malah dilecehkan.
.
“Hampir seluruh kader Syi’ah di Indonesia dikader di YAPI, orang tua mereka banyak yang tidak paham kalau di YAPI itu Pesantren Syi’ah. Mereka hanya terpukau melihat yang punya pondok seorang Habib keturunan Rasulullah Shallalahu alaihi wa sallam. Mereka Tidak tahu kalau yang diajarkan bukan Islam tapi Syiah. Sehingga ketika mereka lulus dan kembali ke daerahnya masing-masing menggantikan orang tuanya – terjun ke masyarakat, mereka menyebarkan ajaran syi’ah, inilah yang menjadi sumber masalah,” lanjut ustadz Basuki.
.
Jika Syi’ah dibiarkan, semakin banyak konflik
.
Selanjutnya Ustadz Basuki memberikan peringatan akan bahaya memelihara Syiah.
.
“Kalau pemerintah Indonesia membiarkan Syi’ah berkembang apalagi sampai memberi ijin pengikut Syi’ah memperingati hari raya mereka semisal Idul Ghodir, Asyura’ yang berisi caci-maki, penghinaan dan pelaknatan kepada para sahabat dan ‘Aisyah istri Nabi saw, maka akan timbul konflik dimana-mana, seperti yang sudah terjadi di Madura, Jember, Situbondo dll,” ujarnya
.
Hal ini karena umat Islam tidak akan tinggal diam melihat orang-orang yang dicintai oleh Nabi Muhammad saw dan kaum Muslimin dicaci-maki, dihina dan dilaknat oleh orang-orang Syi’ah.
.
Mengapa Syiah dapat diterima dan cepat berkembang?
.
Pada acara itu diungkapkan sebab Syiah dapat diterima dan berkembang pesat di tengah-tengah masyarakat. Ustadz Basuki menyebut karena ada doktrin taqiyyah (penipuan). Mantan Da’i Syiah ini menuturkan, bahkan orang syi’ah berani merubah makna ayat Alqur’an, semisal ayat yang berbunyi, fatazawwaduu fa inna khoiroz zaadit taqwaa, mereka plesetkan maknanya berbekallah kamu karena sebaik-baik bekal adalah taqiyyah (tipu muslihat).
.
Kata taqwa di-plesetkan menjadi taqiyyah. Contoh lain, “Ayat yang lain Inna akromakum ‘indalloohi atqookum diartikan sesungguhnya yang paling mulia diantaramu adalah yang paling pandai bertaqiyyah (berbohong). Kata atqookum (yang paling bertaqwa diantaramu) diplesetkan artinya menjadi yang paling pandai bertaqiyyah (berbohong),” ungkapnya.
.
Maka jangan heran, dengan berbekal ajaran taqiyyah inilah, kebanyakan mereka tidak mau dikatakan sebagai penganut paham syiah, karena semakin tinggi kesyiahannya, tidak mau dikatakan Syiah. “Kalau kita jeli, justru dari ucapan dan tingkah lakunya mereka ketahuan sebagai pengikut Syiah,” tuturnya.
.
Syi’ah memfitnah Buya Hamka
.
Disebut pula, Buya Hamka sempat berkunjung ke Iran. Namun sepulang dari kunjungannya itu, beliau mengambil kesimpulan dan menyatakan dengan tegas bahwa Syi’ah itu sesat dan menyesatkan.
.
“Tapi setelah beliau meninggal disebarkanlah isu oleh kalangan Syi’ah bahwa Buya Hamka sebelum meninggal bertaubat dan mengakui kebenaran Syi’ah,” lanjut Ustadz asal Gresik ini.
.
Akhirnya Ustdaz Basuki mengusulkan agar pihak kepolisian RI membentuk pasukan khusus pemburu Syiah. “
.
“Kalau di Malaysia dibentuk polisi khusus untuk memburu Syi’ah, seharusnya di Indonesia juga dibentuk Densus pemburu Syi’ah. Saya khawatir kalau Syi’ah ini tidak diberangus, maka tinggal tunggu waktu saja akan terjadi pertumpahan darah besar-besaran antara Islam dan Syi’ah, karena mereka merusak Islam dan kita pasti lawan. Allaahu Akbar,” pungkasnya.
.
---------------------------------

Semoga doa antum dalam sujud untuk pejuang Suria lebih banyak daripada sekedar doa di FB, Twtr, & WA

Bantuan dana buat para pejuang sangat penting, yg lebih penting lagi doa antum dalam sujud tatkala sholat malam. Hanya Allah yg bisa menolong mereka, sungguh SYIAH & KOMUNIS telah bersekutu untuk membumi hanguskan mereka.
Doa di media sosial baik, tapi berdoa dalam sujud di waktu sepertiga malam yang terakhir tatkala sholat malam tentu lebih baik. Semoga di hari hari ini kita bisa menyempatkan waktu untuk sholat malam mendoakan mereka.
Jika kita masih agak pelit dalam menyumbangkan harta maka janganlah pelit untuk menyumbangkan doa bagi pejuang suria.

Membasmi ISIS atau Daesh (tukang jagal) hanya kedok Putin di media-media melalui konferensi pers dan bualan diplomatik para politikus penipu.

Karena basis militer rezim Assad di barat Suriah (Latakia, Tartous, Damaskus) jauh dari pusat Daesh di Raqqah, jadi tak ada penerjunan "ground army" rezim/sekutu Rusia yang masif untuk merebut wilayah dari Daesh. Teori serangan udara itu sederhana, tanpa pasukan darat, serangan udara pesawat Sukhoi, rudal jarak jauh dll itu tak akan menghasilkan apa-apa.

Justru serangan udara Rusia dan Assad lebih banyak menyasar pejuang Suriah yang memang berhadapan langsung dengan tentara darat rezim.

So. bagi si Rusia yang ingin dicapai adalah mempertahan rezim pro Moskow di Suriah. Banyak skenario dan tahapan yang bisa dibuat, diantaranya:
1. Secepatnya memperkuat rezim Assad dari gempuran oposisi
2. Mengamankan wilayah yang dikontrol secara de facto oleh rezim, seluas mungkin
3. Menyiapkan transisi politik dan membentuk koalisi nasional (pemerintah boneka baru), bisa saja Basyar diturunkan tapi tidak akan mengubah pemerintahan yang pro Rusia
4. Memecah Suriah jadi 2 negara (ini mungkin) atau menjadikan Suriah sebagai negara sektarian (bagi-bagi jatah politik) seperti Lebanon dan Irak.

-----------------------------------
Mari membantu perjuangan Ahlusunnah Suriah melalui Misi Medis Suriah dengan menyisihkan harta kita. Salurkan donasi terbaik anda melalui rekening berikut:

Suriah (Umum)
- MANDIRI 900 0019 330 720 (Kcp. Katamso, Yogyakarta)
- BCA 1691 967 749 (Kcu. Ahmad Dahlan, Yogyakarta)
- BRI 0029 0110 999 7500 (Kcu. Cik Ditiro,Yogyakarta)
- BNI 0317 563 523 (Kcp. Parang Tritis,Yogyakarta)
Semua atas nama IKRIMAH, Konfirmasi (opsional): Ikrimah 081809406405

Suriah (Khusus pesantren)
@100 dolar permeter persegi pembangunan
- BCA 0201251621 (KCP Teluk Betung Lampung)
- MANDIRI 114 000 511 3413 (KC Bandar Lampung)
- BRI 5590-01-010972-53-8 (unit Bandar Agung Lampung)
Semua atas nama DIMAS ADITYO, Konfirmasi: Akhi Dimas Adityo 085758894656 (WA) atau 081367342714 (SMS-Telp)

Jazakumullah khairal jaza
Allah Yubaarik fiikum wa fii maalikum

Ada yang mengatakan umat Islam terlihat lemah saat ini, tertindas dan dipermainkan. Mari kita lihat sejenak kunci dan sejarah kebangkitannya…

Belum ada dalam sejarah dunia, 30 tahun menguasai sepertiga dunia? Ya benar, di zaman khulafa Ar-Rasyidin dan beberapa khalifah dinasti Umayyah, Islam menguasai hampir sepertiga dunia. Dua imperium besar saat itu hancur yaitu Persia dan Romawi. Mesir dan Afrika Utara, Spanyol (Andalusia) dan Sebagian Eropa, Persia dan sebagian Asia tengah mejadi kekuasaan Islam.

Kemudian dalam waktu yang cukup lama di bawah naungan Islam, mereka makmur dan berjaya sebagaimana zaman khalifah Umar bin Abdul Aziz yang saat itu sulit mencari orang yang mau menerima sedekah karena sulit ditemui orang miskin serta kemakmuran dirasakan oleh makhluk selain manusia.

Apakah resepnya? Apa kuncinya?

Mungkin orang sekarang akan berkata, politik yang kuat, ekonomi yang besar dan militer persenjataan yang lengkap. Itu kunci ingin sukses dan berjaya kata mereka

Ternyata tidak juga, sudah banyak sejarah bangsa terdahulu dan negara-negara dengan politik kuat, ekonomi stabil ternyata tidak terlalu lama berkuasa kemudian hancur bahkan tidak tersisa bekas sedikitpun.

Sebaliknya, tahukan dari mana asal daerah yang menaklukkan sepertiga dunia tersebut?

Iya, dari tanah Arab, kaum Quraisy yang tidak pernah diperhitungkan sama sekali oleh dua imperium besar tersebut. Mengapa tidak pernah diperhitungkan?

Lihatlah, Tanah Arab kering dan tidak subur, menunjukkan ekonomi mereka lemah

Politik mereka lemah, karena orang Arab Quraisy punya keyakinan jika kabilah mereka dipimpin oleh orang lain maka mereka merasa terhinakan, mereka terpecah belah sendiri antar kabilah dan sulit bersatu menjadi kekuatan besar

Persenjataan? Jangan bandingkan senjata orang Arab dengan manjanik (pelempar batu besar) milik orang Persia dan Romawi

Jumlahpun sering sekali kalah jauh, ingatkan perang Mu’tah? 3000 muslimin melawan 200.000 musuh, ingat juga perang badar berapa jumlahnya

Mengapa bisa menang kaum musilmin? Kuncinya adalah TAUHID dan KEIMANAN

Memang benar kekuatan ekonomi, politik dan militer penting untuk berjaya, akan tetapi yang lebih penting adalah TAUHID dan KEIMANAN, inilah yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selama 10 tahun di Mekkah dan dikuatkan dahulu pondasinya

TAUHID DAN KEIMANAN kuat, maka akan lahir pembela Islam yang mereka berpikir:

“Hidup mulia dengan Islam dan lebih cinta kehidupan akhirat”

Ketika berperang “Hidup mulia atau mati syahid” lahirlah singa peperangan yang banyak ditakuti musuh kaum muslimin, bahkan dalam hadits musuh sudah diberi rasa takut dahulu sebelum bertemu.

Mereka berjuang untuk memajukan Islam dengan anugrah Allah yang mereka punyai, dengan harta, dengan pikiran, dengan nyawa, dengan jabatan. Dokter akan memperjuangkan Islam dengan ilmu kedokterannya, ahli tehnik juga demikian dan ehli ekonomi juga demikian.

Ilmuan Islam berusaha profesional memajukan ilmu dan teknologi untuk memberikan manfaat yang banyak kepada manusia dan untuk kemajuan Islam. Lihatlah bagaimana kemajuan ilmu pengtahuan dan teknolgi Islam di zaman keemasannya, yang di zaman ini penemuan mereka diadopsi ilmuan barat kemudian mereka berlomba-lomba mematenkan dan mengembangkannya sampai saat ini.

Jadi jawablah dengan bijak jika ada yang berkata,

“Ngapain kebanyakan ngaji, bahas tauhid dan syirik, bahas sunnah dan bid’ah, bahas fikh mendalam, itu lho mereka sudah pada ke bulan dengan teknologi, nah elo-elo semua masih sarungan duduk bahas kitab.”

Jawabannya:

“Biarlah mereka ke bulan dan kita ke surga” (kalau benar lho pernah ke bulan, padahal.. ah sudahlah^^)

So, mari terus kita belajar tauhid, akidah dan keimanan, kita dakwahkan dan kita sebarkan ke masyarakat. Ingat kita bukan atheis yang hanya mengandalkan hukum sebab-akibat saja. Kita juga mengandalkan keimanan dan berkah dari Allah.

Setelah itu mari perjuangan agama Islam dengan jalan jihad masing-masing (ingat tidak semua harus jadi ustadz):

-Yang mahasiswa belajar yang rajin supaya menjadi ilmuan Islam

-Yang dikantor kerja yang profesional supaya bisa membela Islam dengan jabatannya minimal dilingkungan kantor

-Pelaku bisnis kerja yang giat agar sebagian harta disumbangkan untuk kemajuan Islam

Ya, dengan iman dan takwah, Allah akan membuka pinta berkah dan kerjayaan umat Islam.

Allah Ta’ala berfirman,

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَ‌ىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَ‌كَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْ‌ضِ وَلَـٰكِن كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُم بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

“Seandainya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan limpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mengingkari, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS. Al-A’raf: 96)

Ya Allah muliakanlah kaum muslimin, menangkanlah para mujahidin dan berkahilah negeri kaum muslimin.

Amin yaa mujiibas saa-iliin, perkanankanlah wahai Engkau Yang Maha Mengabulkan bagi yang meminta

@Markaz YPIA, Yogyakarta tercinta

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

Atas nama paham kebebasan (liberalisme), engkau boleh-boleh saja menyatakan pendapat. Dan atas nama kebebasan pula kami juga boleh-boleh saja menyanggahnya.

Atas nama kebebasan, engkau bisa saja melakukan ajaran agama dan berpemahaman sekehendakmu. Dan atas nama kebebasan, kami juga boleh mengingatkanmu pada pemahaman yg benar.

Atas nama kebebasan, engkau boleh saja berkiblat ke Barat, Timur, Selatan bahkan Utara. Dan atas nama kebebasan, kami juga boleh hanya berkiblat kepada syari'at-Nya dan mengajak kalian turut serta.

Atas nama kebebasan, engkau boleh saja bermaksiat. Dan atas nama kebebasan, kami juga boleh memperingatkanmu, mendakwahimu, dan jika engkau tetap melanggar, kami boleh saja menghukummu.

Jika kalian keberatan, artinya kalian tidak sepenuhnya berpaham kebebasan (liberalisme).