+10 344 123 64 77

SHARE  KESEMUA MUJAHID !!

MERAKIT MASKER ANTI GAS AIR MATA DARI BOTOL AIR MINERAL !!!

Pendemo pasti akan berhadapan dengan polisi anti huru hara, untuk mencegah jika terjadi caos dan polisi menembakkan gas air mata yang membuat Anda pedih mata dan sesak nafas, ada baiknya Anda merakit master anti gas air mata dari botol air mineral.

Caranya :

1. Ambil botol air soda transparan yang 2 literan.

2. Potong botol (lihat gambar) dan beri lakban yang tebal disepanjang potongan botol agar bisa menempel erat di wajah.

3. Masukkan 4 sampai 5 masker (dibasahi air) yang biasa digunakan dokter dirumah sakit kedalam botol untuk menyaring udara dari terpaan gas air mata.

4. Beri karet dikedua sisi potongan botol agar bisa dipasangkan dan merekat erat dikepala.

Selamat berjuang ^_^v

MMS dalam operasional medisnya di Suriah mengangkat dr. Abu Mush'ab penanggung jawab lapangan. Pemuda jenius 28 tahun spesialis anastesi tersebut datang dari Aljazair ke Suriah 4 tahun lalu bersama istri yang baru 2 tahun dinikahi dan seorang bayi belum 1 tahun di pelukannya

Sebagai paramedis lapangan, Tak ada pertempuran yang tak diterjuni Abu Mush'ab. Sebagai dokter muda shalih, Cekatan, Berani, Periang dan gagah tinggi besar, Abu Mush'ab sering ditawari gabung oleh grup-grup mujahidin, Hampir semua faksi pernah merayunya melengkapi barisan mereka. Tapi Abu Mush'ab selalu menolak. Ia ingin metodenya berjuang tidak diatur orang lain sehingga dapat membatasi aktifitas hanya seputar kelompoknya saja. Terlebih ia merupakan muhajirin, Pendatang, Yang harus bisa merangkul seluruh warga asli Suriah

Keputusannya masyaAllah terbukti bijaksana. Sejak mula tumbuh bibit fitnah perselisihan antar faksi hingga puncaknya pembelotan ISIS dari barisan pejuang revolusi dan pembantaian muhajirin oleh kelompok FSA Jamal Ma'rouf, Abu Mush'ab sama sekali tidak terpengaruh. Santai saja ia melenggang kesana kemari, Membantu siapapun yang harus dibantu, Melintasi semua checkpoint tanpa kuatir sama sekali. Namanya bersih dan harum, Seluruh faksi seolah sepakat menjaga beliau dari segala konflik antar mereka yang berdarah-darah

4 tahun berjuang di garis depan sebagai paramedis, Mengevakuasi korban baku tembak atau pemboman di tengah hujan peluru dan bom, Ratusan kawannya telah gugur, Baik sesama paramedis maupun mujahidin. Sedangkan Abu Mush'ab sendiri sehat wal afiat, AlhamdulIllah belum pernah satu kalipun peluru mampir di tubuhnya

Sampai suatu ketika...

Di wilayah Sahil, Pesisir Latakia, Ribuan mujahidin melancarkan pertempuran besar bersandi Al-Anfal (Ma'rakah Al-Anfal). Tujuannya membebaskan Babul Kasab, Salah satu dari 2 gerbang internasional yang menjadi pintu masuk internasional dari Turki ke Suriah. Satu pintu di Idlib sana, Babul Hawa, Telah terbuka sejak mula revolusi. Tinggal Babul Kasab yang masih dikuasai rezim. Menduduki gerbang tersebut artinya menjebol barikade bantuan internasional ke Latakia. Menjepit rezim dari 2 arah sekaligus !

Majulah dr. Abu Mush'ab ke medan laga. Dibawanya 1 kontainer obat-obatan untuk dibagi ke beberapa titik evakuasi dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) (MMS melakukan pula taktik ini, Menyebar obat dan tim evakuasi ke beberapa posko). Bersama beliau turut pula dua sahabatnya yang asli Suriah dan telah lama menyertai sebagai perawat dan tim evakuasi

Pertempuran menyalak panjang berminggu-minggu, Seizin Allah mujahidin berhasil menyapu 19 titik strategis rezim dalam semalam. Tugas selanjutnya adalah yang paling berat : Mempertahankan lokasi yang telah direbut !

Menjelang sore, Dr. Abu Mush'ab mendapat panggilan evakuasi dari satu titik yang baru dibebaskan. Kabar radio dua mujahid terluka parah, Salah satunya sekarat. Kawan-kawannya tak bisa mengevakuasi karena sedang face to face meladeni pertempuran jarak dekat dan jumlah mereka sedikit

15 menit kemudian Abu Mush'ab dan anggota timnya telah merapat. Merayap mereka dekati korban yang bersebelahan. Posisi korban yang berada di daerah terbuka, Musuh yang hanya beberapa puluh meter saja jauhnya, Juga karena peluru dari baku tembak kedua pasukan bersliweran tanpa henti diatas kepala, Menjadikan tim evakuasi juga sasaran tembak !

Begitu korban dalam jangkauan, dr. Abu Mush'ab memeriksa denyut nadi dan kondisi luka, Membuka kotak obat serta melakukan prosedur evakuasi darurat. Selesai, Kedua perawat beliau segera berdiri menggotong seorang korban yang seizin Allah besar kemungkinannya masih bisa diselamatkan. Abu Mush'ab sendiri terus merunduk menjaga korban satunya

Setiap peluru dan bom sudah ditentukan akan jadi milik siapa. Baru beberapa langkah tim evakuasi berjalan, Dentum mortir menggelegar di samping mereka !

Blaaarrr !!!

Disusul takbir serta jerit kesakitan yang singkat dan memilukan !

Begitu asap mereda, Terlihat pemandangan memilukan

Kedua tim evakuasi tergeletak di samping korban

Dr. Abu Mush'ab yang kepalanya masih dihujani batu-batu kecil dan tanah dari ledakan, Loncat menghampiri kedua rekannya yang berdarah-darah

Mereka gugur seketika
Hanya 2 meter dari lokasi Abu Mush'ab

Evakuasi dilanjutkan dengan bantuan pasukan tambahan yang datang beberapa puluh menit kemudian. Dibawah surpresing fire, Keempat korban diangkut mobil double cabin ke pos IGD terdekat

Abu Mush'ab terus berada di medan perang sampai selesai dengan tertahannya gerak laju kedua pasukan. Mujahidin penyerang berhenti karena garis logistik sudah terlalu panjang, Dan rezim sendiri telah berada di garis pertahanan terakhirnya, Sebuah benteng alam pegunungan Latakia yang dipenuhi desa-desa Nushairiah. Penyerang tidak bisa maju lebih jauh, Dan yang diserang kini berada di dalam bentengnya

Sampai beberapa tahun ke depan Ma'rakah Al-Anfal hanya menyisakan perang statis semi gerilya dan operasi-operasi singkat menyerang pos pertahanan lawan

Sore hari setelah perang berakhir, Dr. Abu Mush'ab tiba di rumah, Kehilangan dua sahabat terdekatnya, Tapi sama sekali tidak terluka. Ia sedih alang kepalang meski sangat bersyukur tak kurang suatu apa

Begitu pintu dibuka, Mush'ab, Putra satu-satunya, Cahaya mata Abu Mush'ab, Berlari menyambut sang ayah. Kerinduan sang anak yang berminggu-minggu ditinggal ayahnya pergi berperang ditumpahkan pada sebuah pelukan erat

Sang istri yang masih di kamar mandi belum sempat menyambut. Agak lama Abu Mush'ab dan putranya masih saja berpelukan

Belum puas satu kali, Sang ayah kembali memeluk anaknya

Saat itulah sebuah ledakan memekakkan telinga menggelegar di ruang tamu Abu Mush'ab !

Dharrr !!!

Sejurus kemudian, Darah mengalir dari perut dan pundak Abu Mush'ab. Perlahan dirabanya lubang di perut. Mata beliau berkunang-kunang, Pelukannya terlepas. Anaknya yang masih kecil menatap kebingungan

Sebiji peluru menembus perut Abu Mush'ab, Terus lurus ke pundak dan keluar dari sana, Mengalirkan darah tak henti !

Ummu Mush'ab yang panik langsung keluar rumah memanggil bantuan. Sebentar kemudian Abu Mush'ab berada di kendaraan yang biasa digunakan olehnya mengevakuasi korban perang

Abu Mush'ab tertembak peluru dari AK-47 nya sendiri ! Waktu pertama kali memeluk anaknya, Entah bagaimana rupanya picu safety terbuka, Dan pada pelukan kedua, Pelatuk AK tertarik oleh sang anak !

Saat pertama kali bertemu beliau, Kami ditunjukkan lubang itu di perut dan pundak, Membentuk semacam garis lurus imajiner. Beliau menceritakan kisah diatas sambil tertawa, Tak ada beban sama sekali. Tapi ketika anaknya mendekat, Abu Mush'ab berhenti bicara

Ia tak hendak sang buah hati tumbuh menanggung trauma atau perasaan bersalah. Sampai sekarang pada semua orang ia pesankan amanat ini :

"Jangan biarkan anak kita besar menyimpan trauma. Apapun kejadian buruk yang terjadi pada masa kecilnya harus dihapus segera. Kehancuran dunia dan isinya hari ini jangan sampai mempengaruhi jiwa-jiwa suci anak kita"

Menutup cerita, Beliau bergurau itu insyaAllah peluru pertama dan terakhir yang mampir ke tubuhnya. Ia insyaAllah akan hidup panjang membantu semua orang !

MMS mendokumentasikan kisah-kisah dan kejadian di Suriah serta negara-negara lain untuk seizin Allah mengetuk hati antum membantu mereka

Kita mungkin tidak bisa dan tidak perlu terjun dalam jihad perang (qital) Suriah. Tapi kita bisa berperan dalam jihad kemanusiaan, Membantu mereka yang kehilangan segalanya

Mari bantu mereka, Jangan berdiam diri dan selesai begitu saja setelah membaca kisah ini. Semoga dengan begitu Allah hindarkan kita dari mushibah yang menimpa mereka

Untuk donasi umum bisa disalurkan melalui rekening berikut :

* Donasi kemanusiaan

# MANDIRI 9000 0193 3072 0
(Kcp. Katamso, Yogyakarta)
# BCA 1691 9677 49
(Kcu. Ahmad Dahlan, Yogyakarta)
# BRI 0029 0110 9997 500
(Kcu. Cik Ditiro, Yogyakarta)
# BNI 0317 5635 23
(Kcp. Parang Tritis, Yogyakarta)
Semua atas nama IKRIMAH
Konfirmasi (opsional) Ikrimah : 081809406405

* Donasi operasional
(Untuk membiayai aktifitas dan kerja tim MMS dalam menjalankan kemanusiaan)

# MANDIRI 1710 0015 0674 3
(Kcp. Kediri Joyoboyo)
# BCA 2980 5299 35
(Kcp. Joyoboyo Kediri)
# BRI 1261 0100 1798 500
(KK. Buli)
Semua atas nama IHSANUL FARUQI
Konfirmasi (opsional) Ikrimah : 081809406405

Jazakumullah khairal jaza
Allah Yubaarik fiikum wa fii maalikum

Sejarah selalu berulang, begitu kata pepatah. Jika hari ini ada seorang Gubernur dinilai menista agama oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), maka hal nista menista bukanlah hal yang pertama.

Bagaimana nasib para penista Islam dari masa ke masa? Sejarah mencatat setiap ada penistaan, umat Islam tak tinggal diam. Semua bereaksi, bahkan jika penegak hukum mengacuhkan, sejarah mengatakan masyarakat akan turun tangan langsung.

Kita lihat bagaimana ketika surat kabar Djawi Hiswara edisi 11 Januari 1918 No.5. Surat kabar yang diterbitkan N.V.Mij. t/v d/z Albert Rusche&Co. dan dipimpin Martodarsono itu, memuat artikel Djojodikoro yang berjudul “Pertjakapan antara Marto dan Djojo”. Dalam artikelnya, Djojodikoro menulis“Gusti Kandjeng Nabi Rasoel minoem A.V.H. gin, minoem opium, dan kadang soeka mengisep opium.

Kita melihat reaksi keras dari umat yang saat itu dipimpin oleh sang raja tanpa mahkota Tjokroaminoto bersama ormas-ormas Islam melakukan perlawanan. Tjokroaminoto mendirikan Komite Tentara Kandjeng Nabi Mohammad (TKNM) di Surabaya, untuk “mempertahankan kehormatan Islam, Nabi, dan kaum muslim.” Diketuai oleh Tjokroaminoto sendiri, Sosrokardono sebagai sekretaris, dan Sech Roebaja bin Ambarak bin Thalib, seorang pemimpin Al Irsyad Surabaya, menjadi bendahara.

Pengaruh seruan TKNM untuk membela Islam tampak sangat memukau.Tjokroaminoto dan kawan-kawan berhasil membangun opini publik dan membuat isu Surakarta itu menasional. Ketika Vergadering(rapat umum) di Surabaya pada 6 Februari, TNKM berhasil mengumpulkan dana lebih dari tiga ribu gulden. Aksi protes yang diadakan serentak pada 24 Februari di  42 tempat  di seluruh Jawa dan sebagian Sumatera dihadiri oleh lebih dari 150.000 orang dan berhasil mengumpulkan dana lebih dari 10.000 gulden.

Subkomite TKNM didirikan hampir di seluruh Jawa kecuali Semarang dan Yogyakarta. Sejumlah SI lokal yang terbengkalai berhasil  dibangkitkan kembali di bawah pimpinan subkomite-subkomite TKNM.

Sejarah juga berkata ketika pendiri Boedi Oetomo, Dr. Soetomo, memuat berbagai tulisan yang menghina ibadah haji. Dalam tulisan-tulisan itu, penulis mempertanyakan manfaat naik haji, menganggap orang-orang yang dibuang ke Digul karena membela bangsa, lebih mulia dari orang-orang yang naik haji karena hanya “menyembah berhala Arab”, serta menganjurkan orang Islam untuk pergi keDemak saja daripada ke Mekah.

Maka gegerlah umat Islam. Tak lama, Soetomo berkilah,  berusaha berdandan dengan mengatakan kepada pers bahwa ia dan ayahnya juga seorang muslim dan sering menyumbang kepada Muhammadiyah dan Nahdlatul ‘Ulama.  Pernyataan itu oleh Tokoh Persis, M.Natsir, dalam Majalah Pembela Islam disebut sebagai ‘sahadat model baru.

Sejarah juga berkata bahwa masyarakat tak bisa ditahan-tahan jika aparat tak segera bertindak. Kita melompat ke Makasar setelah orde lama tumbang. Nabi Muhammad dihina kali ini dihina oleh oknum guru beragama Kristen di Sekolah Tinggi Ekonomi, Makassar, H.K. Mangunbahan. Di hadapan murid-muridnya yang mayoritas muslim itu, ia muntahkan kata-kata penuh kebencian.

“Nabi Muhammad adalah seorang pezina. Nabi Muhammad adalah seorang yang bodoh dan tolol, sebab dia tidak pandai menulis dan membaca.”Mendengar itu, meletuslah perasaan hati dan menaiklah darah murid-murid muslim tadi. Akibatnya, pada malam 1 Oktober 1967, beberapa gereja di Makassar dirusak dan dipecah kaca-kacanya oleh mereka.

Kala itu Pelajar Islam Indonesia (PII) berkumpul di depan Pusat Kesehatan Muhammadiyah Makassar. Di sana, PII membuat deklarasi yang menyatakan bahwa mereka siap mati sebagai syuhada demi membela Islam. Pada saat yang bersamaan, melalui stasiun radio HMI, pemimpin HMI, Jusuf Kalla ( yang sekarang menjadi Wakil Presiden RI), menginstruksikan semua anggota HMI dan organisasi muslim lainnya untuk datang ke daerah dekat masjid pada pukul 8 malam.

Sejarah pun bercerita pada tahun 1968, dunia sastra dihebohkan dengan terbitnya Cerpen berjudul “Langit Makin Mendung” karangan Kipandjikusmin. Cerpen yang dimuat di majalah Sastra edisi Agustus 1968 No. 8 Th. VI itu dinilai telah menodai kesucian agama Islam.

Setelah itu, pemuda dari Ormas Islam mendatangi kantor majalah Sastra dan rumah HB. Jassin. Mereka menuntut Darsjaf Rachman untuk menarik kembali Cerpen Kipandjikusmin “Langit Makin Mendung” dan meminta maaf kepada umat Islam.

Apabila tuntutannya tidak dikabulkan,maka mereka mengultimatum tidak  akan bertanggung jawab manakala terjadi tindakan fisik di kantor majalah Sastra dan kepada pemimpin-pemimpinnya. Tindakan fisik itu, kata mereka, akan datang dari pemuda-pemuda Ansor, Muhammadiyah, PMII, dan HSBI.

Aksi protes juga datang dari Pemuda Mahasiswa dan Peladjar Islam (PMPI). Kamis pagi, Koordinator pusat PMPI, mengadukan Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab majalah Sastra kepada Kejaksaan Agung. Menurut pimpinan PMPI, pengaduan itu disertai fakta-fakta tentang bentuk penghinaan terhadap umat Islam, diantaranya tentang penggambaran Tuhan yang sangat bertentangan dengan ajaran Islam.

Para sastrawan pun bereaksi. Situasi makin memanas. Sastrawan-satrawan yang kontra terhadap Cerpen “Langit Makin Mendung” diantaranya: Jusuf Abdullah Puar, Buya Hamka, Wiratmo Soekito, Moh. Zabidin Jacub SH, Ajib Rosidi, dan Abdul Muis, dan Taufiq Ismail. Buya Hamka menegaskan bahwa dalam ajaran Islam, tidak boleh menggambarkan sosok Tuhan. Hal senada juga ditegaskan oleh Ajib Rosidi dan Taufiq Ismail.

Mengarungi gelombang protes, Darsjaf Rahman selaku Pemimpin Umum majalah Sastra, akhirnya meminta maaf kepada umat Islam.

“Sebagai suatu imaginasi dalampengungkapan jang bersifat fiktif dalam sedjarah kesusastraan Islam, terutama dalam dialog antara machluk dgn chalikNja bukan suatu hal jang baru.

Tetapi djika ada persoalan2 di dalam pengungkapan mengenai Tuhan dan RasulNja jang menurut tanggapan seseorang atau golongan berdasarkan DZOUQ masing2 tidak dapat diterima jang berhubungan dengan soal2 jang bersifat Agung, dlm hal inidjika madjalah Sastra terlalai dan tersalahkan, maka madjalah Sastra mohon maaf sebesar2nja.

Kepada Allah Azza wa Djalla kiranja berkenan memberikan maghfiroh-Nja

Sejarah berkata, walau sudah meminta maaf, pelaku penista pun tetap ditindak secara hukum agar warga tidak main hakim sendiri. Rupanya gelombang protes belum benar-benar reda. Meski kelihatannya telat, Menteri Agama, K.H. Mohd Dachlan, di HARIAN KAMI  29 Oktober 1968, menganggap Cerpen “Langit Makin Mendung” merupakan penghinaan terhadap Tuhan, agama, para Nabi, malaikat, para kiai/ulama, pancasila dan UUD 1945.

Polemik Cerpen “Langit Makin Mendung”akhirnya dibawa ke pengadilan. Meskipun pengarang pada tanggal 25 Oktober 1968, meminta maaf atas Cerpennya, namun sebagai pemimpin redaksi Majalah Sastra, HB. Jassin, tetap harus bertanggung jawab.

Akhrinya, HB. Jassin dijebloskan ke penjara setelah keputusan dibacakan oleh Hakim Ketua Anton Abdulrachman SH pada sidang hari Rabu, 28 Oktober 1970. Menariknya, prahara sastra inimembuat HB. Jassin semakin mendalami ilmu agama. Setelah menyelesaikan perkara, ia semakin giat belajar bahasa Arab, Al-Qur’an, dan kesusastraan. Bahkan ia sampai membuat buku terjemahan Al-Qur’an

Nasib para penista Islam terselamatkan karena diamankan oleh para penegak hukum dijebloskan ke penjara, hal ini pun nampak pada kasus Arswendo yang menempatkan Nabi Muhammad dibawah urutan dirinya sebagai orang terpopuler.

Sama, ia meminta maat tapi proses hukum terus berjalan. Pada 22 Oktober 1990, Tabloid Monitor mengakui kesalahan dan menyampaikan permohonan maaf atas program Kagum 5 Juta, serta mencabut tulisan tersebut.

“Kami, seluruh karyawan Monitor, memohon maaf yang sebesar-besarnya karena berbuat khilaf memuat Ini Dia:50 TokohYang Dikagumi Pembaca Kita dalam terbitan no.225/IV 15 Oktober 1990. Pemuatan tersebut dapat menimbulkan penafsiran yang keliru dan dapat menyinggung perasaan, khususnya umat Islam. Dengan ini, kami mencabut tulisan terebut dan menganggap tidak pernah ada.

Namun demikian, karena  semakin gencarnya protes yang dilayangkan kepada Monitor, pemerintah melalui Menteri Penerangan Harmoko, pada Selasa 23 Oktober 1990, mencabut surat izin penerbitan Monitor. Kemudian, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) cabang Jakarta, mengeluarkan surat yang isinya memberhentikan Arswendo Atmowiloto dari keanggotaan PWI dan mencabut rekomendasinya untuk Arswendo sebagai pemimpin redaksi. Puncaknya, Arswendo diadili dan dijatuhi hukuman penjara selama lima tahun.

Itulah sebagian aksi nista dari masa ke masa. Aksi nista yang selalu berbalas reaksi bela agama hingga berujung nestapa. Sejarah kini berulang, akankah massa akan bergerak atau pihak penegak hukum mengambil pelajaran dari sejarah?

Ada baiknya sejarah menjadi pelajaran, sebab kata filsuf dari Spanyol, George Santayana bilang  "Mereka yang tidak mengenal masa lalunya, dikutuk untuk mengulanginya." Dan sejarah sejatinya pelajaran bagi para penista Islam bahwa umat Islam tidak akan tinggal diam jika dinistakan. Selengkapnya silakan buka http://jejakislam.net/menista-islam-dari-masa-ke-masa/

Oleh: Jejak Islam Bangsa

Seorang wanita gaul bertanya pada Mukidi yang sdh soleh:

Wanita: "Kenapa sih kamu nggak mau bersentuhan tangan denganku? Emangnya aku ini hina ya?"

Mukidi: "Bukan begitu Mba, Justru saya lakukan itu karena saya sangat menghargai Mba sebagai seorang wanita"

Wanita: "Maksudmu?"

Mukidi : "Coba saya tanya sama Mba, apakah boleh seorang rakyat jelata menyentuh tangan putri keraton yang dimuliakan?"

Wanita: (Sambil mengernyitkan dahi) "T..Tentu gak boleh sembarangan dong!"

Mukidi : "Nah, Islam mengajarkan bagaimana kami menghormati semua wanita layaknya ratu yang ceritakan tadi. Hanya pangeran saja yang layak menyentuh tuan putri".

Wanita: (Sambil agak malu) "Oh.. Terus kenapa sih mesti pakai menutup tubuh segala, pake kerudung lagi, jadi gak keliatan seksinya"

MUKIDI : (Membuka sebuah rambutan, lalu memakannya sebagian. Dan mengambil sebuah lagi sambil menyodorkan 2 buah rambutan itu pada wanita tersebut) "Kalau Mba harus memilih, pilih rambutan yang sudah saya makan atau yang masih belum terbuka"

Wanita: (Sambil keheranan dan sedikit merasa jijik) "Hi.. Ya saya pilih yang masih utuh lah, mana mau saya makan bekas Mas".

Mukidi : (Sambil tersenyum) "Tepat sekali, semua orang pasti memilih yang utuh, bersih, terjaga begitu juga dengan wanita. Islam mensyariatkan wanita untuk berhijab dan menutup aurat semata-mata untuk kemuliaan wanita juga".

Wanita: "Terimakasih ya, aku semakin yakin untuk berhijab dan menutup aurat, Islam memang sangat memuliakan wanita.
Subhanallah. Ngomong-ngomong Mas Mukidi sudah punya pacar belum?"

Mukidi: "Mmm.. Saya belum punya dan bertekad tidak akan punya pacar."

Wanita : (Kebingungan) "Loh, kenapa? Bukannya semua muda-mudi sekarang punya temen istimewa"

Mukidi: "Begini Mba, kira-kira kalau Mba diberi hadiah handphone, ingin yang bekas atau yang masih baru??"

Wanita: "Ya jelas yang baru lah"

Mukidi: "Kalau suatu saat Mba menikah, mau pakai baju loakan yang harganya Rp.50.000/3 potong atau gaun istimewa yang harganya Rp.20 juta keatas"

Wanita: "Ih.. Mas ini. Ya pasti saya pilih gaun istimewa, mana mau saya pakai baju loakan, udah bekas dipegang orang, gak steril lagi. hi..."

Mukidi: "Nah, begitu juga Islam memandang pacaran Mba. Kami, diajarkan untuk menjunjung ikatan suci bernama pernikahan. menjadi pasangan yang saling mencintai karenaNya. Yang menjaga kesucian dan kehormatan dirinya sebelum akad suci itu terucap. Karena kami hanya ingin mempersembahkanyang terbaik untuk pasangan kami kelak"

Wanita: (Hatinya berdebar-debar tak menentu, kata-kata pemuda tadi menjadi embun bagi hatinya yang selama ini hampa. Matanya pun menetes) "Mas, aku semakin merasa banyak dosa. Masihkah ada pintu taubat untukku dengan semua yang sudah aku lakukan?"

Mukidi : (Matanya berbinar, perkataannya berat) "Mba, jikalah diibaratkan seorang musafir kehilangan unta beserta makanan dan minumannya di gurun pasir yang tandus. Maka kebahagiaan Allah menerima taubat hambanya lebih besar dari kebahagiaan musafir yang menemukan untanya kembali. Kalaulah kita datang dengan membawa dosa seluas langit, Allah akan mendatangi kita dengan ampunan sebesar itu juga. Subhanallah".

Wanita: (Berderai air matanya, segera ia usap dengan tisunya) "Terimakasih Mas Mukidi, saya banyak mendapatkan pencerahan hidup. Semoga saya bisa berubah lebih baik”

Mukidi: “Aamiin YRA"

Suatu malam perut saya keroncongan, kalo gak di isi mata gak bisa merem...
Mau keluar tengah malam seremm...
.
Blum lagi berapa uang bensin buat muter-muter cari makan tengah malam, akhirnya pegang HP tinggal order Go Food pake Gojek, sambil tiduran eh..30 menit kemudian makanan datang, bayar ongkir cuma 9 rb itu dari wonokromo ke rumah saya di aloha, gk perlu keluar..gk perlu antri..gk perlu resiko di jalan..gk perlu muter-muter abisin bensin..NIKMAT kan??

Tapi apa anda tahu di balik itu..??

Kebetulan outlet saya MartabakHawaii Sidoarjo (partner gojek), saat melayani mereka, kadang banyak cerita yang bikin hati nelangsa

Saat order sesuatu, anda tinggal pencet Hp lalu yang anda lakukan adalah menunggu dengan aktifitas anda...bekerja, santai dsb..

Saat itu pasukan gojek muluncur ke tempat yang anda minta, mereka order makanan yang tak ia makan... kadang antri bejubel dengan pembeli lain dengan perasaan was was, karena klo kelamaan customer bisa tekan tombol 'cancel'.. maka sia-sia lah perjuangannya, setelah orderan ready mereka menalangi dengan uang pribadi pesanan anda, lalu berangkat entah itu ada resiko apa di jalan, mencari alamat yang kadang harus kesasar gak karuan.. blum lagi kadang customer komplain sudah gk sabar nunggu orderannya

Semalam, mata sampai berkaca kaca..
Jam 10 malam habis hujan deres..sederesnya, sudah mau pulang dari toko, ada karyawan saya

memanggil...

"Mbak ada gojek... mau nanya.."

Saya heran kenapa nanya aja kok mesti manggil saya..

Saya temui seorang gojek pakai mantel plastik kedinginan efek kehujanan.. membawa kotak kemasan berbungkus plastik yang sebagian sudah penyek dan basah...

Saya: "kenapa pak.."
Gojek: "maaf mbk.. bolehkan saya mengembalikan orderan ini..? Saya minta tolong, soalnya tadi saya pake uang saya pribadi dan customer nya gk mau nerima"

Saya: "lho kenapa gk mau nerima pak? Memangnya kirim kemana?"
Gojek: "Driyorejo gresik mbak... katanya kelamaan coz tadi saya berteduh dulu kehujanan.. jadi customer nya gak mau nerima.."

Hati menangis...

Saat anda order, gojek menalangainya dengan uang pribadinya.. kemudian anda menggantinya saat serah terima orderan.. Kalo customer gak mau nerima.. siapa yg ganti uangnya?
Siapa yang bayar ongkos bensinnya?

Padahal mereka sudah menngantrikan, menalangi pembayaran, mengantarkan ke alamt, keluar tenaga dan bensin.. belum resiko yang di tanggung di jalan..

Saya lihat orderannya seharga 24.000 rb saja.. bagi kita mngkin gak seberapa.. tapi bagi mereka itu adalah MODAL.

Toko saya daerah Taman Geluran dan saya tahu kalo ke Driyorejo Gresik itu jauh...

Driver Gojek juga manusia.. mereka melayani kita untuk cari nafkah anak istri, memudahkan kita.. maka bersabarlah saat mereka terlambat.. karena biar panas mereka tetap Go.. ada kalanya hujan berteduh sejenak.. Jadi kita yang menunggu mohon lapangkan hati untuk bersabar.. karena kita tidak tahu apa yang terjadi di jalan...

PEMBELI ADALAH RAJA.. alangkah eloknya kita menjadi raja yg bijak
___
*dari fb MartabakHawaii Sidoarjo

Kiat-kiat ini diungkapkan oleh Syekh Dr. Kamil Al Labudi, 29 Ramadhan 1437 H..

Kiat-kiat ini di sampaikan dirinya berdasarkan pengalaman dirinya dalam membina ke3 putra/putri dirinya hafal Al Quran 30 juz dalam umur 4,5 th. Seluruh putra/putri darinya hafal Al Quran 30 juz sebelum umur mereka 5 thn..

1. Tabarok hafal 30 juz waktu usianya 4,5 th,
2. Yazid hafal 30 juz waktu usianya 4,5 thn,
3. Zainah hafal 30 juz kala usianya 5 thn. .

Inilah kiat-kiatnya :

1. Diwaktu anak kita lahir, dari umur 1 hri perdengarkan Al Quran tiap-tiap harinya 1 juz & ulangi banyaknya 5 kali.
Ulangi terus selama satu bln. Jadi dalam waktu 1 bln 1 juz di ulang sejumlah 150 kali. Sehingga waktu yg digunakan buat menamatkan memperdengarkan Al Quran jumlahnya 30 juz cuma 30 bln, yakni 2,5 th. Saat anak kita usianya 2,5 thn ia telah mendengarkan Al Quran 30 juz jumlahnya 150 kali. .

2. Pilihlah bacaan dari para Masyayikh, para Qori yg populer bacaannya fasih, seperti Qori Syekh Mahmud Kholil Al Hushori, Syekh Shiddiq Al Minsyawi, dll. Atau para Qori dari Saudi Arabia, seperti Syekh Ali Al Hudzaifi, Syekh Muhammad Ayyub, dll..

3. Saat anak kita telah tamat mendengarkan bacaan Al Quran 30 juz, maka ajarkan hafalan kepadanya. Sehari setengah halaman atau satu halaman, ulangi tiap-tiap harinya hingga 5 kali..

4. Buat kiat yg menarik utk anak kita supaya mau menghafal, memberi hadiah dikala mampu mencapai target. .

5. Doa kepada Allah ta'ala supaya dimudahkan dalam membimbing anak kita dalam proses menghafal Al Quran 30 juz. .

Dgn metode seperti ini, cuma butuh waktu 1,5 thn anak kita hafal Al Quran 30 juz. .

Mudahan-mudahan Allah ta'ala memberi KaruniaNya terhadap kita seluruhnya supaya keluarga kita jadi Ahlul Quran & mudah-mudahan putra-putri kita hafal Al Quran 30 juz & berakhlaq dgn akhlaq Al Quran. Aamiin

ISLAM ITU KEJAM??
.
Pak Sontoloyo (Ps) : Apa bener Gus, hukum Islam itu kejam, sehingga tidak tepat diberlakukan di Indonesia??
Gus Sodrun (Gs) : Memangnya kalo kejam kenapa Pak Sontol? Hukum Islam memang kadang terlihat kejam wong Allah sendiri juga punya sifat "kejam".
.
Ps : ah yang bener Gus sampean ojo ngawur. Allah itu maha pengasih penyayang pengampun.
.
Gs : nah itu pak Sontol, orang kalo yg diingat cuma ARRAHMAN ARRAHIM ALGHOFUR akibatnya bisa celaka. Jadinya berani bahkan rajin maksiat mendurhakai Allah dengan alasan Allah maha pengampun. coba sampean renungkan nama Allah ALMUNTAQIMU.
.
Ps : Artinya apa Gus?
Gs : walah ruu, tanyakan ke gurumu aja syaikh google.
.
Ps : hehe paketanku telas Gus, ajenge isi pulsa sungkan tasik gadah utang.
Gs : ngeten Pak, Allah mengenalkan diriNya dalam Alquran, selain sebagai dzat yang maha pengampun juga maha "kejam" aku pinjam istilah sampean tadi Pak.
{اعلموا أن الله شديد العقاب وأن الله غفور رحيم
} المائدة 98
weruho siro kabeh yen sak tenane Allah iku banget olehe nyikso lan saktenane Allah iku banget ngapurone lan welase.
.
شديد العذاب
شديد البطش
المنتقم
dan banyak lagi. Itu diingat ingat Pak Sontol biar gak "kendel" dosa.
.
Ps : Gih Gus saya paham. trus kalo hukum Islam kejam juga ya Gus?
Gs : Lah menurut sampean bagaimana Pak?
1. Pembunuh harus dihukum mati (qishosh). Kalaupun dimaafkan oleh keluarga korban, tetap wajib membayar diyah 100 ekor unta.
2. Pezina jika status pelakunya sudah nikah, harus dihukum rajam. Badannya dikubur, kelihatan kepalanya trus dilempari batu rame rame di tempat umu sampe mati. Kalo pelakunya perjaka atau perawan, hukumnanya dicambuk 100 kali.
3. Muslim yg pindah agama, atau muslim yg sengaja meninggalkan sholat harus dihukum mati, dipenggal kepalanya.
4. Pencuri harus dipotong tangannya meski yg dicuri hanya senilai 1/4 dinar. Satu dinar itu 4.25 gram emas murni kalo semperempat cuma berapa Pak. Sudah harus ditukar dengan tangan.
dan lain lain Pak.
.
Ps : wah wah wah... hukuman itu kalo menurut otak dangkal saya, melanggar HAM Gus. Tapi karna Allah dan Rasul yg bikin aturan saya gak berani bilang begitu Gus. Tapi kok bisa ya?
.
Gs : nah itu sudah sadar kalo dangkal. Hukuman hukuman itu justru menunjukkan KASIH SAYANG Allah Pak Sontol.  Coba renungkan
1. Mengorbankan nyawa seorang pembunuh demi menyelamatkan ribuan nyawa orang lain yg baik baik. Coba kalo hujum ini benar diterapkan, sampean mau bunuh orang pasti mikir seribu kali. Akhirnya pembunuhan tidak merajalela seperti sekarang.
2. Kalo pezina bener bener dirajam rame rame, hilang satu nyawa tapi berjuta wanita wanita suci selamat dari kejahatan kelamin. Begitu pula pria pria muslim lebih bisa mengontrol kont(r)olnya. Sudah dengar berita Yuyun kan? gadis 14 tahun yg diperkosa 14 pemuda lalu dibunuh? Kemarin barusan berita Eno Parinah, gadis yg diperkosa pacar dan temannya lalu kelaminnya ditusuk cangkul sampe mati? Kalo pelaku pelaku kejahat sejahat ini hanya dipenjara 5-10 tahun dan masih bisa diringankan dengan alasan masih dibawah umur, ya tunggu saja besok bahkan nanti sore akan ada Yuyun dan Eno yg lain.
4. Coba kalo pencuri bener bener dipotong tangannya, pasti Indonesia gak bakal masuk nominasi juara korupsi se dunia. Mengorbankan satu telapak tangan demi menyelamatkan negara Republik Indonesia Raya Merdeka apa itu kejam???

Ps : Iya ya Gus.
Gs : Coba kalo ada dokter mengamputasi kaki pasien demi menyelamatkan sekujur badan apakah itu dokter kejam? pilih amputasi atau pilih mati? mikir dong Pak.
.
Ps : Iya ini lagi mikir Gus. hehe
Gs : Kalo ada orang tua atau guru jewer muridnya biar gak nakal apa itu kejam??? Kalo ada ibu maksa anaknya minum obat pahit apa itu kejam?? Kalo sekolah yg mengeluarkan muridnya karena nakal, apa itu kejam?? Kalo murid/santri belum waktunya naik kelas dinaikkan belum waktunya lulus diluluskan akhirnya keluar dari pondok masih goblok trus di masyarakat diserahi urusan agama karena pernah mondok apa itu pengasuh pondok bijaksana???  Trus kalo gak diluluskan dulu, biar masa belajarnya lebih lama apa itu kyai kejam???
.
Ps : Tapi Gus seandainya ada pezina dilempari batu kepalanya sampe mati apa sampean gak kasihan??
Gs : GAK. Coba baca Alquran tegas ada larangan untuk mengkasihani pezina yg dieksekusi.
{الزانية والزاني فاجلدوا كل واحد منهما مائة جلدة ولا تأخذكم بهما رأفة في دين الله إن كنتم تؤمنون بالله واليوم الآخر وليشهد عذابهما طائفة من المؤمنين
} النور 2
Gak boleh kasihan kalo kamu beriman. Malah disuruh menyaksikan banyak orang mukmin. Biar jadi renungan.
.
Ps : Tapi Gus, coba bayangkan bagaimana kalo yg itu anak sampean atau kelurga sampean?
.
Gs : Waduh Naudzubillah pak sontol, semoga keluarga kita diselamatkan dari maksiyat. Tapi kalo hukum diukur dengan "perasaan iba" yo bujat kabeh Pak.
.
Rasulullah saw saja bersabda
ﻭاﻳﻢ اﻟﻠﻪ ﻟﻮ ﺃﻥ ﻓﺎﻃﻤﺔ ﺑﻨﺖ ﻣﺤﻤﺪ ﺳﺮﻗﺖ ﻟﻘﻄﻌﺖ ﻳﺪﻫﺎ
yg kurang lebih artinya "JIKA FATIMAH BINTI MUHAMMAD MENCURI PASTI KUPOTING TANGANNYA". Ini contoh dari Rasul Pak Sontol.
.
Ps : Iya ya Gus tapi gak usah tinggi tinggi nadanya
Gs : heheh... ya harus tinggi Pak Sontol, mencerdaskan orang itu harus penuh tenaga dan sungguh sungguh. Kalo sampean baca nanti biar cerdas. heheheh.
.
Kalo anak sampean kondisi darurat di ICU, nangis nangis minta pulang, apa sampean paksa bawa pulang atau nurut dokter harus nginap?? Kalo anak sampean belum waktunya pulang dari pondok tapi nangis minta lulus apa sampean paksa bawa pulang atau nurut sama Kyai, biarkan dipondok sampe dinyatakan lulus sama Kyai?
.
Kalo anak sampean gak boleh makan ini itu sama dokter, gak boleh bawa hape di pondok sama kyai, sementara anak sampean merengek minta makanan itu, minta hape sampean nuruti siapa?

Ps : hehe... ya nurut dokter dan kyai Gus, wong dokter sama Kyai menahan anak saya itu demi kebaikan anak saya kok. melarang ini itu demi anak saya kok.

Gs : Nah itu Pak, masih banyak orang tua yg lebih menuruti anak dari pada kebaikan anaknya.
.
Ps : Gus Sodrun, monggo diunjuk kopine, kayaknya kita ngobrol terlalu panjang nanti yg baca bosen. Kayaknya juga bertele tele diluar tema.
Gs : Monggo... sruptttt. Aku kan cuma jawab pertanyaan sampean Pak Sontol. sampean aja yg kebanyakan tanya. hehe

jawaban ketika mendapat titipan salam:

وَعَلَيْهِ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ

Wa Alaihissalam warahmatullah

“baginya salam dan rahmat Allah”

Catatan:
bagi yang belum belajar bahasa Arab harus memahami kata ganti (dhamir), jika wanita maka diganti menjadi “alaihaa” sedangkan untuk jamak diganti “alaihim”

Kita diperintahkan agar menjawab penghormatan dan salam, jika kita diberi penghormatan atau salam. Kita balasa dengan yang lebih baik atau yang semisalnya.

Allah Ta’ala berfirman,

“Apabila kamu diberi penghormatan/salam dengan sesuatu penghormatan/salam, Maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa)…..” (An-Nisa’ 86)

Al-Baghawi berkata,

والمراد بالتحية هاهنا ، السلام ، يقول : إذا سلم عليكم مسلم فأجيبوا بأحسن منها أو ردوها كما سلم

“Yang dimaksud dengan penghormatan adalah salam, jika ada seorang muslim yang mengucapkan salam maka jawablah dengan yang lebih baik atau jawablah salam dengan semisal.” (Tafsir Al-Baghawi)

Berikut adalah lafadz jawaban jika ada yang menitip salam. Sebagaimana dalam hadits.

Dari Aisyah berkata: Rasulullah bersabda: “Wahai Aisyah, Tadi Jibril mengirimkan salam kepadamu”. Aku (Aisyah) menjawab: “Dan baginya salam dan rahmat Allah, engkau (Rasulullah) dapat melihat apa yang tak dapat kami lihat”.  (HR. Bukhari no. 6249 dan Muslim no. 2447)

http://muslimafiyah.com/jawaban-jika-ada-yang-menitip-salam.html

Penyusun: Raehanul Bahraen

Add Pاn BB muslimafiyah.com 5AE1E629
Telegram: www.telegram.me/muslimafiyah

Pada dasarnya sosialisme dan komunisme itu dua hal berbeda, sosialisme ini teori ekonomi tentang subsidi antara yg lebih kepada yg kurang, sedangkan komunisme adalah ideologi yg menekankan penghilangan subsidi (karena tidak ada kaya miskin dalam komunisme) dan tidak mengakomodir ideologi lain.

Salah satu bentuk sosialisme adalah koperasi dimana di miliki oleh org banyak dengan distribusi tanggung jawab dan hak sedangkan komunisme tidak ada distribusi tanggung jawab dan hak yang ada hanya distribusi tanggung jawab (buruh hanya sebagai buruh, tentara hanya sebagai tentara, petani hanya sebagai petani) dan haknya di samakan semua, karena perhitungan pendapatan dalam komunisme adalah teori surplus value S/V yaitu kalori yg di keluarkan harus mendapatkan kelebihan dalam bentuk gaji dan ini tidak boleh berlebih.

Pada sosialisme surplus value ala marx dk katakan sebagai upah besi kenapa demikian?? karena marx yg menitik beratkan pada kalori (energi primer), teori upah besi adalah upah yg di berikan utk buruh hanya untuk bertahan hidup tanpa memanusikan buruh itu dalam hal kebutuhan sekunder dan tertier, gagasan upah besi ini di gagas oleh David Ricardo.

Komunisme tidak bisa di gunakan dengan ideologi lain, sedangkan sosialisme bisa karena sosialisme hanya ilmu distribusi ekonomi sedangkan komunisme adalah ilmu pemusatan ekonomi dan ideologi, socialisme bisa di gabung dengan ideoloi kanan (liberal) dimana menjadi social demokrat yg dipraktekan oleh belanda pada jaman PM coljin dan juga inggris sekarang di bawah partai buruh sedangkan komunisme tidak bisa.

Komunisme dia berbicara tentang ideologi sehingga pada negara komunisme tidak ada boleh ada ideologi pasar lain yg berkembang termaksud agama sedangkan di socialisme ideologi lain bisa berkembang.

Socialisme yg tadinya ilmu distribusi ekonomi mempunyai beberapa variant turunan salah satunya adalah komunisme, karena komunisme adalah (marx+energi bebad), ideologi yg lain adalah Anarchisme (Massa Goverment dan keadaan tanpa ada alat pemaksa), sindikalisme yaitu gabungan antara anarchisme dan socialisme seperti di praktekan di brazil.

Jadi intinya apa?? komunisme itu non sense alias agama baru berdasarkan teori sociologi dan ekonomi yg statis dan kuno, sedangkan socialist adalah ilmu ekonomi yg berkembang terus sesuai keadaan pasar yg menitik beratkan pada distribusi welfare dan pajak. jadi kalo ada buruh ngaku komunis maka dia gk boleh demo, karena komunisme dalam teori surplus value hanya menghitung kalori dan tidak menghitung rice cooker, perfume, kredit motor dsb 😂

DAFTAR KORBAN EXTRA JUDICIAL KILLING (PEMBUNUHAN DI LUAR PROSES
HUKUM) DENSUS 88 SEJAK TAHUN 2003 SAMPAI DENGAN 2016

1.Ichwanudin (2003)
2.Arman (Malang, 2005)
3.Jabir (Wonosobo, 2006)
4.Abdul Hadi (Wonosobo,2006)
5.Dedi (Poso, 2006)
6.Riansyah (Poso, 2006)
7.11 Orang Tidak Diketahui Namanya Dibunuh Bersamaan Dengan Terbunuhnya
Riansyah (Poso, 2006)
8.Icang (Poso, 2007)
9.Rasiman (Poso, 2007)
10.Wiwin (Poso, 2007)
11.Yusuf (Poso. 2007)
12.13 Orang Tidak Diketahui Namanya dan Bukan DPO (22 Januari 2007)
13.Munajib (Jogja, 2007)
14.Air Setyawan (Bekasi, 2009)
15.Eko Peyang (Bekasi, 2009)
16.Ibrahim (Temanggung, 2009)
17.Urwah (Solo, 2009)
18.Susilo Adib (Solo, 2009)
19.Aji (Solo, 2009)
20.13 Tidak Diketahui Namanya (Aceh, 2010)
21.Iwan Suka (Aceh, 2010)
22.Anas (Bima, 2013)
23.T.Marzuki (Aceh, 2010)
24.Dulmatin (Pamulang, 2010)
25.Ridwan (Ciputat, 2010)
26.Hasan Noer (Ciputat, 2010)
27.Ridwan (Jakarta, 2010)
28.Hasan Blackbery (Jakarta, 2010)
29.Jajang (Aceh, 2010)
30.Enceng Kurnia (Aceh, 2010)
31.Maulana (Cawang, 2010)
32.Udin (Cawang, 2010)
33.Hasdi (Cawang, 2010)
34.Ujang (Cawang, 2010)
35.Mr. X (Cawang 12 Mei 2010)
36.Yuli Karsono (Klaten, 2010)
37.Saptono (Cikampek, 2010)
38.Mr. X (Cikampek, 2010)
39.Dani Ajo (Medan, 2010)
40.Deni Yuki (Medan, 2010)
41.Ridwan (Medan, 2010)
42.Johnson, Diakui Salah Tembak Oleh Densus 88 (Medan, 2010)
43.Hendro (Sukoharjo, 2011)
44.Sigit Qordowi (Sukoharjo, 2011)
45.Nur Imam, Pedagang Angkringan Saksi Mata Penembakan Sigit Qordowi
(Sukoharjo, 2011)
46.Fauzan (Poso, 2011)
47.Faruk (Poso, 2011)
48.Kholid Tumbigo (Poso, 2012)
49.MN, (Aceh, 2012)
50.Hendra Endar (Tangerang Selatan, 2012)
51.Dede (Tangerang Selatan, 2012)
52.Syamsudin (Makasar, 2012)
53.Kholili (Makasar, 2012)
54.HN (Bali, 2012)
55.AG (Bali, 2012)
56.UH (Bali, 2012)
57.DD (Bali, 2012)
58.Abu Hanif (Bali, 2012)
59.Farhan (Solo, 2012)
60.Muchsin (Solo, 2012)
61. J (Poso Utara, 2012)
62.Andri (Trenggalek, 2013)
63.2 Orang Tidak Diketahui Namanya (Trenggalek, 2013)
64.Asmar (Teras Masjid Al-Afiyah, Makasar, 2013)
65.Ahmad Kholil (Teras Masjid Al-Afiyah, Makasar, 2013)
66.Abdil Qodir (Teras Masjid Al-Afiyah, Makasar, 2013)
67.Arbain (Makasar, 2013)
68.Ramli (Makasar, 2013)
69.Roy (Dompu, 2013
70.Bahtiar (Dompu, 2013)
71.Andi (Dompu. 2013)
72.Budi Syarif (Bandung, 2013)
73.Bang Junet (Bandung, 2013)
74.Budi Angga (Bandung, 2013)
75.Abu Robban (Batang, 2013)
76.Sirajudin Eja (Dompu, 2013)
77.Rizal (Tulungagung, 2013)
78.Dayat (Tulungagung, 2013)
79.Hidayat (Ciputat, 2013)
80.Nurul Haq (Ciputat, 2013)
81.Fauzi (Ciputat,2013)
82.Rizal (Ciputat, 2013)
83.Hendi (Ciputat, 2013)
84.Edo (Ciputat, 2013)
85.Ahmad Bondan (Poso, 2013)
86.Suardi (Bone, 2013)
87.Nurdin, Ditembak Saat Melaksanakan Sholat (Dompu, 2014)
88.Ahfan (Poso Pesisir, 2014)
89.Tukang Kayu (Poso Pesisir, 2014)
90.lham Syafi'i (Bone Bone, 2015)
91.Rony (Kediri, 2015)
92.Daeng Koro (Parigi Utara, 2015)
93.Farid (Parigi Utara, 2015)
94.Eno Lampe (Poso, 2015)
95.Aziz Masamba (Poso, 2015)
96.Bado (Poso, 2015)
97.Siyono (Klaten, 2016)
98.Fajar Can (Bima, 2016)
99.Vonda (Poso, 2016)

TOTAL KORBAN BERJUMLAH 132 ORANG YANG TERCATAT. SEMOGA TIDAK ADA
YANG TERLEWAT. JIKA ADA YANG MENGETAHUI KORBAN LAIN DAN BELUM
TERCANTUM MOHON DITAMBAHKAN.
APAKAH KEBRUTALAN INI LAYAK UNTUK DIBIARKAN DAN KITA DIAM ATAS HAL
TERSEBUT ???
INGAT SEMUA KITA AKAN DITANYA DIHADAPAN ALLAH SUBHANAHU WA
TA’ALA JIKA KITA MEMBIARKAN KEBRUTALAN INI TERUS TERJADI
SAATNYA DENSUS 88 DIEVALUASI, DIAUDIT KINERJANYA DAN KEUANGANNYA
SECARA TOTAL. HENTIKAN KEBRUTALAN PEMBUNUHAN TERHADAP WARGA
NEGARA INDONESIA.

API KARTINI

Beberapa hari lalu kita dibuat kaget dengan berita Taufiq Ismail yang dituduh sebagai provokator. Puisi Taufiq Ismail dituduh "memfitnah" PKI dalam sebuah seminar. Kita jadi bengong, Kok PeDe banget panitia dan peserta seminar Komunisme itu membalikan fakta ?! Sepertinya posisi mereka semakin menguat sehingga berani unjuk gigi :-(

Taufiq Ismail yang dulu aktif menyerang Pramudya yang aktif di Lekra tentu tak rela jika Ilham Aidit mengaku sebagai pihak terdzalimi. Udah nyata-nyata PKI membantai ribuan warga Indonesia, Eeee ngakunya pihak terdzalimi

Tau nggak sih, Dulu Lekra mati-matian mengusung penokohan Kartini. Bahkan Pramudya membentuk tim riset khusus "API KARTINI" utk kepentingan tersebut. Tim riset ini bolak-balik Jakarta - Jepara - Rembang - Solo - Semarang - Blora. Jauh sebelum Soekarno mentahbiskan Kartini sebagai pahlawan di tahun 1964, Gerwani sudah membuat majalah Kartini

Majalah tersebut menjadikan Kartini role model wanita Indonesia. Berhubung masa itu PKI beserta anteknya menguasai Indonesia, Maka mudah saja bagi PKI mngusulkan nama tersebut menjadi pahlawan

Bukan, Bukan saya menuduh Kartini komunis. Sama sekali bukan. Saya hanya ingin menunjukan betapa Lekra, Gerwani dan PKI begitu getol mengusung dan mentahbiskan Kartini. Hasil riset tim API KARTINI itu menghasilkan buku "Panggil Aku Kartini Saja" ditulis oleh Pramudya Ananta Toer. Buku ini merupakan pandangan kaum kiri terhadap Kartini

Bukan, Bukan saya mengecilkan API KARTINI. Saya cuma kurang puas saja... Karena begitu banyaaaaaakkkkk perempuan pejuang Indonesia lainnya yang lebih riil perjuangannya dari Kartini. Ada Rohana Kudus, Malahayati, Ratu Kalinyamat, Siti Aisyah We Tenriolle, Dll. Perjuangan mereka riil, Bukan sebatas wacana saja... Tapi mereka terlupakan...

Tim riset Undip beserta Pemda Jepara pernah mengusulkan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan... Tapi usul ini belum disetujui. Padahal Ratu Kalinyamat sangat berjasa menghadang penjajahan Portugis di Indonesia. Ratu Kalinyamat dengan gagah berani menyerang Portugis di Selat Malaka hingga dua kali. Sebanyak 7000 prajurit Jawa syahid dalam penyerbuan ini. Makam mereka memenuhi selat malaka. Tak terhitung yang terkubur di laut...

Atau Siti Aisyah We Tenriolle, Ratu Cendekia dari Sulawesi. Ia sudah membuat sekolah utk perempuan jauuuuuhhhh sebelum Kartini lahir. Ia juga menulis epos "LaGaligo" yang merupakan epos terpanjang di dunia melebihi Mahabharata.
Apa kita orang Jawa pernah mendengar nama We Tenriolle ? Tidak kan...

Atau Rahmah El-Yunusiyyah yang mendapat gelar Syaikhah (profesor) dari Univ Al-Azhar Kairo. Kurikulum buatan Rahmah di Perguruan Diniyah Putri Padang Panjang dicontoh oleh Al-Azhar... Masya Allah... Luar biasa sekali

Dan masih banyaaaaakkkk sederetan nama-nama perempuan Indonesia lainnya yang pantas mendapat gelar pahlawan. Untuk lebih jelasnya silakan baca buku saya yang berjudul "Perempuan Pejuang, Jejak Perjuangan Perempuan Islam Nusantara dari Masa ke Masa"

Buku ini saya susun sebagai bentuk penghargaan terhadap para perempuan pejuang Indonesia yang terlupakan..."

Ditulis oleh ibu Widi Astuti

Gubernur dan Ajudan

Tuan Gubernur : Hebat mana gue atau Anggota DPRD itu?

Ajudan : Hebat anda tuan.. Anggota DPRD salah sebut UPS langsung dibully.. sedangkan anda nyebut taik, bajingan, bangsat, brengsek, goblok berkali2 gak ada yang nge-bully Anda tuan..

Tuan Gubernur : Loe bener juga ya.. kalau gue dengan KPK hebat mana?

Ajudan : Hebat anda Tuan.. Kasus sumber waras sudah ada sejak tahun 2014, lahan HGB yang otomatis akan kembali menjadi milik pemerintah tahun 2018 malah anda beli seharga 755 miliar ke swasta, dengan transaksi cek tunai mencurigakan saat malam tahun baru dan saat bank tutup.. Belum lagi kasus suap reklamasi yang melibatkan Staf Ahli anda Tuan.. Hebatnya Anda adalah.. KPK belum menemukan niat jahat.. Anda memang sakti tuan..

Tuan Gubernur : Haha.. Gak salah Cagub sebelah bilang gue sakti.. Kalau gue sama ketua BPK hebat mana?

Ajudan : Yaa.. masih hebat anda tuan.. IAEA, badan nuklirnya PBB yang audit BPK kita... tapi anda bisa mengatakan BPK kita auditnya NGACO..

Tuan Gubernur : (Tersenyum) Betul.. Betul.. Kalau gue dengan Menteri hebat mana?

Ajudan : Tentu masih hebat anda tuan.. Contohnya reklamasi teluk jakarta.. Menteri susi meminta reklamasi dihentikan, tapi nyatanya reklamasi jalan terus.. tanpa Perda, tanpa Amdal.. Pulau reklamasi dibuat diatas laut, tapi Anda mampu mengalahkan Menteri Kelautan.. Anda memang luar binasa tuan..

Tuan Gubernur : Ha..ha..ha.. Gue gitu loh.. Kalau gue dengan Calon Gubernur lain hebat mana?

Ajudan : Masih hebat anda tuan.. Calon gubernur lain masih dicari-cari kesalahannya.. sedangkan Anda minum bir.. mau legalisasi miras.. prostitusi.. sertifikat PSK.. Atau mengenai adik anda yang masuk daftar Panama Papers.. tapi orang-orang adem ayem saja kan?

Aku melihat manusia, tapi tanpa hati. menerjang membungkus teror dengan slogan anti teror.

Aku melihat manusia, tapi tanpa hati.
Menjadi binatang di hadapan manusia beradab, menjadi teroris di hadapan teroris.

Aku melihat manusia, tapi tanpa akal.
Berteriak teroris padahal teroris, berpikir anti teror tapi menebar teror.

Aku melihat manusia, tapi tanpa nyali.
Menista dan menghilangkan nyawa guru ngaji, tapi menjadi banci tak kunjung hengkang ke belantara papua.

Aku melihat manusia, tapi tanpa kehormatan.
Menjadi sekumpulan teror resmi yang di persenjatai.

Aku melihat manusia, tapi aku ragu apa mereka benar2 manusia...

I see humans, but no humanity...

Saat ini masyarakat dicekoki dengan sistem ribawi yang salah satunya melalui penjualan barang cara kredit. Jika ingin membeli motor misalnya, dimana-mana hadir perusahaan leasing yang menawarkan kredit dengan biaya muka yang murah. Akhirnya, banyak orang yang mengikuti sistem ribawi tersebut, demi mendapatkan kendaraan yang diinginkannya.

Ekonom Dr. Ichsanuddin Noorsy punya cara menanggani hal tersebut. Yaitu dengan cara kekeluargaan, mengaplikasikan sikap tolong menolong dalam keluarga.

"Keluarga saya juga butuh kendaraan, tapi tidak ada satupun yang kredit motor atau mobil. Keluarga saya ada 59 KK, saya bisa kelola, saya bilang ke mereka yang mau beli barang agar belinya tunai, kalau tidak ada uang kita atur dalam keluarga," ujarnya saat berbincang dengan Suara Islam Online di kediamannya di Jakarta, Rabu (2/3) lalu.

Ia mencontohkan lainnya, saat ada keluarga yang mau beli rumah. "Kita tanya ada uang berapa, kalau kurang kita bantu bayarkan dulu, sisanya nanti diatur di keluarga, jadi dia gak kena riba," kata Noorsy.

Selain keluarga, cara tersebut ia terapkan juga dalam komunitas usahanya.

Sebagai muslim yang ajarannya sempurna, menurutnya, jangan sampai terbawa arus sistem yang tidak diridhai Allah SWT. "Anda tidak boleh jadi budak kapitalis dan tidak boleh jadi budak sosialis, anda harus menjadi sosok yang rahmatan lil alamin," tandasnya.

red: adhila

Lingkarannews.com – Banyak masyarakat awam yang mempresepsikan World Bank (Bank Dunia) sebagai lembaga keuangan dunia yang kehadirannya akan membantu kemajuan perekonomian dunia melalui negara-negara yang dibantunya, hadir bak malaikat World Bank menebarkan bantuan hutang ke negara-negara yang sedang kesulitan keuangan.

Pada kenyataannya Bank Dunia tidaklah demikian adanya. Dalam satu kesempatan Profesor Joseph Stiglitz, mantan ketua ekonom Bank Dunia dan mantan ketua penasehat eknonomi presiden Bill Clinton, pernah mengungkapkan tentang ‘4 Langkah Stretegi’ Bank Dunia dalam memperbudak negara demi keuntungan bankir, yaitu :

1. Privatisasi

Pemimpin nasional akan ditawarkan 10 persen komisi dari hasil penjualan aset-aset nasional suatu negara. Uang tersebut akan disimpan aman di rekening mereka di Swiss. Privatisasi yang dilakukan ini bertujuan untuk mengebiri hak-hak negara pada satu BUMN atau perusahaan swasta nasional oleh – yang kita sebut Asing – .

BUMN/perusahaan nasional strategis yang memiliki nilai buku yang baik, keuntungan yang baik, potensial, serta menguasai sendi kehidupan rakyat, banyak, akan menjadi sasaran privatisasi yang disarankan Bank Dunia. Tujuan mereka menguasai BUMN atau perusahaan nasional ini adalah agar mereka memegang kendali rules of the game pada tiap kebijakaan strategis BUMN/perusahaan nasional tersebut.

2. Liberalisasi Pasar Modal

Stiglitz menyebutnya siklus uang panas (hot money). Dana luar negeri harus dibiarkan bebas masuk untuk berspekulasi di real estate dan valas. Uang panas yang telah terserap di dua pasar tersebut, setiap saat bisa ditarik dengan smooth dari pasar uang yang sudah teracuni oleh agenda neo liberal.

Uang-uang panas inilah yang disebut oleh ekonom sebagi bom waktu ekonomi yang dapat meledak kapan saja. Akibat terdahsyat yang akan ditimbulkan bom waktu ini adalah dapat krisis ekonomi yang akan meluluhlanttakn sistem sosial ekonomi suatu negara hanya dalam hitungan hari. Jika krisis sudah terjadi, maka negara bersangkutan akan meminta bantuan lembaga keuangan lain seperti WB, IMF, ADB dalam bentuk hutang-hutang baru, jaminannya apalagi kalau bukan aset negara?

3. Penentuan Harga Pasar

Dalam bahasa yang lebih sederhana adalah mencabut subsidi pada layanan-layanan yang seharusnya menjadi hak rakyat, contoh-nya adalah BBM dan Gas, Tarif dasar listrik, serta Tarif dasar air. Barang kebutuhan paling mendasar penggerak ekonomi rakyat ini, mulai diarahkan menuju harga pasar yang luar biasa mahal.

4. Perdagangan Bebas

Jika kita mendengar MEA, AFTA, NAFTA, WTO . itu semua adalah boneka bentuk World Bank atas keinginan bankir dunia menguasai dunia. Pada tahap ini perusahaan internasional akan memasuki pasar-pasar negara berkembang (emerging markets), caranya adalah dengan menukarkan utang dengan kemudahan kebijakan dalam bentung penghapusan hambatan-hambatan perdagangan ke negara-negara miskin yang memiliki sumber daya alam dan kaya populasi manusia sebagai pasar potensial untuk produk-produk kapitalis.

Disaat yang bersamaan, produk-produk mereka dilindungi dengan kebijakan tarif masuk yang tinggi, pembatasan kuta rendah dan segala persyaratan yang memberatkan bagi produk-produk negara dunia ketiga.

John Perkins, mantan konsultan teknik di negara-negara miskin yang dibiayi oleh Bank Dunia dan IMF, membongkar habis-habisan konspirasi yang dilakukan dua lebaga keuangan dunia tersebut dalam buku best seller Economic Hitman. Ia mengakui, tugasnya adalah bagaimana menyalurkan hutang yang luar biasa besar-nya kepada negara-negara yang ia tidak tahu tidak akan sanggup membayarnya hutang pokok dan bunga-nya dalam tempo waktu yang ditentukan. Tujuan utamanya adalah membuat negara-negara tersebut ‘Bankrut’ , hingga terjebak dalam jeratan hutang. Secara politis negara-negara yang sudah sekarat ini akan lebih mudah dikendalikan suaranya dalam penempatan pangkalan militer, akses-akses ke ladang minyak dan pertambangan mineral yang luar biasa besar.

Masihkan kita berfikir Bank Dunia sebagai malaikat?

http://m.news.viva.co.id/news/read/711434-dki-di-bawah-ahok-tak-masuk-10-besar-keterbukaan-publik

Lucu ya.
Saban hari kompas,detik,tempo jejelin berita ahok,dari yg penting hingga ga penting. Smua bacot ahok dari yg relevan hingga ga relevan dg tupoksinya diberitain. Ditambah pula dg bumbu judul dan opini ala buzzer. Ditambah bumbu2 ala sinetron ada tokoh protagonis dan antagonis,secara kita senang sama yg begini2 ini. Mana fakta mana opini uda abu2. Ada mantan wartawan senior yg ngitungin sehari tu bisa 20 kali kompas posting berita ahok. Ada juga senior yg nyebut seperti inilah internet troll. Entah opini apa yg digiring dari pemberitaan yg masif itu,pembaca baik warga dki atau bukan seolah ditunjukkan bahwa pemerintahan DKI yg dijalankan ahok itu transparan dan akuntabel.

Nyatanya? Penilaian Komisi Informasi Publik menyatakan peringkat keterbukaan informasi untuk kategori pemda, DKI sama sekali ga masuk 10 besar. Peringkat pertama hingga kesepuluh yakni, Aceh (94,111), Jawa Timur (88,639), Kalimantan Timur (81,188), NTB (80,417), Jawa Tengah (74,861), Jawa Barat (72,994), Kalimantan Barat (71,623), Banten (71,172), Sumatera Selatan (70,397), dan DI Yogyakarta (61,206).

Silahkan cek juga situs kemenPAN http://www.menpan.go.id/berita-terkini/120-info-terkini/4173-rapor-perkembangan-nilai-akuntabilitas-kinerja-k-l-provinsi Terkait rapor perkembangan nilai akuntabilitas kinerja pemprov DKI menempati urut ke 18 saja. Nomor satu pemprov DIY.

Lantas klaim transparan dan akuntabel itu ukurannya dari mana kalo nyatanya seperti itu? Trus selama ini pemberitaan media2 tsb maksudnya apa? Adakah angle pemberitaan ala buzzer,judul2 berlebihan dilakukan media2 tsb pada prov lain? Modus yg sama dilakukan ketika joko dulu gubernur dki dan digosok2 nyapres,segala angle berita ada.

Tiga tahun sejak joko menjabat gubernur dilanjutkan ahok,penyerapan APBD rendah 40%an sama dg provinsi2 muda. Lah ya kita diberi excuse sama ahok didukung pula supporternya,yg penting joko-ahok ga korupsi. La ya kasus korupsi busway cina hasil tender jaman siapa? Usb eh ups,scanner?? Terakhir pembelian lahan RS Sumber waras. Meski kasus2 tsb ada yg terbukti dilakukan anakbuah atau kepala dinas dibawahnya. Jadi dimanakah excuse gapapa ga dibelanjain yg penting ga dikorupsi? BPK pun dibully opini masyarakat karena membuka dugaan penyimpangan pembelian rs sumber waras. Padahal kasus pengadaan RS daerah yg merugikan negara dan dikorup gubernurnya jg terjadi di provinsi bengkulu,dan ada kontribusi hasil audit BPK.

Lucunya argumen "gapapa ga dibelanjain yg penting ga dikorupsi" terbantahkan sendiri. Wong bbrp waktu lalu pak joko sendiri menekan kepala daerah agar menggenjot penyerapan anggaran daerah utk mendorong perekonomian. Lah di perusahaan swasta juga,klo anda dikasi budget terus anda ga bisa manfaatin sesuai target ya taon depan budgetnya dipotong.

Pemberitaan ga henti2nya dr media mainstream2 itu yang akhirnya turut menghasilkan Excuse2 konyol seperti itu dan dibenarkan pula. Alamaaakkkk. Cukuplah sekali dulu aja dikibulin modus2 pemberitaan media mainstream spt itu.

Kalau ada media, tokoh, partai, lembaga atau apa saja; mereka SEENAK PERUT menuduh Ummat Islam, memfitnah, membuat kebohongan publik.
.
Orang-orang begituan bisa dituntut ke pengadilan untuk PENCEMARAN NAMA BAIK. Misal dituntut kerugian 100 M dan sejenisnya.
.
Kalau mereka kalah, bisa menanggung MALU, bayar kerugian, kita dapat dana sesuai tuntutan yang dikabulkan. Nanti bisa dipakai sumbangan sosial.
.
Cara praktis MEMISKINKAN kaum anti Islam.
Sebenarnya timbul pertanyaan dalam hati saya,yg sampai sekarang belum ketemu jawabanya.
Bukankah Media sekuler sudah sering memfitnah Umat Islam?kenapa gak ada satupun ormas atau lembaga apapun yg menuntut ke ranah hukum?
Metro Tv,Tv One Koran jawa pos Sindo dll juga sering memuat berita bohong.
Kenapa g dituntut?
Kemana peran Pengacara Muslim? TIM PEMBELA MUSLIM?
Ulil ,Guntur Romli,Saidiman dll juga sudah sering melecehkan Islam?
Kenapa gak dibawa ke ranah hukum?
Buktinya sudah banyak berceceran di sosmed.
Bahkan ada bukti video. 
Kenapa cara mudah seperti ini gak pernah dilakukan? Tinggal screenshot dan laporkan ke ranah hukum.