+10 344 123 64 77

Pada dasarnya sosialisme dan komunisme itu dua hal berbeda, sosialisme ini teori ekonomi tentang subsidi antara yg lebih kepada yg kurang, sedangkan komunisme adalah ideologi yg menekankan penghilangan subsidi (karena tidak ada kaya miskin dalam komunisme) dan tidak mengakomodir ideologi lain.

Salah satu bentuk sosialisme adalah koperasi dimana di miliki oleh org banyak dengan distribusi tanggung jawab dan hak sedangkan komunisme tidak ada distribusi tanggung jawab dan hak yang ada hanya distribusi tanggung jawab (buruh hanya sebagai buruh, tentara hanya sebagai tentara, petani hanya sebagai petani) dan haknya di samakan semua, karena perhitungan pendapatan dalam komunisme adalah teori surplus value S/V yaitu kalori yg di keluarkan harus mendapatkan kelebihan dalam bentuk gaji dan ini tidak boleh berlebih.

Pada sosialisme surplus value ala marx dk katakan sebagai upah besi kenapa demikian?? karena marx yg menitik beratkan pada kalori (energi primer), teori upah besi adalah upah yg di berikan utk buruh hanya untuk bertahan hidup tanpa memanusikan buruh itu dalam hal kebutuhan sekunder dan tertier, gagasan upah besi ini di gagas oleh David Ricardo.

Komunisme tidak bisa di gunakan dengan ideologi lain, sedangkan sosialisme bisa karena sosialisme hanya ilmu distribusi ekonomi sedangkan komunisme adalah ilmu pemusatan ekonomi dan ideologi, socialisme bisa di gabung dengan ideoloi kanan (liberal) dimana menjadi social demokrat yg dipraktekan oleh belanda pada jaman PM coljin dan juga inggris sekarang di bawah partai buruh sedangkan komunisme tidak bisa.

Komunisme dia berbicara tentang ideologi sehingga pada negara komunisme tidak ada boleh ada ideologi pasar lain yg berkembang termaksud agama sedangkan di socialisme ideologi lain bisa berkembang.

Socialisme yg tadinya ilmu distribusi ekonomi mempunyai beberapa variant turunan salah satunya adalah komunisme, karena komunisme adalah (marx+energi bebad), ideologi yg lain adalah Anarchisme (Massa Goverment dan keadaan tanpa ada alat pemaksa), sindikalisme yaitu gabungan antara anarchisme dan socialisme seperti di praktekan di brazil.

Jadi intinya apa?? komunisme itu non sense alias agama baru berdasarkan teori sociologi dan ekonomi yg statis dan kuno, sedangkan socialist adalah ilmu ekonomi yg berkembang terus sesuai keadaan pasar yg menitik beratkan pada distribusi welfare dan pajak. jadi kalo ada buruh ngaku komunis maka dia gk boleh demo, karena komunisme dalam teori surplus value hanya menghitung kalori dan tidak menghitung rice cooker, perfume, kredit motor dsb 😂

DAFTAR KORBAN EXTRA JUDICIAL KILLING (PEMBUNUHAN DI LUAR PROSES
HUKUM) DENSUS 88 SEJAK TAHUN 2003 SAMPAI DENGAN 2016

1.Ichwanudin (2003)
2.Arman (Malang, 2005)
3.Jabir (Wonosobo, 2006)
4.Abdul Hadi (Wonosobo,2006)
5.Dedi (Poso, 2006)
6.Riansyah (Poso, 2006)
7.11 Orang Tidak Diketahui Namanya Dibunuh Bersamaan Dengan Terbunuhnya
Riansyah (Poso, 2006)
8.Icang (Poso, 2007)
9.Rasiman (Poso, 2007)
10.Wiwin (Poso, 2007)
11.Yusuf (Poso. 2007)
12.13 Orang Tidak Diketahui Namanya dan Bukan DPO (22 Januari 2007)
13.Munajib (Jogja, 2007)
14.Air Setyawan (Bekasi, 2009)
15.Eko Peyang (Bekasi, 2009)
16.Ibrahim (Temanggung, 2009)
17.Urwah (Solo, 2009)
18.Susilo Adib (Solo, 2009)
19.Aji (Solo, 2009)
20.13 Tidak Diketahui Namanya (Aceh, 2010)
21.Iwan Suka (Aceh, 2010)
22.Anas (Bima, 2013)
23.T.Marzuki (Aceh, 2010)
24.Dulmatin (Pamulang, 2010)
25.Ridwan (Ciputat, 2010)
26.Hasan Noer (Ciputat, 2010)
27.Ridwan (Jakarta, 2010)
28.Hasan Blackbery (Jakarta, 2010)
29.Jajang (Aceh, 2010)
30.Enceng Kurnia (Aceh, 2010)
31.Maulana (Cawang, 2010)
32.Udin (Cawang, 2010)
33.Hasdi (Cawang, 2010)
34.Ujang (Cawang, 2010)
35.Mr. X (Cawang 12 Mei 2010)
36.Yuli Karsono (Klaten, 2010)
37.Saptono (Cikampek, 2010)
38.Mr. X (Cikampek, 2010)
39.Dani Ajo (Medan, 2010)
40.Deni Yuki (Medan, 2010)
41.Ridwan (Medan, 2010)
42.Johnson, Diakui Salah Tembak Oleh Densus 88 (Medan, 2010)
43.Hendro (Sukoharjo, 2011)
44.Sigit Qordowi (Sukoharjo, 2011)
45.Nur Imam, Pedagang Angkringan Saksi Mata Penembakan Sigit Qordowi
(Sukoharjo, 2011)
46.Fauzan (Poso, 2011)
47.Faruk (Poso, 2011)
48.Kholid Tumbigo (Poso, 2012)
49.MN, (Aceh, 2012)
50.Hendra Endar (Tangerang Selatan, 2012)
51.Dede (Tangerang Selatan, 2012)
52.Syamsudin (Makasar, 2012)
53.Kholili (Makasar, 2012)
54.HN (Bali, 2012)
55.AG (Bali, 2012)
56.UH (Bali, 2012)
57.DD (Bali, 2012)
58.Abu Hanif (Bali, 2012)
59.Farhan (Solo, 2012)
60.Muchsin (Solo, 2012)
61. J (Poso Utara, 2012)
62.Andri (Trenggalek, 2013)
63.2 Orang Tidak Diketahui Namanya (Trenggalek, 2013)
64.Asmar (Teras Masjid Al-Afiyah, Makasar, 2013)
65.Ahmad Kholil (Teras Masjid Al-Afiyah, Makasar, 2013)
66.Abdil Qodir (Teras Masjid Al-Afiyah, Makasar, 2013)
67.Arbain (Makasar, 2013)
68.Ramli (Makasar, 2013)
69.Roy (Dompu, 2013
70.Bahtiar (Dompu, 2013)
71.Andi (Dompu. 2013)
72.Budi Syarif (Bandung, 2013)
73.Bang Junet (Bandung, 2013)
74.Budi Angga (Bandung, 2013)
75.Abu Robban (Batang, 2013)
76.Sirajudin Eja (Dompu, 2013)
77.Rizal (Tulungagung, 2013)
78.Dayat (Tulungagung, 2013)
79.Hidayat (Ciputat, 2013)
80.Nurul Haq (Ciputat, 2013)
81.Fauzi (Ciputat,2013)
82.Rizal (Ciputat, 2013)
83.Hendi (Ciputat, 2013)
84.Edo (Ciputat, 2013)
85.Ahmad Bondan (Poso, 2013)
86.Suardi (Bone, 2013)
87.Nurdin, Ditembak Saat Melaksanakan Sholat (Dompu, 2014)
88.Ahfan (Poso Pesisir, 2014)
89.Tukang Kayu (Poso Pesisir, 2014)
90.lham Syafi'i (Bone Bone, 2015)
91.Rony (Kediri, 2015)
92.Daeng Koro (Parigi Utara, 2015)
93.Farid (Parigi Utara, 2015)
94.Eno Lampe (Poso, 2015)
95.Aziz Masamba (Poso, 2015)
96.Bado (Poso, 2015)
97.Siyono (Klaten, 2016)
98.Fajar Can (Bima, 2016)
99.Vonda (Poso, 2016)

TOTAL KORBAN BERJUMLAH 132 ORANG YANG TERCATAT. SEMOGA TIDAK ADA
YANG TERLEWAT. JIKA ADA YANG MENGETAHUI KORBAN LAIN DAN BELUM
TERCANTUM MOHON DITAMBAHKAN.
APAKAH KEBRUTALAN INI LAYAK UNTUK DIBIARKAN DAN KITA DIAM ATAS HAL
TERSEBUT ???
INGAT SEMUA KITA AKAN DITANYA DIHADAPAN ALLAH SUBHANAHU WA
TA’ALA JIKA KITA MEMBIARKAN KEBRUTALAN INI TERUS TERJADI
SAATNYA DENSUS 88 DIEVALUASI, DIAUDIT KINERJANYA DAN KEUANGANNYA
SECARA TOTAL. HENTIKAN KEBRUTALAN PEMBUNUHAN TERHADAP WARGA
NEGARA INDONESIA.

API KARTINI

Beberapa hari lalu kita dibuat kaget dengan berita Taufiq Ismail yang dituduh sebagai provokator. Puisi Taufiq Ismail dituduh "memfitnah" PKI dalam sebuah seminar. Kita jadi bengong, Kok PeDe banget panitia dan peserta seminar Komunisme itu membalikan fakta ?! Sepertinya posisi mereka semakin menguat sehingga berani unjuk gigi :-(

Taufiq Ismail yang dulu aktif menyerang Pramudya yang aktif di Lekra tentu tak rela jika Ilham Aidit mengaku sebagai pihak terdzalimi. Udah nyata-nyata PKI membantai ribuan warga Indonesia, Eeee ngakunya pihak terdzalimi

Tau nggak sih, Dulu Lekra mati-matian mengusung penokohan Kartini. Bahkan Pramudya membentuk tim riset khusus "API KARTINI" utk kepentingan tersebut. Tim riset ini bolak-balik Jakarta - Jepara - Rembang - Solo - Semarang - Blora. Jauh sebelum Soekarno mentahbiskan Kartini sebagai pahlawan di tahun 1964, Gerwani sudah membuat majalah Kartini

Majalah tersebut menjadikan Kartini role model wanita Indonesia. Berhubung masa itu PKI beserta anteknya menguasai Indonesia, Maka mudah saja bagi PKI mngusulkan nama tersebut menjadi pahlawan

Bukan, Bukan saya menuduh Kartini komunis. Sama sekali bukan. Saya hanya ingin menunjukan betapa Lekra, Gerwani dan PKI begitu getol mengusung dan mentahbiskan Kartini. Hasil riset tim API KARTINI itu menghasilkan buku "Panggil Aku Kartini Saja" ditulis oleh Pramudya Ananta Toer. Buku ini merupakan pandangan kaum kiri terhadap Kartini

Bukan, Bukan saya mengecilkan API KARTINI. Saya cuma kurang puas saja... Karena begitu banyaaaaaakkkkk perempuan pejuang Indonesia lainnya yang lebih riil perjuangannya dari Kartini. Ada Rohana Kudus, Malahayati, Ratu Kalinyamat, Siti Aisyah We Tenriolle, Dll. Perjuangan mereka riil, Bukan sebatas wacana saja... Tapi mereka terlupakan...

Tim riset Undip beserta Pemda Jepara pernah mengusulkan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan... Tapi usul ini belum disetujui. Padahal Ratu Kalinyamat sangat berjasa menghadang penjajahan Portugis di Indonesia. Ratu Kalinyamat dengan gagah berani menyerang Portugis di Selat Malaka hingga dua kali. Sebanyak 7000 prajurit Jawa syahid dalam penyerbuan ini. Makam mereka memenuhi selat malaka. Tak terhitung yang terkubur di laut...

Atau Siti Aisyah We Tenriolle, Ratu Cendekia dari Sulawesi. Ia sudah membuat sekolah utk perempuan jauuuuuhhhh sebelum Kartini lahir. Ia juga menulis epos "LaGaligo" yang merupakan epos terpanjang di dunia melebihi Mahabharata.
Apa kita orang Jawa pernah mendengar nama We Tenriolle ? Tidak kan...

Atau Rahmah El-Yunusiyyah yang mendapat gelar Syaikhah (profesor) dari Univ Al-Azhar Kairo. Kurikulum buatan Rahmah di Perguruan Diniyah Putri Padang Panjang dicontoh oleh Al-Azhar... Masya Allah... Luar biasa sekali

Dan masih banyaaaaakkkk sederetan nama-nama perempuan Indonesia lainnya yang pantas mendapat gelar pahlawan. Untuk lebih jelasnya silakan baca buku saya yang berjudul "Perempuan Pejuang, Jejak Perjuangan Perempuan Islam Nusantara dari Masa ke Masa"

Buku ini saya susun sebagai bentuk penghargaan terhadap para perempuan pejuang Indonesia yang terlupakan..."

Ditulis oleh ibu Widi Astuti

Gubernur dan Ajudan

Tuan Gubernur : Hebat mana gue atau Anggota DPRD itu?

Ajudan : Hebat anda tuan.. Anggota DPRD salah sebut UPS langsung dibully.. sedangkan anda nyebut taik, bajingan, bangsat, brengsek, goblok berkali2 gak ada yang nge-bully Anda tuan..

Tuan Gubernur : Loe bener juga ya.. kalau gue dengan KPK hebat mana?

Ajudan : Hebat anda Tuan.. Kasus sumber waras sudah ada sejak tahun 2014, lahan HGB yang otomatis akan kembali menjadi milik pemerintah tahun 2018 malah anda beli seharga 755 miliar ke swasta, dengan transaksi cek tunai mencurigakan saat malam tahun baru dan saat bank tutup.. Belum lagi kasus suap reklamasi yang melibatkan Staf Ahli anda Tuan.. Hebatnya Anda adalah.. KPK belum menemukan niat jahat.. Anda memang sakti tuan..

Tuan Gubernur : Haha.. Gak salah Cagub sebelah bilang gue sakti.. Kalau gue sama ketua BPK hebat mana?

Ajudan : Yaa.. masih hebat anda tuan.. IAEA, badan nuklirnya PBB yang audit BPK kita... tapi anda bisa mengatakan BPK kita auditnya NGACO..

Tuan Gubernur : (Tersenyum) Betul.. Betul.. Kalau gue dengan Menteri hebat mana?

Ajudan : Tentu masih hebat anda tuan.. Contohnya reklamasi teluk jakarta.. Menteri susi meminta reklamasi dihentikan, tapi nyatanya reklamasi jalan terus.. tanpa Perda, tanpa Amdal.. Pulau reklamasi dibuat diatas laut, tapi Anda mampu mengalahkan Menteri Kelautan.. Anda memang luar binasa tuan..

Tuan Gubernur : Ha..ha..ha.. Gue gitu loh.. Kalau gue dengan Calon Gubernur lain hebat mana?

Ajudan : Masih hebat anda tuan.. Calon gubernur lain masih dicari-cari kesalahannya.. sedangkan Anda minum bir.. mau legalisasi miras.. prostitusi.. sertifikat PSK.. Atau mengenai adik anda yang masuk daftar Panama Papers.. tapi orang-orang adem ayem saja kan?

Aku melihat manusia, tapi tanpa hati. menerjang membungkus teror dengan slogan anti teror.

Aku melihat manusia, tapi tanpa hati.
Menjadi binatang di hadapan manusia beradab, menjadi teroris di hadapan teroris.

Aku melihat manusia, tapi tanpa akal.
Berteriak teroris padahal teroris, berpikir anti teror tapi menebar teror.

Aku melihat manusia, tapi tanpa nyali.
Menista dan menghilangkan nyawa guru ngaji, tapi menjadi banci tak kunjung hengkang ke belantara papua.

Aku melihat manusia, tapi tanpa kehormatan.
Menjadi sekumpulan teror resmi yang di persenjatai.

Aku melihat manusia, tapi aku ragu apa mereka benar2 manusia...

I see humans, but no humanity...

Saat ini masyarakat dicekoki dengan sistem ribawi yang salah satunya melalui penjualan barang cara kredit. Jika ingin membeli motor misalnya, dimana-mana hadir perusahaan leasing yang menawarkan kredit dengan biaya muka yang murah. Akhirnya, banyak orang yang mengikuti sistem ribawi tersebut, demi mendapatkan kendaraan yang diinginkannya.

Ekonom Dr. Ichsanuddin Noorsy punya cara menanggani hal tersebut. Yaitu dengan cara kekeluargaan, mengaplikasikan sikap tolong menolong dalam keluarga.

"Keluarga saya juga butuh kendaraan, tapi tidak ada satupun yang kredit motor atau mobil. Keluarga saya ada 59 KK, saya bisa kelola, saya bilang ke mereka yang mau beli barang agar belinya tunai, kalau tidak ada uang kita atur dalam keluarga," ujarnya saat berbincang dengan Suara Islam Online di kediamannya di Jakarta, Rabu (2/3) lalu.

Ia mencontohkan lainnya, saat ada keluarga yang mau beli rumah. "Kita tanya ada uang berapa, kalau kurang kita bantu bayarkan dulu, sisanya nanti diatur di keluarga, jadi dia gak kena riba," kata Noorsy.

Selain keluarga, cara tersebut ia terapkan juga dalam komunitas usahanya.

Sebagai muslim yang ajarannya sempurna, menurutnya, jangan sampai terbawa arus sistem yang tidak diridhai Allah SWT. "Anda tidak boleh jadi budak kapitalis dan tidak boleh jadi budak sosialis, anda harus menjadi sosok yang rahmatan lil alamin," tandasnya.

red: adhila

Lingkarannews.com – Banyak masyarakat awam yang mempresepsikan World Bank (Bank Dunia) sebagai lembaga keuangan dunia yang kehadirannya akan membantu kemajuan perekonomian dunia melalui negara-negara yang dibantunya, hadir bak malaikat World Bank menebarkan bantuan hutang ke negara-negara yang sedang kesulitan keuangan.

Pada kenyataannya Bank Dunia tidaklah demikian adanya. Dalam satu kesempatan Profesor Joseph Stiglitz, mantan ketua ekonom Bank Dunia dan mantan ketua penasehat eknonomi presiden Bill Clinton, pernah mengungkapkan tentang ‘4 Langkah Stretegi’ Bank Dunia dalam memperbudak negara demi keuntungan bankir, yaitu :

1. Privatisasi

Pemimpin nasional akan ditawarkan 10 persen komisi dari hasil penjualan aset-aset nasional suatu negara. Uang tersebut akan disimpan aman di rekening mereka di Swiss. Privatisasi yang dilakukan ini bertujuan untuk mengebiri hak-hak negara pada satu BUMN atau perusahaan swasta nasional oleh – yang kita sebut Asing – .

BUMN/perusahaan nasional strategis yang memiliki nilai buku yang baik, keuntungan yang baik, potensial, serta menguasai sendi kehidupan rakyat, banyak, akan menjadi sasaran privatisasi yang disarankan Bank Dunia. Tujuan mereka menguasai BUMN atau perusahaan nasional ini adalah agar mereka memegang kendali rules of the game pada tiap kebijakaan strategis BUMN/perusahaan nasional tersebut.

2. Liberalisasi Pasar Modal

Stiglitz menyebutnya siklus uang panas (hot money). Dana luar negeri harus dibiarkan bebas masuk untuk berspekulasi di real estate dan valas. Uang panas yang telah terserap di dua pasar tersebut, setiap saat bisa ditarik dengan smooth dari pasar uang yang sudah teracuni oleh agenda neo liberal.

Uang-uang panas inilah yang disebut oleh ekonom sebagi bom waktu ekonomi yang dapat meledak kapan saja. Akibat terdahsyat yang akan ditimbulkan bom waktu ini adalah dapat krisis ekonomi yang akan meluluhlanttakn sistem sosial ekonomi suatu negara hanya dalam hitungan hari. Jika krisis sudah terjadi, maka negara bersangkutan akan meminta bantuan lembaga keuangan lain seperti WB, IMF, ADB dalam bentuk hutang-hutang baru, jaminannya apalagi kalau bukan aset negara?

3. Penentuan Harga Pasar

Dalam bahasa yang lebih sederhana adalah mencabut subsidi pada layanan-layanan yang seharusnya menjadi hak rakyat, contoh-nya adalah BBM dan Gas, Tarif dasar listrik, serta Tarif dasar air. Barang kebutuhan paling mendasar penggerak ekonomi rakyat ini, mulai diarahkan menuju harga pasar yang luar biasa mahal.

4. Perdagangan Bebas

Jika kita mendengar MEA, AFTA, NAFTA, WTO . itu semua adalah boneka bentuk World Bank atas keinginan bankir dunia menguasai dunia. Pada tahap ini perusahaan internasional akan memasuki pasar-pasar negara berkembang (emerging markets), caranya adalah dengan menukarkan utang dengan kemudahan kebijakan dalam bentung penghapusan hambatan-hambatan perdagangan ke negara-negara miskin yang memiliki sumber daya alam dan kaya populasi manusia sebagai pasar potensial untuk produk-produk kapitalis.

Disaat yang bersamaan, produk-produk mereka dilindungi dengan kebijakan tarif masuk yang tinggi, pembatasan kuta rendah dan segala persyaratan yang memberatkan bagi produk-produk negara dunia ketiga.

John Perkins, mantan konsultan teknik di negara-negara miskin yang dibiayi oleh Bank Dunia dan IMF, membongkar habis-habisan konspirasi yang dilakukan dua lebaga keuangan dunia tersebut dalam buku best seller Economic Hitman. Ia mengakui, tugasnya adalah bagaimana menyalurkan hutang yang luar biasa besar-nya kepada negara-negara yang ia tidak tahu tidak akan sanggup membayarnya hutang pokok dan bunga-nya dalam tempo waktu yang ditentukan. Tujuan utamanya adalah membuat negara-negara tersebut ‘Bankrut’ , hingga terjebak dalam jeratan hutang. Secara politis negara-negara yang sudah sekarat ini akan lebih mudah dikendalikan suaranya dalam penempatan pangkalan militer, akses-akses ke ladang minyak dan pertambangan mineral yang luar biasa besar.

Masihkan kita berfikir Bank Dunia sebagai malaikat?